[ad_1]
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Najwa Shihab merupakan salah satu tokoh jurnalisme muda dan fashionable Indonesia. Najwa, begitu ia disapa, mengawali kariernya sebagai reporter di stasiun Metro TV. Namanya mulai dikenal dikenal saat berkhotbah tentang bencana tsunami di Aceh pada tahun 2004, menceritakan bahwa Najwa datang ke Aceh pada hari pertama tsunami. Ia mengungkapkan berita tersebut dengan nada yang dalam dan terkadang sambil tahan emosi.
Karirnya semakin melejit dengan cukup banyak penghargaan yang diraihnya, berawal dari penghargaan dari PWI, Panasonic Award pada tahun 2007. Selain itu, ia juga mempunyai beberapa talkshow ternama seperti Mata Najwa yang tayang lebih dari 10 tahun, dan kini dikenal aktif sebagai salah satu orang penting di Narrative TV, salah satu saluran berita on-line fashionable.
Wanita kelahiran Makassar 42 tahun lalu ini terkenal dengan sifat kritisnya saat mewawancarai narasumbernya, yang terkadang juga membuat mereka gugup dan gagap menjawab pertanyaan dari pembawa acara.
Putra seorang ulama, Quraish Shihab ini juga ditetapkan sebagai Duta Baca Indonesia periode 2016-2020 oleh Perpustakaan Nasional Indonesia akibat dinilai mampu menumbuhkan semangat literasi utamanya bagi kaum milenial.

Najwa dalam gambar, terlihat mengenakan kulot fashionable bermotif Tirto Tejo. Motif asli dari Surakarta adalah sogan coklat. Tirto Tejo diagonal yang dikenakan Najwa adalah Tirto Tejo dagel atau dional, yang hakikatnya ditafsirkan dari tutur Tirto atau air yang mengalir dan Tejo adalah cahaya, dengan begitu Tirto Tejo adalah cahaya yang mengalir yang bisa melambangkan kemakmuran yang tak berujung dan memancarkan optimisme kepada pemakainya.
Najwa memang jarang terlihat mengenakan busana batik, tetapi gaya atau stylenya lebih terlihat fashionable yang kerap dipadupadankan dengan sepatu olahraga atau shoes.
[ad_2]
Sumber: infobatik-com







