SEKITARKITA.id – Ketidakhadiran lima anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB) dari Fraksi Partai NasDem dalam kegiatan Pendidikan Politik (Dikpol) memicu kekecewaan besar dari internal partai.
Kegiatan penting yang diselenggarakan di Gedung HBS Cimareme, Sabtu (3/5/2025), itu menjadi sorotan karena absennya para legislator dari partai yang mengusung tema “Anggota Parpol dalam Menjaga Kondusifitas Situasi dan Teritori”.
Meski tidak hadirnya anggota DPRD KBB dalam kegiatan yang dihadiri ratusan kader dan sayap partai tersebut, acara tetap berlangsung meriah dan penuh antusiasme.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Wakil Ketua Bidang Bapilu DPD Partai NasDem KBB, David Riksa Buana, menyayangkan ketidakhadiran lima anggota DPRD dari Fraksi NasDem tanpa keterangan resmi.
Ia menyebut, kelima nama yang disebut yaitu, Meti Melani, H. Didin Rachmat (Sekretaris Fraksi), Kamila (Ketua Fraksi), Novia Lisnawati (Bendahara Fraksi), dan Bintang Pamungkas.
“Mereka menjadi anggota dewan berkat partai. Jika tidak hadir dalam kegiatan penting seperti ini tanpa alasan jelas, patut dipertanyakan loyalitas dan kapabilitasnya,” ujar David kepada Sekitarkita.id.
David menegaskan bahwa berdasarkan AD/ART Partai NasDem, sanksi tegas bisa diberikan, mulai dari teguran hingga kemungkinan Pergantian Antar Waktu (PAW).
Langkah ini dipertimbangkan untuk memberi ruang kepada kader yang lebih loyal dan siap berjuang untuk masyarakat Bandung Barat.
Menurutnya, ketidakhadiran tersebut mencerminkan lemahnya komitmen terhadap partai dan rakyat. Ia menilai bahwa DPRD tidak bisa bekerja efektif jika tidak sejalan dengan arah perjuangan partai.
“Kinerja DPRD harus responsif terhadap kondisi daerah. Kita butuh dewan yang bekerja keras demi masyarakat, bukan yang hanya menikmati jabatan,” tegasnya.
“Kondisi ini menjadi sinyal kuat perlunya perbaikan internal NasDem KBB untuk menyongsong pertarungan politik 2029. Target delapan kursi menjadi tantangan besar, dan hanya bisa dicapai dengan kekompakan serta dedikasi tinggi seluruh elemen partai,” sambungnya.
Sementara itu, Ketua Bidang Politik DPD Partai NasDem KBB, Usep Sukarna, mencoba meredam polemik dengan menekankan pentingnya solidaritas antar kader.
“Banyak yang meragukan soliditas Partai NasDem KBB, tapi Dikpol ini justru membuktikan bahwa kita masih kompak,” ujarnya.
Usep juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang berkontribusi, termasuk Yakob dari DPW NasDem Jawa Barat. Ia menekankan bahwa absennya anggota dewan menjadi bahan evaluasi serius bagi internal partai.
“Kedepannya, keterlibatan penuh para anggota DPRD dalam setiap agenda partai sangat penting untuk menjaga kepercayaan publik dan menunjukkan kesolidan sejati,” tutup Usep.
Editor : Abdul Kholilulloh
Sumber Berita : Liputan








