Pemkab Bandung Barat Dorong Sekolah Berbudaya Lingkungan: Adiwiyata 2025 Jadi Momentum Lahirkan Generasi Cinta Bumi

- Penulis

Kamis, 6 November 2025 - 16:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Asep Ismail (foto: Prokompim/ istimewa)

i

Wakil Bupati Asep Ismail (foto: Prokompim/ istimewa)

SEKITARKITA.id – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) kembali memberikan apresiasi kepada sekolah-sekolah yang berhasil menciptakan lingkungan belajar yang hijau dan berkelanjutan melalui Penganugerahan Penghargaan Adiwiyata Tingkat Kabupaten Bandung Barat Tahun 2025, Kamis (6/11/2025), di Gedung Serbaguna.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam melahirkan generasi muda yang peduli dan cinta terhadap bumi.

Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan KCD Wilayah VI Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pendidikan (Disdik), Kementerian Agama KBB, serta para penerima penghargaan Adiwiyata dari berbagai jenjang sekolah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail, melalui Wakil Bupati Asep Ismail, menyampaikan apresiasi tinggi kepada sekolah-sekolah yang telah menunjukkan komitmen nyata dalam menciptakan lingkungan belajar yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Wakil Bupati Asep Ismail (foto: Prokompim/ istimewa)
Wakil Bupati Asep Ismail (foto: Prokompim/ istimewa)

“Penghargaan ini bukan hanya sekadar acara seremonial, tetapi pernyataan tegas bahwa Pemkab Bandung Barat memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas segala upaya dan inovasi yang telah dilakukan.

Mengubah kebiasaan dan membangun budaya hijau bukan hal mudah, namun hasilnya nyata — sekolah semakin hijau, sampah makin terkendali, dan anak-anak makin mencintai lingkungannya,” ujar Asep.

Baca Juga:  Bandung Barat Resmi Miliki Tim Tanggap Insiden Siber, Perkuat Ketahanan Digital Daerah

Asep menjelaskan bahwa keberhasilan program Adiwiyata di Bandung Barat bergantung pada kemitraan strategis antara tiga pilar utama.

DLH sebagai regulator dan penjaga standar teknis, Disdik sebagai motor penyebaran nilai peduli lingkungan dan HPAI sebagai penggerak lapangan yang memastikan implementasi berjalan optimal.

“Ketika DLH menetapkan arah, Disdik menyiapkan wadah, dan HPAI melaksanakan inovasi, maka keberlanjutan Adiwiyata di Bandung Barat akan terjamin,” tegasnya.

Dalam arahannya, Asep menekankan pentingnya peran kepala sekolah sebagai pemimpin utama yang menentukan keberhasilan implementasi Adiwiyata.

Ia meminta Disdik KBB untuk mendorong para kepala sekolah lebih aktif dan serius menggerakkan budaya peduli lingkungan.

“Masih ada kepala sekolah yang belum maksimal. Padahal Adiwiyata adalah investasi jangka panjang bagi masa depan generasi kita,” kata Asep.

Wakil Bupati Asep Ismail menegaskan tiga pesan strategis yang menjadi roh penyelenggaraan Adiwiyata Tahun 2025.

“Green Leadership. Penguatan kepemimpinan hijau agar kepala sekolah mampu menjadi role model budaya lingkungan,” ujarnya.

Lalu kemudian, Inovasi Berbasis Data, setiap program harus memiliki ukuran dampak yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

Baca Juga:  DPP IPHI 1987 Apresiasi Suksesnya Rakor DPD Jabar, Dorong Penguatan Peran Advokat di Masyarakat

” Dan Agent of Change. Membentuk peserta didik sebagai generasi perubahan yang membawa pesan cinta bumi,” jelasnya.

“Investasi pada lingkungan melalui pendidikan adalah investasi terbaik untuk masa depan Kabupaten Bandung Barat,” ujar Asep kembali.

“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, Penganugerahan Penghargaan Adiwiyata Tingkat Kabupaten Bandung Barat Tahun 2025 resmi dibuka. Semoga membawa manfaat besar bagi kita semua,” sambungnya.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat, Pemkab Bandung Barat menegaskan komitmennya untuk mewujudkan daerah yang lebih hijau, berkelanjutan, dan berdaya lingkungan.

 



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Berita Terkait

Rumah Warga di Batujajar Bandung Barat Ambruk, Butuh Bantuan Pemerintah
Pemprov Jabar Salurkan Kompensasi Tahap Kedua untuk Warga Terdampak Normalisasi Situ Ciburuy
Desakan Warga Menguat, Satpol PP KBB Usulkan Putus Listrik Tower PT Protelindo Padalarang
Kecelakaan Truk vs Motor di Padalarang Berujung Maut, Polisi Turun Tangan
Kios Pangan Permudah Akses Bahan Murah, DKPP KBB: Petani Lokal Ikut Diuntungkan
Diduga Lalai, Truk Tangki Hantam Angkot yang Berhenti di Cipatat—11 Orang Terluka
Pemkab Bandung Barat Siapkan Strategi Hadapi Ancaman Kekeringan, Perkuat Sektor Pertanian dari Hulu
Bupati Bandung Barat Prioritaskan Infrastruktur 2026, Perbaikan Jalan dan Jembatan Jadi Fokus Utama

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 23:10 WIB

Rumah Warga di Batujajar Bandung Barat Ambruk, Butuh Bantuan Pemerintah

Jumat, 24 April 2026 - 20:08 WIB

Pemprov Jabar Salurkan Kompensasi Tahap Kedua untuk Warga Terdampak Normalisasi Situ Ciburuy

Jumat, 24 April 2026 - 15:27 WIB

Desakan Warga Menguat, Satpol PP KBB Usulkan Putus Listrik Tower PT Protelindo Padalarang

Jumat, 24 April 2026 - 13:54 WIB

Kecelakaan Truk vs Motor di Padalarang Berujung Maut, Polisi Turun Tangan

Jumat, 24 April 2026 - 09:53 WIB

Kios Pangan Permudah Akses Bahan Murah, DKPP KBB: Petani Lokal Ikut Diuntungkan

Berita Terbaru