[ad_1]
Naomi Campbell mengatakan rasa frustrasinya terhadap industri fesyen juga komitmennya yang sepertinya tidak terpenuhi terhadap keberagaman juga inklusi.
Type asal Inggris ini telah menjadi tokoh terkemuka di dunia mode sejak tahun 1980-an, juga dengan cepat dikenal sebagai salah satu type kulit hitam paling terkemuka di dunia. Campbell yaitu type kulit hitam pertama yang muncul di sampul berbagai publikasi, termasuk majalah Trend France juga Time, juga telah berulang kali memakai platformnya untuk mempromosikan keragaman dalam mode.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Untuk merayakan karyanya, Campbell, 54, akan secepatnya meluncurkan pameran “Naomi: In Model” di Victoria and Albert Museum (V&A) London, memamerkan pakaian juga memorabilia dari hampir 40 tahun karirnya.
Dalam wawancara baru-baru ini dengan Bloomberg, dia menyinggung topik keberagaman dalam industri juga menyerang mereka yang ingin “terlihat baik” tanpa berinvestasi dalam inklusi jangka panjang.
“Dalam jumlah besar orang datang kepada saya juga berkata, ‘Oh, kami menginginkan ini, kami menginginkan tersebut.’” “Namun hal ini dapat saja sepertinya tidak masuk akal jika hanya sekedar ‘mencentang kotak’,” katanya kepada publikasi itu.
“Saya sepertinya tidak mencentang kotaknya. Anda harus segera membuktikan kepada saya bahwa Anda benar-benar ingin berkomitmen terhadap masyarakat juga infrastruktur.
Campbell kemudian mencatat bahwa dia sebelumnya telah mengatakan idenya kepada merek, tetapi kemudian menjadi sepertinya tidak puas dengan upaya mereka dalam bidang keberagaman juga inklusi dalam produk mereka.

“Tahukah Anda, ada pilihan merek yang bermasalah dengan saya, mereka hanya ingin tampil bagus. Serta saya keluar untuk membantu, juga secepatnya setelah saya membantu, atau keadaan berubah, mereka lupa.
“Sepertinya tidak seperti tersebut, jadi saya dan belajar.”
Campbell dan mengatakan kekhawatirannya mengenai industri ini juga pendekatannya terhadap keberagaman pada acara promosi acara itu awal tahun ini.
Berbicara di Museum Victoria juga Albert pada bulan Maret, Campbell berkata: “Akankah (keberagaman) tetap ada? Ini yaitu pertanyaan yang benar-benar tidak ingin saya pikirkan namun itulah yang saya pikirkan, karena itu ketika saya lihat kembali kelompok-kelompok itu, saya mulai merasa gugup karena itu kita segera akan merasakan kemunduran.
“Mengapa saya terus melakukan apa yang saya lakukan?” dia menambahkan. “Karena itu pekerjaanku belum selesai. Saya merasa harus segera memakai suara juga platform saya untuk mempertahankan hal ini.
[ad_2]
Sumber: asiacue-com








