SEKITARKITA.ID- Wisnu, seorang atlet renang disabilitas berusia 28 tahun, baru saja mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih juara tiga pada Paralimpiade Nasional 2024 dalam cabang olahraga renang, kategori gaya punggung 50 meter.
Kemenangan ini merupakan hasil dari kerja keras dan dedikasi Wisnu yang tak mengenal lelah dalam mengejar mimpinya.
Tak hanya itu, Wisnu kembali menunjukkan ketangguhannya di ajang Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVII yang digelar di Solo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Di ajang tersebut, ia berhasil meraih medali perunggu, membawa kebanggaan bagi Jawa Barat, provinsi yang diwakilinya.
“Saya asli dari Karawang, lahir di Karawang, tetapi ikut PPDI ke NPC kabupaten Bekasi. Alhamdulillah, sekarang saya mewakili Jawa Barat,” ujar Wisnu.
Ia juga mengingatkan bahwa sebelumnya ia pernah menjuarai Peparda Tingkat Jawa Barat dengan memperoleh 2 medali emas dan 1 medali perak saat Bekasi menjadi tuan rumah.
Kini, di Peparnas XVII, ia berhasil mendapatkan medali perunggu di tingkat nasional.
Perjalanan Wisnu menuju kesuksesan tidaklah mudah. Setelah lulus dari SMP, ia langsung berlatih dan mengikuti berbagai kejuaraan renang, meskipun pendidikannya di SMK terpaksa tidak dilanjutkan.
“Alhamdulillah, saya mendapatkan juara di Peparnas,” katanya penuh rasa syukur.
Dalam kesehariannya sebelum menjadi atlet profesional, Wisnu membantu orang tuanya di rumah dan bekerja sebagai tukang pijat keliling.
Namun, semangatnya untuk berprestasi tidak pernah surut. Sejak tahun 2018, ia terus mengikuti berbagai lomba renang, menunjukkan tekad yang kuat untuk tidak menyerah meskipun menghadapi berbagai tantangan.
“Yang terpenting adalah jangan menyerah. Walaupun kita memiliki kekurangan, itu tidak boleh menjadi alasan untuk tidak berprestasi. Saya berharap bisa menjadi juara 1 di masa depan,” ujar Wisnu penuh harapan.
Ia juga menekankan bahwa keberhasilannya ini tak lepas dari doa dan dukungan orang tua.
“Mudah-mudahan, dengan kerja keras, kita bisa mencapai hasil yang lebih baik lagi di masa depan. Semangat pantang mundur akan selalu menjadi kunci,” pungkas Wisnu.
Dengan prestasi yang telah diraih, Wisnu menjadi inspirasi bagi banyak orang, khususnya bagi para atlet disabilitas.
Keberaniannya dalam menghadapi rintangan dan tekadnya untuk terus maju membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk mencapai kesuksesan di dunia olahraga.
Editor : Abdul Kholilulloh
Sumber Berita : Laporan: Andyka Nugroho








