Mobil Brio Kuning Masuk Parit di Kompleks Pemda Bandung Barat, Balita Luka Ringan

- Penulis

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mobil Brio Kuning Masuk Parit di Kompleks Pemda Bandung Barat, Balita Luka Ringan

SEKITARKITA.id – Kecelakaan tunggal terjadi di kawasan Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat, Rabu (20/5/2026) sekitar pukul 17.20 WIB.

Insiden tersebut melibatkan satu unit mobil Honda Brio berwarna kuning bernomor polisi D 1039 UAP yang masuk ke parit di area kompleks perkantoran.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, mobil tersebut ditumpangi tiga orang warga lokal dan melaju dari arah bawah menuju kawasan atas Kompleks Pemda Bandung Barat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat tiba di lokasi kejadian, tepatnya di area pertigaan jalan dalam kompleks, mobil yang dikemudikan pria berusia sekitar 37 tahun itu diduga hilang kendali hingga akhirnya masuk ke selokan air atau parit di pinggir jalan.

tersebut melibatkan satu unit mobil Honda Brio berwarna kuning bernomor polisi D 1039 ccvh tersebut melibatkan satu unit mobil Honda Brio berwarna kuning bernomor polisi D 1039 UAPtersebut melibatkan satu unit mobil Honda Brio berwarna kuning bernomor polisi D 1039 UAPAP Terlibat kecelakaan t Mugi
Sukma, salah seorang saksi di lokasi, mengatakan kendaraan tersebut masuk melalui gerbang pintu dua Kompleks Pemda Bandung Barat dan sempat melintas normal di area pos jaga Satpol PP Kabupaten Bandung Barat.

“Kejadian pastinya tidak melihat, pas ke lokasi Mobil Brio kuning masuk lewat gerbang pintu dua. Awalnya terlihat baik-baik saja saat melintas di pos jaga Satpol PP KBB. Namun sesampainya di pertigaan, mobil hilang kendali dan masuk ke selokan air,” ujar Sukma menirukan keterangan petugas Satpol PP Bandung Barat di lokasi kejadian.

Baca Juga:  Hengky Kurniawan: Kenangan Berharga Saat Nginep di Rumah Warga 

Menurut keterangan petugas, kendaraan tersebut membawa tiga penumpang, termasuk seorang balita perempuan berusia sekitar tiga tahun. Balita itu disebut duduk di bagian depan dekat kemudi saat insiden terjadi.

Diduga pengemudi yang masih dalam tahap belajar mengemudi merasa gugup hingga salah menginjak pedal gas, menyebabkan mobil meluncur dan nyungsep ke dalam parit.

“Dari keterangan petugas di lokasi, balita itu duduk di depan dekat kemudi. Pengemudi diduga kagok lalu menginjak gas hingga mobil nyungsep ke parit. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, hanya kerusakan mobil cukup parah di bagian bumper dengan kerugian ditaksir lebih dari Rp5 juta,” terangnya.

Akibat kecelakaan tersebut, bagian depan mobil mengalami kerusakan cukup parah, terutama pada area bumper. Sementara itu, satu unit mobil pemadam kebakaran dari Bandung Barat diterjunkan untuk membantu proses evakuasi kendaraan dari dalam parit.

Petugas Damkar bersama Satpol PP Kabupaten Bandung Barat tampak melakukan proses penarikan kendaraan hingga menjelang waktu magrib. Proses evakuasi berlangsung cukup lama karena posisi mobil berada di dalam saluran air yang cukup dalam.

Baca Juga:  Jalan Gelap dan Berbelok Diduga Jadi Pemicu Kecelakaan Dua Mobil di Cihampelas KBB

“Korban anak kecil mengalami luka ringan dan sudah dibawa ke klinik terdekat untuk mendapatkan pertolongan pertama. Sementara pengemudi dan penumpang lainnya tidak mengalami luka. Hingga magrib tadi, petugas masih melakukan evakuasi karena mobil belum berhasil diangkat,” tandasnya.

Peristiwa kecelakaan tunggal di Kompleks Pemda Bandung Barat tersebut sempat menarik perhatian warga dan pengguna jalan yang melintas di sekitar lokasi kejadian.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : liputan

Berita Terkait

Aksi Protes Warga! Proyek Galian Diduga Ilegal di Jayamekar Padalarang Ditutup Paksa
Tragis! ASN Asal Bandung Barat Hilang Saat Mencari Burung di Hutan Subang, Ditemukan Tak Bernyawa
Dede Yusuf Tegaskan Keberhasilan Program MBG dan Kopdes Bergantung pada Tata Kelola
Warga Bandung Barat Korban Terkaman Buaya di Banyuasin Tiba di Cililin, Tangis Keluarga Pecah Sambut Jenazah
Praktik Calo Masih Hambat PTSL di KBB, Dede Yusuf: Jangan Bebani Warga dengan Biaya Tambahan
Jenazah Warga Bandung Barat yang Diseret Buaya di Sumsel Ditemukan, Dimakamkan di Cililin
Lindungi Aset Keluarga, Kepala BPN KBB: Sertipikat PTSL adalah Investasi, Jangan Mudah Dilepas
Lawatan ke Padalarang, Dede Yusuf Minta Pemda Evaluasi Rekrutmen PPPK, Jangan Bebani Keuangan Daerah

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:31 WIB

Aksi Protes Warga! Proyek Galian Diduga Ilegal di Jayamekar Padalarang Ditutup Paksa

Sabtu, 11 Juli 2026 - 22:11 WIB

Tragis! ASN Asal Bandung Barat Hilang Saat Mencari Burung di Hutan Subang, Ditemukan Tak Bernyawa

Sabtu, 11 Juli 2026 - 09:12 WIB

Dede Yusuf Tegaskan Keberhasilan Program MBG dan Kopdes Bergantung pada Tata Kelola

Jumat, 10 Juli 2026 - 23:08 WIB

Warga Bandung Barat Korban Terkaman Buaya di Banyuasin Tiba di Cililin, Tangis Keluarga Pecah Sambut Jenazah

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:46 WIB

Praktik Calo Masih Hambat PTSL di KBB, Dede Yusuf: Jangan Bebani Warga dengan Biaya Tambahan

Berita Terbaru