Miris, Hengky Kurniawan Soroti Permasalahan Lingkungan di TPA Sarimukti Bandung Barat

- Penulis

Minggu, 6 Oktober 2024 - 19:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEKITARKITA.ID- Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) akan membatasi volume pengiriman sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti dari kabupaten/kota di wilayah Bandung Raya.

Langkah ini diambil sebagai upaya untuk mencegah kelebihan kapasitas di TPA tersebut dalam waktu dekat.

Calon Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan, memberikan tanggapan terhadap hal ini dengan menyoroti masalah lingkungan di TPA Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hengky menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan berbagai permasalahan lingkungan jika terpilih kembali menjadi pemimpin di wilayah tersebut, termasuk masalah pencemaran lingkungan.

“Kami, pasangan HADE (Hengky Kurniawan-Ade Sudrajat), berkomitmen terhadap keseimbangan alam dan kelestarian lingkungan. Anonim HADE kalau E nya itu Ekologi menjadi perhatian utama kami,” ungkap Hengky usai menghadiri acara resepsi pernikahan di Kecamatan Padalarang, KBB, Minggu (6/10/2024).

Hengky juga menambahkan bahwa ia telah melakukan survei terkait tata ruang dan pengelolaan sampah.

“Kami turun langsung ke desa-desa untuk meninjau masalah sampah yang belum tertangani dengan baik. Ini menjadi perhatian kami, dan kami berkomitmen untuk segera mencari solusinya,” jelasnya.

Baca Juga:  Suara Perubahan dari Tepi Citarum: P4KBB Gelar Makrab di Sanghyang Kenit Cipatat

Berdasarkan data yang dihimpun, bahwa saat ini TPA Sarimukti menerima sekitar 1.750 ton sampah per hari dari empat daerah di Bandung Raya.

Miris memang, jika pola ini dibiarkan, TPA Sarimukti diperkirakan akan kelebihan kapasitas pada akhir tahun 2024.

Menyoal permasalahan itu, Pemprov Jabar bersama kepala daerah di wilayah Bandung Raya telah sepakat mengurangi volume pengiriman sampah ke TPA Sarimukti hingga 1.250 ton per hari, atau berkurang 500 ton selama dua bulan ke depan.

Tautan sumber



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Berita Terkait

Yayasan Bina Siswa Cisarua Tagih Janji Dapur SPPG Cimahi, Komitmen Administrasi Dipertanyakan
Ditengah Kenaikan Harga BBM, DLH KBB Ajukan Tambahan Anggaran dan Armada Truk Sampah
Mediasi Guru Hamil MTs Citapen Berlanjut Pekan Depan, Nisfa Widia Minta Nama Baik Dipulihkan
Di Tengah Risiko Kehamilan, Guru MTs Citapen Minta Keadilan dan Pemulihan Nama Baik di Hadapan Kemenag KBB
Jeje Ritchie Tegaskan Konsolidasi PAN KBB, Targetkan Infrastruktur Partai Solid Menuju Pemilu 2029
Kisah Gisel Menginspirasi, Siswi Tuna Rungu Tampil Memukau di Pelepasan SLB Ngamprah Raya
Kemenag KBB Pastikan Guru Hamil di MTs Muslimin Citapen Masih Aktif, Tak Ada SK Pemecatan
Polemik Guru MTs Citapen Diduga Dipecat Saat Cuti Hamil, DPRD KBB Turun Tangan

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:04 WIB

Yayasan Bina Siswa Cisarua Tagih Janji Dapur SPPG Cimahi, Komitmen Administrasi Dipertanyakan

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:45 WIB

Ditengah Kenaikan Harga BBM, DLH KBB Ajukan Tambahan Anggaran dan Armada Truk Sampah

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:30 WIB

Mediasi Guru Hamil MTs Citapen Berlanjut Pekan Depan, Nisfa Widia Minta Nama Baik Dipulihkan

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:33 WIB

Di Tengah Risiko Kehamilan, Guru MTs Citapen Minta Keadilan dan Pemulihan Nama Baik di Hadapan Kemenag KBB

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:24 WIB

Jeje Ritchie Tegaskan Konsolidasi PAN KBB, Targetkan Infrastruktur Partai Solid Menuju Pemilu 2029

Berita Terbaru