Paslon Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat HADE Selesai Jalani Tes Kesehatan di RSHS Bandung

- Penulis

Minggu, 1 September 2024 - 17:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Calon Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan (foto: Abdul Kholilulloh)

i

Calon Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan (foto: Abdul Kholilulloh)

SEKITARKITA.id- Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan dan Ade Sudrajat, telah menyelesaikan rangkaian tes kesehatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung pada Ahad, 1 September 2024.

Pemeriksaan ini merupakan bagian dari proses tahapan Pilkada Serentak 2024 yang wajib diikuti oleh seluruh pasangan calon.

Tes kesehatan yang dilakukan pada hari Ahad ini merupakan rangkaian kedua setelah sebelumnya pada Sabtu, 31 Agustus 2024, seluruh pasangan calon juga menjalani pemeriksaan kesehatan yang menyeluruh di tempat yang sama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di antara pasangan calon tersebut adalah Hengky Kurniawan – Ade Sudrajat (HADE), Edi Rusyandi – Unjang Asari (EDUN), Sundaya – Aa Maulana (BERDAYA), Dikdik – Gilang Dirga (DILAN), dan Jeje Richie Ismail atau Jeje Govinda – Asep Ismail.

Hengky Kurniawan, saat ditemui usai menjalani tes, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada tim medis di RSHS Bandung atas pelayanan yang diberikan.

Ia mengakui bahwa proses pemeriksaan kali ini lebih mendetail dibandingkan dengan pengalaman Pilkada sebelumnya di tahun 2017.

Baca Juga:  Fakta Baru! Keracunan Massal MBG di SMKN 1 Cihampelas KBB, Ditemukan Ulat Sayur di Menu Karedok

“Sejauh ini sih nggak ada masalah, hanya memang proses antrian yang cukup panjang. Namun, pelayanan di RSHS sangat baik dan ramah, kita diarahkan dengan baik ke setiap ruangan yang diperlukan,” ujar Hengky.

Hengky juga memberikan pandangannya terkait tes kesehatan yang dijalani.

Ia menyebutkan bahwa pemeriksaan kali ini mencakup berbagai aspek kesehatan, mulai dari tes tulang, penyakit dalam, hingga tes refleks saraf dan pendengaran.

“Kayaknya memang dicari pemimpin yang sehat dan bugar,” kata Hengky Kurniawan dengan penuh semangat.

Proses tes kesehatan ini diatur secara ketat oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang bekerja sama dengan rumah sakit yang ditunjuk, seperti RSHS Bandung.

Hengky dan Ade mengakui bahwa ada tantangan dalam menjalani proses ini, namun mereka tetap optimis dan berharap dapat memberikan yang terbaik bagi masyarakat Kabupaten Bandung Barat.

“Tes kesehatan ini menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa setiap calon yang maju dalam Pilkada memiliki kondisi fisik dan mental yang prima untuk memimpin daerahnya,” jelasnya.

Baca Juga:  Jelly Roll & Lainey Wilson Thanksgiving Cowboys Paruh Waktu 'Save Me' – Data Loader

Seluruh hasil tes kesehatan ini, lanjut Hengky, akan menjadi bahan pertimbangan KPU dalam penetapan calon yang memenuhi syarat untuk maju dalam Pilkada 2024.

“Kami berharap hasil tes kesehatan ini dapat memberikan keyakinan lebih kepada masyarakat bahwa kami (Hengky-Ade) ‘HADE’ siap memimpin Kabupaten Bandung Barat dengan sehat dan bugar,” tandasnya.

Sementara itu, Direktur SDM Pendidikan dan Penelitian RSHS Bandung, dr Fitra Hergyana mengatakan pemeriksaan kesehatan ini menerjunkan sebanyak 25 dokter spesialis terbaik.

Dalam kesempatan itu, RSHS tak hanya memeriksa para calon dari Bandung Barat tapi juga 7 Kabupaten/Kota lain serta 4 Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur.

“Mudah-mudahan hari ini bisa berjalan lancar. Pemeriksaan akan dilaksanakan selama 2 hari fisik dan psikis oleh 25 dokter spesialis. RSHS merupakan rumah sakit rujukan nasional di bawah Kemenkes, para dokter yang kami pilih merupakan para tenaga kesehatan terbaik,” jelas Fitra.

Fitra mengatakan, satu per satu para calon dan wakilnya diperiksa mulai dari kesehatan hidung, mata, telinga, saluran pencernaan, serta organ dalam seperti jantung dan hati.

Baca Juga:  Foto Makan Bareng Calon Bupati dan Ketua KPU Karawang Memicu Kontroversi

“Pemeriksaan fisik dan psikis ini dilakukan oleh para dokter spesialis mulai dari pemeriksaan mata, telinga, hidung, penyakit dalam, jantung, dan lainnya,” jelasnya.

Fitra menambahkan, tim medis akan melakukan tes kesehatan secara komprehensif dan memaksimalkan prosesnya agar bisa tuntas maksimal tanggal 2 September 2024. Hasil pemeriksaan ini, kemudian akan diberikan kepada KPU.

“Nanti hasilnya akan diberikan ke KPU maksimal 2 September 2024,” tegas Fitra.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan Khusus (Lipsus)

Berita Terkait

Tak Punya SLF, Satpol PP KBB Siap Matikan Operasional Tower Protelindo di Padalarang
Skandal Pencatutan Nama Prabowo Subianto, DPRD KBB Sebut PT Protelindo Bohongi Publik
Sorotan Publik Menguat, DPRD KBB Usulkan Stop Sementara Aktivitas Tower PT Protelindo
Jeje Alami Kecelakaan, Diduga Rem Blong Truk Box Container Hantam Pembatas Jalan di KBB
Viral, Bocah 3 Tahun di KBB Diduga Dilecehkan, Ibu-ibu Ngadu ke Dedi Mulyadi
Menara Tower PT Protelindo Picu Polemik Warga Padalarang, Pemkab Bandung Barat Dinilai Lambat
Kecelakaan Tragis di Padalarang Jadi Alarm, Dishub Bandung Barat Genjot Perawatan PJU
Damai di Balik Tragedi Maut Padalarang: UPT DLH KBB Berikan Santunan, PJU Disorot

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 07:54 WIB

Tak Punya SLF, Satpol PP KBB Siap Matikan Operasional Tower Protelindo di Padalarang

Rabu, 15 April 2026 - 19:49 WIB

Skandal Pencatutan Nama Prabowo Subianto, DPRD KBB Sebut PT Protelindo Bohongi Publik

Rabu, 15 April 2026 - 19:00 WIB

Sorotan Publik Menguat, DPRD KBB Usulkan Stop Sementara Aktivitas Tower PT Protelindo

Rabu, 15 April 2026 - 17:35 WIB

Jeje Alami Kecelakaan, Diduga Rem Blong Truk Box Container Hantam Pembatas Jalan di KBB

Rabu, 15 April 2026 - 09:28 WIB

Viral, Bocah 3 Tahun di KBB Diduga Dilecehkan, Ibu-ibu Ngadu ke Dedi Mulyadi

Berita Terbaru