Peringati Hardiknas dan Harkitnas 2026, Bupati Jeje Tekankan Pentingnya Pendidikan dan Kebangkitan SDM

- Penulis

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail pimpin upacara Hardiknas dan Harkitnas 2026 di Lapangan plaza Mekarsari Pemkab Bandung Barat (foto: Prokompim KBB/ Sukma Tampan)

i

Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail pimpin upacara Hardiknas dan Harkitnas 2026 di Lapangan plaza Mekarsari Pemkab Bandung Barat (foto: Prokompim KBB/ Sukma Tampan)

SEKITARKITA.id – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menggelar upacara gabungan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 dan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 di Lapangan Upacara Mekarsari, Kecamatan Ngamprah, Rabu (20/5/2026).

Dalam amanatnya, Jeje Ritchie Ismail menegaskan bahwa kedua momentum nasional tersebut memiliki semangat perjuangan yang sama, yakni lahir dari kesadaran pentingnya membangun masa depan bangsa melalui pendidikan.

Menurut Jeje, sejarah berdirinya Boedi Oetomo pada tahun 1908 menjadi tonggak awal kebangkitan nasional yang dibangun melalui pendidikan, persatuan, dan pemikiran maju.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dua momentum besar ini memiliki satu napas perjuangan yang sama, yaitu lahir dari kesadaran kaum terpelajar tentang pentingnya membangun masa depan bangsa. Sejarah mencatat berdirinya Boedi Oetomo pada tahun 1908 menjadi titik awal kebangkitan nasional, saat semangat perjuangan mulai tumbuh melalui pendidikan, persatuan, dan pemikiran yang maju,” ujar Jeje saat membacakan sambutannya.

Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail pimpin upacara Hardiknas dan Harkitnas 2026 di Lapangan plaza Mekarsari Pemkab Bandung Barat (foto: Prokompim KBB/ Sukma Tampan)
Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail pimpin upacara Hardiknas dan Harkitnas 2026 di Lapangan plaza Mekarsari Pemkab Bandung Barat (foto: Prokompim KBB/ Sukma Tampan)

Ia menyebutkan bahwa semangat perjuangan para pendahulu bangsa masih sangat relevan diterapkan hingga saat ini. Namun, tantangan zaman kini terus berkembang dan berbeda dibanding masa perjuangan terdahulu.

Baca Juga:  Apes, Maling Curi Kotak Amal di Batang Jateng, Babak Belur di Amuk Massa

Jika dahulu perjuangan berfokus pada persatuan dan kemerdekaan, kini tantangan utama berkaitan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia, transformasi digital, serta kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi.

“Hingga hari ini, semangat itu tetap relevan. Hanya saja tantangan zaman terus berubah. Kini tantangan kita tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga menyangkut kualitas sumber daya manusia, transformasi digital, serta kemampuan kita beradaptasi dengan perkembangan zaman,” tambahnya.

Pada peringatan tahun ini, Hardiknas 2026 mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu Untuk Semua”, sedangkan Harkitnas ke-118 mengangkat tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”.

Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail tandatangani nota kesepahaman dua momen Hardiknas dan Harkitnas 2026 di Lapangan plaza Mekarsari Pemkab Bandung Barat (foto: Prokompim KBB/ Sukma Tampan)
Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail tandatangani nota kesepahaman dua momen Hardiknas dan Harkitnas 2026 di Lapangan plaza Mekarsari Pemkab Bandung Barat (foto: Prokompim KBB/ Sukma Tampan)

Jeje menilai kedua tema tersebut memiliki keterkaitan yang erat karena sama-sama menekankan pentingnya menjaga dan membentuk generasi penerus bangsa.

“Tunas bangsa adalah anak-anak kita, generasi yang akan menentukan masa depan daerah dan bangsa. Untuk menjaga dan membentuk generasi yang kuat, tidak cukup hanya mengandalkan sekolah. Diperlukan partisipasi semua pihak: keluarga, masyarakat, pemerintah, dan seluruh elemen bangsa,” ungkapnya.

Sejalan dengan arah pembangunan nasional, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat terus mendorong berbagai langkah strategis di sektor pendidikan. Upaya tersebut meliputi revitalisasi sekolah, digitalisasi pembelajaran, peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru, penguatan karakter peserta didik, hingga pemerataan akses pendidikan yang inklusif dan berkeadilan.

Baca Juga:  Bertolak ke Bandung Barat, Raffi Ahmad Didampingi Jeje Salurkan Bantuan Rutilahu dan Modal Usaha

Meski demikian, Jeje mengingatkan bahwa keberhasilan program pendidikan tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan dan keterlibatan aktif masyarakat.

“Namun kita semua harus menyadari, sebaik apa pun program yang dibuat, hasilnya tidak akan optimal tanpa keterlibatan dan komitmen bersama,” ujarnya.

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan dunia digital, Jeje juga mengajak seluruh orang tua, guru, dan masyarakat untuk turut mengawal anak-anak agar tumbuh dalam lingkungan digital yang sehat, produktif, dan beretika.

Ia menekankan pentingnya pendampingan terhadap generasi muda agar mampu memanfaatkan teknologi secara bijak dan positif.

Selain itu, Jeje menggarisbawahi tiga kunci utama keberhasilan pendidikan dan kebangkitan bangsa, yakni pola pikir yang maju, mental yang kuat, dan tujuan yang lurus.

Melalui momentum Hari Pendidikan Nasional 2026 dan Hari Kebangkitan Nasional ke-118, ia mengajak seluruh masyarakat Bandung Barat untuk kembali menyalakan semangat kebangkitan, memperkuat kepedulian sosial, dan bergotong royong membangun pendidikan yang lebih baik.

“Mari kita jaga tunas bangsa, kita perkuat pendidikan, dan kita bangkit bersama menuju Bandung Barat yang lebih maju dan lebih baik. Selamat Hari Pendidikan Nasional Tahun 2026. Selamat Hari Kebangkitan Nasional ke-118,” pungkasnya.

Baca Juga:  Kian Memanas Jelang Pemilu 2024 di Bandung Barat, KPU KBB: 11 Parpol yang Daftar



Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peduli Generasi Sehat, Bersama Pemkab P4KBB Terjunkan Penyuluh Stunting ke Sekolah dan Pesantren
Hari Santri 2026, Kiai se-KBB Desak Bupati Jeje Terbitkan Perbup Pesantren Cegah Kekerasan Seksual
Miris! Sewa Tempat Latihan Nunggak 10 Bulan, Mental Kontingen Bowling NPCI KBB Jelang Peparda 2026 Terganggu 
Derita Atlet Disabilitas KBB Jelang Peparda VII Jabar: Tak Ada Anggaran Latihan, Malah Diusir
Wali Kota Farhan Siagakan Bandung Dua Hari, 11 Polisi Jadi Korban Kericuhan Demo
Aksi Demo Bandung Berujung Ricuh, Truk Polisi Jadi Sasaran Lemparan Massa
Greenpeace Kibarkan Baliho di Bundaran HI, Soroti Krisis Iklim hingga Kinerja Pemerintah
Persib Vs Persik Berakhir 1-0, Sundulan Julio Cesar Antar Maung Bandung Amankan Tiga Poin

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:14 WIB

Peduli Generasi Sehat, Bersama Pemkab P4KBB Terjunkan Penyuluh Stunting ke Sekolah dan Pesantren

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:35 WIB

Hari Santri 2026, Kiai se-KBB Desak Bupati Jeje Terbitkan Perbup Pesantren Cegah Kekerasan Seksual

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:45 WIB

Miris! Sewa Tempat Latihan Nunggak 10 Bulan, Mental Kontingen Bowling NPCI KBB Jelang Peparda 2026 Terganggu 

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:17 WIB

Derita Atlet Disabilitas KBB Jelang Peparda VII Jabar: Tak Ada Anggaran Latihan, Malah Diusir

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:42 WIB

Wali Kota Farhan Siagakan Bandung Dua Hari, 11 Polisi Jadi Korban Kericuhan Demo

Berita Terbaru