Mudik gratis, Pj Bupati Arsan Latif ingatkan sopir tidak perlu ngebut ‘Alon-alon’

- Penulis

Sabtu, 6 April 2024 - 13:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemda Bandung Barat berangkatkan ratusan pemudik ke Jawa Tengah di Area Parkir eks Giant Dept Store, Kota Baru Parahyangan -Padalarang. (foto: Abdul Kholilulloh)

i

Pemda Bandung Barat berangkatkan ratusan pemudik ke Jawa Tengah di Area Parkir eks Giant Dept Store, Kota Baru Parahyangan -Padalarang. (foto: Abdul Kholilulloh)

Bandung Barat | SekitarKita.id,- Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) menggelar mudik gratis 2024. Sebanyak 165 orang pemudik diberangkatkan dengan tujuan Jogyakarta dan Solo, Sabtu (6/4/2024).

Penjabat (Pj) Bupati Bandung Barat, Arsan Latif melepas ratusan pemudik yang diselenggarakan Pemda Bandung Barat dan berbagai pihak di Area Parkir eks Giant Dept Store, Kota Baru Parahyangan -Padalarang.

Arsan didampingi Kapolres Cimahi AKBP Aldi Subartono, Dandim 0609 Cimahi Letkol Arm Bobby, Kepala Dishub KBB Fauzan Azima dan sejumlah pejabat lainnya melepas para pemudik tersebut yang menaiki 3 bus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Arsan menyebut, mudik gratis program Dinas Perhubungan (Dishub) tersebut hanya wilayah Jawa Tengah saja, lantaran keduanya paling banyak peminatnya.

“Berdasarkan data yang kami miliki, yang paling banyak mudik (dari wilayah KBB) ke Jogyakarta dan Solo. Harapan kami, masyarakat bisa merasakan keberadaan pemerintah disaat mereka membutuhkan,” kata Arsan usai acara pelepasan, Sabtu.

Arsan mengingatkan kepada pengemudi untuk tidak perlu ngebut membawa kendaraan apa lagi terburu-buru, yang terpenting keselamatan penumpang sampai tujuan.

Baca Juga:  Dua Pelaku Begal Sadis di Bekasi Ditangkap, Polisi Hadiahi Timah Panas

“Alon-alon, biar kelakon. Kalau pak sopirnya sudah goyang-goyang, ingatkan saja tegur agar segera beristirahat dan menepi,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) KBB, Fauzan Azima usai pelepasan peserta Mudik Gratis 2024 di kawasan Kota Baru Parahyangan (KBP) Padalarang, Sabtu 6 April 2024.

Sehingga, pihaknya menyiapkan tiga unit bus untuk mengantarkan warga yang ingin pulang kampung ke Yogyakarta dan Solo.

“Kami berharap masyarakat yang mudik tahun ini bisa merasakan kenyamanan,” ucapnya.

Fauzan menyebut, program Mudik Gratis tahun 2025 juga sangat memungkinkan kembali dilaksanakan. Namun, Pemda Bandung Barat bersama DPRD KBB bakal kembali merumuskan rencana Mudik Gratis untuk tahun 2025 mendatang.

Sebelum pemberangkatan, lanjut Fauzan, pihaknya telah memastikan kendaraan dan sopirnya dalam kondisi fit dan tidak ada kendala.

“Jadi kami pastikan keselamatan pemudik yang utama,” ucapnya.

Disinggung terkait prediksi pergerakan kendaraan mudik tahun ini, lanjut dia, pihaknya memprediksi pergerakan kendaraan baik yang masuk atau keluar menuju Bandung Barat kemungkinan besar bakal ada peningkatan.

Baca Juga:  Deden Nasihin Raih Gelar Doktor FISIP Unpad, Kang Ace : Kader Partai Golkar Selain Politisi Juga Teknokrat

“Hal itu seiring hasil survei Dishub dari tahun 2023 dibandingkan sekarang itu ada peningkatan sampai 50 persen,” terangnya.

Menurutnya, untuk Bandung Barat sendiri lantaran baru memasuki H-6 lebaran belum ada peningkatan signifikan. Meski begitu, sudah ada pergerakan dari hari-hari sebelumnya dengan kondisi lalu lintas yang sama.

“Harusnya Sabtu ini landai untuk kawasan Padalarang. Tapi, ada peningkatan karena jalur utama mudik yang menuju Tasikmalaya, Garut, Pangandaran dan Jawa yang menggunakan motor,” tuturnya.

Disisi lain, berkah ramadhan bagi pemudik, selain dapat tumpangan gratis, mereka dibekali satu paket bingkisan buat bekal diperjalanan. Secara khusus, Arsan Latif memberikan amplop kecil buat anak-anak pemudik.

Siti (33), salah seorang pemudik yang kesehariannya berjualan di kantor Pemkab Bandung Barat menyatakan gembira bisa mudik gratis.

“Alhamdulillah, terima kasih Pak Pj, bisa mudik gratis. Saya, suami, anak 2 dan ponakan bisa mudik,” ujarnya.

Siti mengatakan dengan mudik gratis, bisa menghemat pengeluaran keuangan. Jika pulang dengan naik kendaraan umum dari KBB ke Jogyakarta, ia harus mengeluarkan kocek lumayan besar.

Baca Juga:  Paslon Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat HADE Selesai Jalani Tes Kesehatan di RSHS Bandung

“Ongkos satu orang naik bus sekitar Rp350 ribuan sampai Rp400 ribuan. Kalau 5 orang, berarti ongkos untuk satu balikan saja lumayan jika dihitung-hitung ongkos Rp1.750.000 atau Rp2.000.000,” bebernya.

Kartini (45), pemudik dengan tujuan Solo sangat bersyukur mendapat fasilitas mudik gratis. Ia yang kesehariannya sebagai pedagang batik keliling, bisa menghemat pengeluaran.

“Alhamdulillah, saya kebagian mudik gratis juga. Saya bisa berkumpul dengan anak dan suami di kampung,” ujarnya.

Ketika mendapat informasi mudik gratis dari Pemkab Bandung Barat, Kartini mencoba mendaftarkan diri. Ternyata ia berhasil masuk peserta mudik gratis, sehingga dengan leluasa bisa mudik.

“Baru pertama kali ikut mudik gratis. Senangnya luar biasa karena bisa menghemat ongkos,” tandasnya.

 



Penulis : Abdul Kholilulloh

Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan , Abdul/ Tian

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Fakta Baru Sengketa Lahan SDN 2 Kertamulya, Komisi IV DPRD KBB Sebut Pemkab Menang di Pengadilan
Dispernakan KBB Gencarkan Pencegahan Rabies, Warga Diminta Waspadai Gigitan Hewan Penular
Ironi Penataan di Padalarang: Bangli Dibongkar, Minimarket Justru Menjamur
Kemarau Panjang, Yonif TP 938/Pancasona Salurkan Air Bersih untuk Warga KBB 
Rumput Langka, Peternak KBB Mulai Kelimpungan Cari Pakan hingga ke Luar Daerah
Bak Istana Presiden, Jurnalis Masuk Gedung Mewah DPRD KBB Malah Diusir, Alasannya Bikin Geleng Kepala
Warga Sukamulya Padalarang Kekeringan, Wakil Ketua DPRD KBB Pipih Supriati Bangun Sumur Bor 
Aksi Nyata Prajurit Yonif TP 938/Pancasona, Bantu Warga Bandung Barat Buka Lahan Pelebaran Jalan

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:31 WIB

Fakta Baru Sengketa Lahan SDN 2 Kertamulya, Komisi IV DPRD KBB Sebut Pemkab Menang di Pengadilan

Senin, 28 September 2026 - 14:07 WIB

Dispernakan KBB Gencarkan Pencegahan Rabies, Warga Diminta Waspadai Gigitan Hewan Penular

Senin, 28 September 2026 - 10:50 WIB

Ironi Penataan di Padalarang: Bangli Dibongkar, Minimarket Justru Menjamur

Kamis, 24 September 2026 - 22:48 WIB

Kemarau Panjang, Yonif TP 938/Pancasona Salurkan Air Bersih untuk Warga KBB 

Kamis, 24 September 2026 - 19:12 WIB

Rumput Langka, Peternak KBB Mulai Kelimpungan Cari Pakan hingga ke Luar Daerah

Berita Terbaru