Misteri Pria di KBB Tewas Tergantung, Polisi Temukan Fakta Penting tentang Riwayat Korban

- Penulis

Selasa, 9 Juni 2026 - 02:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas pasang Garis Police Line di lokasi penemuan mayat gantung diri (foto: Abdul Kholilulloh)

i

Petugas pasang Garis Police Line di lokasi penemuan mayat gantung diri (foto: Abdul Kholilulloh)

SEKITARKITA.id – Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Kepolisian memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada GM (33), seorang pria yang ditemukan meninggal dunia di Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Belakangan diketahui, korban ditemukan oleh keluarganya dalam kondisi tak bernyawa di Kampung Bantar Gedang, RT 005/RW 009, Desa Mekarsari, pada Senin (8/6/2026) sekira pukul 18.50 WIB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kesimpulan tidak ada tanda kekerasan tersebut diperoleh berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan Tim INAFIS Polres Cimahi bersama jajaran Polsek Padalarang.

Tim INAFIS Polres Cimahi dan jajaran Polsek Padalarang melakukan olah TKP pria tewas gantung diri di Ngamprah KBB (foto: Abdul Kholilulloh)
Tim INAFIS Polres Cimahi dan jajaran Polsek Padalarang melakukan olah TKP pria tewas gantung diri di Ngamprah KBB (foto: Abdul Kholilulloh)

Kapolsek Padalarang AKP Kusmawan mengatakan, dari hasil pemeriksaan di lokasi kejadian tidak ditemukan unsur kekerasan maupun indikasi tindak pidana.

“Hasil olah TKP menunjukkan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada korban,” ujar Kusmawan saat ditemui di lokasi kejadian.

Baca Juga:  Dadang M. Naser Gelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Tahap XII di Ciheulang Ciparay Bandung

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh istri korban, NR, yang menemukan suaminya telah meninggal dunia di dalam kamar rumah mereka.

“Pas cek ke kamar atas, istrinya terkejut lihat suaminya sudah meninggal dunia tergantung dengan menggunakan tali dari sabuk yang ditempel dengan cara dipaku ke kayu plafon kamar,” kata Kusmawan.

Kusmawan menyebut, setelah mengetahui kejadian itu, NR segera meminta bantuan keluarga dan warga sekitar serta melaporkannya kepada aparat setempat.

Mendapat laporan tersebut, Tim INAFIS Polres Cimahi bersama petugas piket Reskrim, Samapta, dan Bhabinkamtibmas langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan penyelidikan.

Petugas pasang Garis Police Line di lokasi penemuan mayat gantung diri (foto: Abdul Kholilulloh)
Petugas pasang Garis Police Line di lokasi penemuan mayat gantung diri (foto: Abdul Kholilulloh)

Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui tengah mengalami gangguan kesehatan dalam beberapa waktu terakhir.

“Pengakuan istri, korban sering melamun kemudian mengeluh sakit dan sering beberapa kali melakukan upaya bunuh diri dengan cara gantung diri akan tetapi sebelumnya berhasil diketahui dan diselamatkan oleh pihak keluarga,” ujarnya

Selain itu, korban juga disebut kerap mengeluhkan kondisi kesehatannya kepada anggota keluarga.

Keterangan serupa disampaikan oleh AN, ibu mertua korban, yang mengaku korban beberapa kali menyampaikan keluhan terkait penyakit yang dideritanya.

Baca Juga:  Tinjau SPBE Padalarang, Mendag Apresiasi Tertib Ukur Pengisian LPG  

Polisi juga telah meminta keterangan dari sejumlah saksi guna memastikan kronologi kejadian. Dari hasil pemeriksaan tersebut, tidak ditemukan adanya dugaan keterlibatan pihak lain.

“Pihak keluarga telah membuat surat pernyataan penolakan visum maupun autopsi atas permintaan keluarga, jenazah korban selanjutnya diserahkan untuk dimakamkan keesokan harinya,” kata Kusmawan menandaskan.

Polisi mengimbau masyarakat untuk lebih memperhatikan kondisi kesehatan fisik maupun mental anggota keluarga dan segera mencari bantuan profesional apabila menemukan tanda-tanda gangguan psikologis atau kondisi yang memerlukan penanganan khusus.

 



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

520 Rumah Rusak Diterjang Puting Beliung di KBB, Gedung KDMP Turut Terdampak
Apes! Mobil Box Pengangkut MBG Terperosok di Jembatan Gantung Bandung Barat
Pasca Puting Beliung Terjang KBB, Warga Padalarang Evakuasi Pohon Tumbang Tutup Akses Jalan
Kronologi Puting Beliung Terjang Bandung Barat, Rumah Warga Padalarang Rusak hingga Pohon Tumbang
Peduli Generasi Sehat, Bersama Pemkab P4KBB Terjunkan Penyuluh Stunting ke Sekolah dan Pesantren
Hari Santri 2026, Kiai se-KBB Desak Bupati Jeje Terbitkan Perbup Pesantren Cegah Kekerasan Seksual
Miris! Sewa Tempat Latihan Nunggak 10 Bulan, Mental Kontingen Bowling NPCI KBB Jelang Peparda 2026 Terganggu 
Derita Atlet Disabilitas KBB Jelang Peparda VII Jabar: Tak Ada Anggaran Latihan, Malah Diusir

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:02 WIB

520 Rumah Rusak Diterjang Puting Beliung di KBB, Gedung KDMP Turut Terdampak

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:51 WIB

Apes! Mobil Box Pengangkut MBG Terperosok di Jembatan Gantung Bandung Barat

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:28 WIB

Pasca Puting Beliung Terjang KBB, Warga Padalarang Evakuasi Pohon Tumbang Tutup Akses Jalan

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Kronologi Puting Beliung Terjang Bandung Barat, Rumah Warga Padalarang Rusak hingga Pohon Tumbang

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:14 WIB

Peduli Generasi Sehat, Bersama Pemkab P4KBB Terjunkan Penyuluh Stunting ke Sekolah dan Pesantren

Berita Terbaru