Maxy Academy Gelar Hackathon Solusi Virtual Desa Wisata

- Penulis

Jumat, 6 Desember 2024 - 14:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

SekitarKita.id – Effect Nationwide Hackathon 2024 hingga puncaknya dengan lima tim finalis yang bersaing untuk menciptakan solusi berbasis teknologi untuk Desa Wisata Leuwimalang, Kabupaten Bogor. Sepanjang tiga hari, peserta mengikuti sesi eksplorasi langsung di desa, menggali potensi dan tantangan lokal, serta mengembangkan ide inovatif yang bisa diterapkan untuk meningkatkan sektor pariwisata dan pertanian di desa tersebut. Acara ini bertujuan untuk menghubungkan teknologi dengan kebutuhan masyarakat, khususnya dalam pengembangan desa wisata.

Salah satu tim pemenang, Tim Kode Keras, yang dipimpin oleh Rizqi Kevin Octavian, mengembangkan solusi untuk meningkatkan produktivitas pertanian di desa dengan teknologi canggih. Mereka menciptakan sistem pendeteksi hama otomatis dan irigasi pintar yang bisa membantu petani Leuwimalang beralih ke metode pertanian trendy. Rizqi mengharapkan bahwa inovasi ini bisa diterapkan secara lebih luas di desa-desa Indonesia untuk meningkatkan kualitas hidup petani.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ultimate hackathon ini dihadiri oleh dewan juri dari berbagai sektor, termasuk pemerintah daerah dan tokoh bisnis, yang memberikan apresiasi terhadap solusi inovatif yang disajikan. Isaac Munandar, CEO Maxy Academy, mengungkapkan penghargaan tinggi terhadap semangat peserta yang mampu menciptakan ide-ide teknologi yang bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat. Para finalis juga menyampaikan bahwa pengalaman berinteraksi langsung dengan warga desa memberikan wawasan baru tentang bagaimana teknologi bisa membantu memenuhi kebutuhan mereka.

Baca Juga:  BINUS Gelar AI Summer season Faculty untuk Generasi Muda

Acara ini turut melibatkan berbagai mitra Maxy Academy, termasuk perusahaan, universitas, dan instansi pemerintah. Sinergi antara sektor swasta, pemerintah, dan akademisi menjadi kunci dalam menciptakan inovasi yang bisa meningkatkan daya saing dan keberlanjutan desa wisata. Hackathon ini membuktikan bahwa teknologi bisa menjadi agen perubahan positif bagi masyarakat, dan mengharapkan solusi yang dihasilkan bisa terus dikembangkan untuk memperkuat sektor pariwisata Indonesia.

Sumber: VRI TIMES

[ad_2]

Source link



Berita Terkait

Kai Properti Perkenalkan Lodge Truntum Cihampelas, Akomodasi Top rate Di Pusat Kota Bandung
Pasar Aset Kripto Menghijau, Bitcoin Tembus $ 111.000
Awal Juli Ramai! Kai Daop 1 Jakarta Layani Lebih Dari 251 Ribu Pelanggan Sepanjang Libur Sekolah
Portal berita indonsiadalamberita.com Perluas Jangkauan Lewat Kolaborasi Media Nasional
Xrp tiba-tiba saja naik 3%, apakah dampak riple cabut banding terhadap sec?
Permudah Mobilitas Pengguna, Kai Tambah Jumlah Bolak-balik LRT Jabodebek Mulai 1 Juli
Wujudkan Elektrifikasi Jalur Ka Serang
Indosaku Gandeng Kampus Bisnis Umar Usman BSD dalam Literasi Keuangan: “Pindar vs Pinjol” – Biar Nggak Salah Pilih!

Berita Terkait

Minggu, 13 Juli 2025 - 20:14 WIB

Kai Properti Perkenalkan Lodge Truntum Cihampelas, Akomodasi Top rate Di Pusat Kota Bandung

Kamis, 10 Juli 2025 - 20:13 WIB

Pasar Aset Kripto Menghijau, Bitcoin Tembus $ 111.000

Senin, 7 Juli 2025 - 20:13 WIB

Awal Juli Ramai! Kai Daop 1 Jakarta Layani Lebih Dari 251 Ribu Pelanggan Sepanjang Libur Sekolah

Jumat, 4 Juli 2025 - 20:10 WIB

Portal berita indonsiadalamberita.com Perluas Jangkauan Lewat Kolaborasi Media Nasional

Selasa, 1 Juli 2025 - 20:10 WIB

Xrp tiba-tiba saja naik 3%, apakah dampak riple cabut banding terhadap sec?

Berita Terbaru

Ilustrasi sertifikat tanah (foto: jatimnesia.com)

Bandung Barat

Terungkap! Ini Fakta Dugaan Pungli PTSL di Ngamprah Bandung Barat

Sabtu, 6 Jun 2026 - 19:45 WIB

Komisi I DPRD Buka Peluang ASN KBB Ikut Kontestasi BPD 2026

Bandung Barat

Komisi I DPRD Buka Peluang ASN KBB Ikut Kontestasi BPD 2026

Sabtu, 6 Jun 2026 - 09:01 WIB