Netflix mencatatkan pertumbuhan pelanggan yang luar biasa di Q1, namun panduan pendapatan masih kurang dari yang diharapkan Oleh Making an investment.com

- Penulis

Jumat, 19 April 2024 - 09:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

Making an investment.com — Netflix pada hari Kamis melaporkan hasil kuartal pertama yang lebih baik dari perkiraan setelah pertumbuhan pelanggan yang luar biasa, namun raksasa streaming ini memperkirakan pendapatan yang lebih lemah dari perkiraan untuk kuartal ini di tengah ekspektasi penambahan bersih yang lebih lambat di Q2.

Netflix Inc (NASDAQ 🙂 turun hampir 4% dalam perdagangan setelah jam kerja menyusul laporan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

laba sebesar $5,28 in line with saham dengan pendapatan $9,37 miliar, melampaui perkiraan $4,51 dengan pendapatan $9,27 miliar.

Peningkatan laba ini didorong oleh pertumbuhan pelanggan yang lebih kuat dari perkiraan pada kuartal tersebut.

Netflix menambah 9,33 juta pengguna, jauh melampaui ekspektasi analis yang memperkirakan penambahan bersih sekitar 4,8 juta.

Layanan streaming tingkat iklan perusahaan ini mengalami pertumbuhan keanggotaan sebesar 65% setiap kuartal, hal ini menunjukkan kemajuan dalam rencananya untuk meningkatkan pendapatan iklan agar menjadi bagian yang lebih berarti dalam bisnisnya.

Untuk kuartal kedua, perusahaan memperkirakan EPS sebesar $4,68 dan pendapatan $9,49 miliar, dibandingkan dengan perkiraan Wall Side road sebesar $4,55 dan pendapatan $9,5 miliar, namun juga memperingatkan bahwa penambahan bersih yang dibayarkan akan melambat secara berurutan di Q2.

Baca Juga:  Analisis-Tabungan mungkin bukan senjata tremendous Eropa dalam pertarungan ekonomi Oleh Reuters

“Kami memperkirakan penambahan bersih berbayar akan lebih rendah pada Q2'24 vs. Q1'24 karena faktor musiman,” kata Netflix, meskipun menambahkan bahwa pendapatan rata-rata in line with keanggotaan, akan meningkat dari tahun ke tahun di Q2.

Ke depan, perusahaan memperkirakan pertumbuhan pendapatan sebesar 13% hingga 15%, dengan margin operasi sebesar 25%, naik dari perkiraan sebelumnya sebesar 24%.

Perusahaan juga mengatakan akan berhenti melaporkan jumlah keanggotaan triwulanan dan pendapatan rata-rata in line with keanggotaan mulai tahun depan dengan pendapatan Q1 2025, karena perusahaan yakin pendapatan dan margin operasi adalah ukuran kinerja utamanya.



[ad_2]

2024-04-19 09:04:16

www.making an investment.com



Berita Terkait

Harga Emas Antam 2 Juni 2026 Turun, Ukuran 0,5 Gram Dijual Mulai Rp1,437 Juta
Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!
Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar
Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar
Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya
muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan
Cara Menghilangkan Jerawat di Punggung Secara Alami dan Efektif
Soft Opening Master Baker Indonesia: Sekolah Baking Profesional Baru di Surabaya Barat

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:20 WIB

Harga Emas Antam 2 Juni 2026 Turun, Ukuran 0,5 Gram Dijual Mulai Rp1,437 Juta

Senin, 10 November 2025 - 05:15 WIB

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!

Senin, 10 November 2025 - 04:30 WIB

Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar

Senin, 8 September 2025 - 09:20 WIB

Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar

Kamis, 3 Juli 2025 - 19:37 WIB

Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya

Berita Terbaru

Tim INAFIS Polres Cimahi lakukan olah TKP penemuan jenazah di Desa Mekarsari, Kecamatan Ngamprah (foto: Abdul Kholilulloh)

Bandung Barat

Pria di Ngamprah Ditemukan Tewas Tergantung, Polisi Olah TKP 

Senin, 8 Jun 2026 - 21:52 WIB

Pantauan kendaraan melalui teknologi canggih CCTV ATCS Dishub KBB (foto: Abdul Kholilulloh)

Bandung Barat

Libur Akhir Pekan di Bandung Barat, Dishub Gunakan Teknologi ATCS

Minggu, 7 Jun 2026 - 15:45 WIB