Mengerikan, 33 Ekor Hewan Ternak Domba di Bandung Barat Mati, ternyata ini Pemicunya

- Penulis

Rabu, 2 November 2022 - 08:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Related Posts
Dispernakan KBB melakukan suntik vaksin pada hewan ternak kasus PMK melonjak (foto ilustrasi/ Abdul Kholilulloh).

Bandung Barat, SekitarKita.net,-

Sebanyak 6 ekor hewan ternak domba di Desa Sirnajaya, Kecamatan Gununghalu, Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengalami kematian yang dipicu dari banyaknya aktivitas lalulintas ternak luar daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dispernakan Bandung Barat merinci, berdasarkan laporan pertengahan Oktober 2022. Kematian hewan ternak tersebut 

akibat Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), setelah sempat zoro kasus pada Agustus 2022 lalu.

 

“Jadi warga Desa Sirnajaya itu membeli domba sebanyak 150 ekor dari luar daerah, ternyata ada enam domba yang mati. Semuanya terkonfirmasi PMK,” kata Kepala Bidang Kesehatan Hewan (Keswan) Dispernakan KBB. Wiwin Aprianti, di Ngamprah, Selasa 1 November 2022.

Baca Juga:  Heboh, BPD di Karawang Diduga Mengintimidasi PT Inti Ganda Perdana

Wiwin menjelaskan, langkah mencegah penanggulangan langsung yang dilakukan oleh petugas kesehatan hewan. Ratusan domba lainnya kini tengah dilakukan isolasi atau pemisahan kandang agar tak menular ke ternak lain. 

“Kita langsung lakukan langkah-langkah lanjutan. Melakukan pengobatan, pemeriksaan intensif dan pemisahan kandang,” terang Wiwin. 

Kendati demikian, pihaknya mengimbau, para peternak tetap waspada terhadap serangan PMK tersebut. Terlebih, saat membeli domba untuk ternak dari luar daerah. Peternak harus teliti terhadap kesehatan dan kondisi fisiknya. Jika tak mendesak, lebih baik tak membeli dulu dari luar daerah.

Ia menuturkan, untuk mengantisipasi kasus PMK kembali menikat, Dispernakan KBB bakal menggencarkan vaksinasi. Rencananya, gerakan vaksinasi domba tersebut bakal dimulai dari November-Desember 2022.

“Pelaksanaan vaksinasi, akan dibantu aparat TNI dari Kodim 0609 Cimahi. Para Babinsa nanti yang akan bantu nyuntiknya. Kalau aparat kepolisian, yang bantu kita untuk mensosialisasikan masalah vaksinasi pada para peternak,” tuturnya.

Wiwin menerangkan, kasus PMK pada sapi di wilayah KBB pada tahun ini, menelan korban kematian 1.389 ekor dari 17.018 ekor yang terpapar. Sedangkan sisanya 13.267 ekor berhasil disembuhkan. 

Baca Juga:  Di Usia ke-19, DPRD KBB Targetkan Bandung Barat Jadi Pusat Pertanian Masa Depan

Diketahui, wabah PMK awal masuk Bandung Barat banyak menyerang sapi perah di wilayah Desa Padaasih, Kecamatan Cisarua per-tanggal 21 Mei 2022. 

Untuk ternak domba yang terkonfirmasi PMK sepanjang tahun 2022 sebanyak 27 ekor. Jika dijumlahkan dengan serangan kedua sebanyak 6 ekor, maka keseluruhan domba mati terserang PMK adalah 33 ekor.

“Domba memang memiliki kecenderungan, lebih bertahan jika dibandingkan sapi,” jelasnya.

Wiwin pun menambahkan, sebagai bentuk perhatian dari pemerintah terhadap para peternak yang hewan ternaknya mengalami kematian lantaran terserang PMK, akan diberikan kompensasi.

Bantuan dari pemerintah tersebut, lanjutnta, masing-masing untuk sapi sebesar Rp10 juta/ ekor dan domba Rp1,5 juta/ ekor.

“Bulan September tahap satu, kita mengajukan sebanyak 952 dan tahap 2, ada 800 ekor. Tapi yang tahap 1 juga belum cair karena prosesnya lumayan panjang,” pungkas Wiwin.

Editor: Abdul Kholilulloh 

copyright by Sekitar Kita



Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Logo HUT RI Ke-81 Resmi Diluncurkan, Usung Tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”
Jelang Festival Seni Religi Nasional, Pendiri LASQI Watmo Widjoyo Soroti Pembentukan DPD di Bandung Barat
Musda V 2026 Digelar, Edi Rusyandi Terpilih Aklamasi Pimpin DPD Golkar KBB
Dinamika Musda Golkar KBB Dinilai Wajar, Daniel Mutaqien: Bidik Kemenangan Pileg 2029
Larangan Parkir Liar di Cimahi, Ojol Dukung Penertiban tapi Minta Pemkot Siapkan Ruang Tunggu
Injury Time Musda V Golkar KBB, Edi Rusyandi Jadi Calon Tunggal, Peluang Aklamasi Kian Terbuka
Jelang Musda V Golkar Bandung Barat, Edi Rusyandi Klaim Didukung 16 PK, Peluang Aklamasi Menguat
Pengunjung Asal Tegal Kepincut Bakso Mas Sabar Soreang, Kuliner Legendaris Sejak 1983 dengan Suasana Sawah Asri

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 15:25 WIB

Logo HUT RI Ke-81 Resmi Diluncurkan, Usung Tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”

Senin, 3 Agustus 2026 - 13:10 WIB

Jelang Festival Seni Religi Nasional, Pendiri LASQI Watmo Widjoyo Soroti Pembentukan DPD di Bandung Barat

Minggu, 2 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Musda V 2026 Digelar, Edi Rusyandi Terpilih Aklamasi Pimpin DPD Golkar KBB

Minggu, 2 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Dinamika Musda Golkar KBB Dinilai Wajar, Daniel Mutaqien: Bidik Kemenangan Pileg 2029

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 22:34 WIB

Larangan Parkir Liar di Cimahi, Ojol Dukung Penertiban tapi Minta Pemkot Siapkan Ruang Tunggu

Berita Terbaru