Qantas Airlines menghadapi denda pengadilan $66 juta untuk pembatalan penerbangan Oleh Reuters

- Penulis

Senin, 6 Mei 2024 - 06:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

(Reuters) – Maskapai penerbangan andalan Australia, Qantas Airlines, mengatakan pada Senin bahwa pihaknya telah mencapai kesepakatan penyelesaian dengan regulator persaingan usaha di negara tersebut yang mungkin mengharuskan mereka membayar denda perdata sebesar A$100 juta ($66 juta) dalam kasus pembatalan penerbangan.

Hukumannya akan tergantung pada persetujuan Pengadilan Federal Australia, katanya dalam sebuah pernyataan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Qantas digugat pada bulan Agustus oleh Komisi Persaingan dan Konsumen Australia (ACCC), yang menuduh mereka menjual tiket ke ribuan penerbangan setelah dibatalkan, sehingga membuat maskapai tersebut berisiko terkena denda yang sangat besar.

Sebagai bagian dari penyelesaian ini, Qantas akan memulai program remediasi senilai A$20 juta bagi penumpang yang terkena dampak pembatalan penerbangan, dengan masing-masing pelanggan yang terkena dampak mendapatkan pembayaran mulai dari A$225 hingga A$450, kata maskapai tersebut.

“Hari ini merupakan langkah maju yang penting seiring kami berupaya memulihkan kepercayaan terhadap maskapai penerbangan nasional,” kata CEO Qantas Staff Vanessa Hudson (NYSE :).

Baca Juga:  Eni mengincar spin-off minyak dan gasoline baru dalam strategi satelit transisi energi Oleh Reuters

($1 = 1,5138 dolar Australia)



[ad_2]

2024-05-06 06:12:52

www.making an investment.com



Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Lereng Lembang ke Timur Tengah, Kopi Arabika KBB Raup Transaksi Rp800 Juta
Harga Emas Antam 2 Juni 2026 Turun, Ukuran 0,5 Gram Dijual Mulai Rp1,437 Juta
Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!
Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar
Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar
Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya
muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan
Cara Menghilangkan Jerawat di Punggung Secara Alami dan Efektif

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:14 WIB

Dari Lereng Lembang ke Timur Tengah, Kopi Arabika KBB Raup Transaksi Rp800 Juta

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:20 WIB

Harga Emas Antam 2 Juni 2026 Turun, Ukuran 0,5 Gram Dijual Mulai Rp1,437 Juta

Senin, 10 November 2025 - 05:15 WIB

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!

Senin, 10 November 2025 - 04:30 WIB

Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar

Senin, 8 September 2025 - 09:20 WIB

Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar

Berita Terbaru

Dr. Yunita Nur Fadilla, S.Psi., M.I.P. resmi dilantik menjadi Kepala BKPSDM KBB (foto: istimewa)

Bandung Barat

Pimpin BKPSDM KBB Era Bupati Jeje, Ini Sosok Dr. Yunita Nur Fadilla

Jumat, 11 Sep 2026 - 20:31 WIB