Resmi Beroperasi, Mako Damkar Bandung Barat Jadi Tonggak Penguatan Layanan Dasar Daerah

- Penulis

Senin, 5 Januari 2026 - 11:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, berswafoto bersama personel Damkar usai peresmian Mako Damkar Bandung Barat (foto: istimewa)

i

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, berswafoto bersama personel Damkar usai peresmian Mako Damkar Bandung Barat (foto: istimewa)

SEKITARKITA.id – Setelah 18 tahun berdiri, Kabupaten Bandung Barat (KBB) akhirnya menorehkan tonggak penting dalam penguatan layanan dasar masyarakat.

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, secara resmi menyatakan penggunaan Gedung Markas Komando (Mako) Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bandung Barat, pada Senin pagi, 5 Januari 2026.

Peresmian Mako Damkar tersebut menjadi simbol komitmen Pemerintah Kabupaten Bandung Barat dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di bidang penanggulangan kebakaran dan penyelamatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski pembangunan gedung belum sepenuhnya rampung sesuai standar ideal, Bupati Jeje Ritchie menegaskan bahwa kehadiran Mako Damkar merupakan pencapaian luar biasa bagi daerah yang baru berusia 18 tahun.

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, saat membuka pidato peresmian Mako Damkar Bandung Barat (foto: istimewa)
Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, saat membuka pidato peresmian Mako Damkar Bandung Barat (foto: istimewa)

“Ini adalah pencapaian luar biasa bagi kita semua. Walaupun masih terdapat kekurangan, insyaallah akan kita selesaikan secara bertahap agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” ujar Jeje Ritchie Ismail dalam sambutannya.

Bupati Jeje juga menekankan bahwa gedung Mako Damkar tidak boleh hanya dipandang sebagai bangunan fisik semata. Ia berharap fasilitas tersebut menjadi pusat semangat pengabdian, disiplin, kesiapsiagaan, serta pelayanan yang humanis bagi seluruh personel Damkar.

Baca Juga:  YPLHI Cianjur Inovasi Membuat Akuarium Mini dari Sampah

“Harapannya, gedung ini menjadi pusat semangat pengabdian dan kesiapsiagaan. Saya meminta agar fasilitas ini dirawat dan dimanfaatkan sebaik-baiknya demi kepentingan masyarakat luas,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Jeje Ritchie Ismail turut mengungkapkan rencana strategis pemerintah daerah untuk membangun pos pemadam kebakaran di setiap kecamatan, sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

“Bandung Barat memiliki wilayah geografis yang luas. Karena itu, ke depan kita akan menyiapkan unit kesehatan dan Damkar di setiap kecamatan agar pelayanan semakin cepat dan merata,” jelasnya.

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, berswafoto bersama personel Damkar usai peresmian Mako Damkar Bandung Barat (foto: istimewa)
Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, berswafoto bersama personel Damkar usai peresmian Mako Damkar Bandung Barat (foto: istimewa)

Menanggapi permintaan tambahan anggaran dari Dinas Damkar, Bupati menyatakan pihaknya akan melakukan kajian mendalam dengan mempertimbangkan kondisi keuangan daerah serta alokasi dari pemerintah pusat.

“Kita akan upayakan semaksimal mungkin dengan melihat kemampuan anggaran yang ada, agar pelayanan publik tetap berjalan dengan baik,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bandung Barat, Siti Aminah Anshoriah, menyampaikan bahwa kehadiran Mako Damkar baru merupakan bentuk nyata dukungan pemerintah daerah dalam meningkatkan profesionalisme dan kesiapan personel.

Baca Juga:  Memanas, KMG sebut Aep Syaepuloh Kurang Tepat Pilih Maslani Sebagai Wakil di Pilkada Karawang 

“Dengan adanya Mako Damkar yang baru, kesiapsiagaan personel, efektivitas koordinasi, serta kecepatan dan kualitas pelayanan kepada masyarakat, insyaallah dapat kami tingkatkan,” ujarnya.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bandung Barat, Siti Aminah Anshoriah (foto: Abdul Kholilulloh)
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bandung Barat, Siti Aminah Anshoriah (foto: Abdul Kholilulloh)

Saat ini, Damkar Kabupaten Bandung Barat telah memiliki tujuh Pos Pengendalian Wilayah (Poswil) yang tersebar di Lembang, Cikalongwetan, Cipatat, Cililin, Sindangkerta, Parongpong, serta Mako Damkar. Pada tahun 2026 ini, direncanakan pembukaan Poswil Padalarang yang pembangunannya didukung oleh PT Belaputera Intiland dan manajemen Kota Baru Parahyangan.

Dari sisi sumber daya manusia, Damkar KBB diperkuat oleh 166 personel, terdiri dari 22 PNS, 76 P3K, 66 P3K paruh waktu, serta dua tenaga kebersihan. Selain itu, status Damkar yang sebelumnya bertipe C kini telah meningkat menjadi tipe A, sehingga diharapkan mampu mendorong peningkatan sarana dan prasarana secara berkelanjutan.

Data pelayanan menunjukkan tren peningkatan signifikan. Sepanjang tahun 2025, Damkar KBB menangani 1.371 laporan kejadian, yang terdiri dari 151 pemadaman kebakaran dan 1.220 operasi penyelamatan. Angka ini meningkat dibandingkan tahun 2024 yang mencatat 932 kejadian.

Baca Juga:  Update! Situasi rumah duka Masinis Julian Dwi Setiyono, korban KA Bandung Raya Vs KA Turangga
Penampakan gedung baru Mako Damkar Bandung Barat, di kompleks perkantoran Pemkab (foto: Abdul Kholilulloh)
Penampakan gedung baru Mako Damkar Bandung Barat, di kompleks perkantoran Pemkab (foto: Abdul Kholilulloh)

Siti Aminah pun menyampaikan apresiasi kepada Bupati, DPRD, serta seluruh perangkat daerah yang telah mendukung pembangunan Mako Damkar, seraya berharap adanya tambahan anggaran untuk menyelesaikan pembangunan gedung yang baru mencapai sekitar 30 persen dari rencana awal.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Belasan Siswa SDN Garuda Cisarua Tumbang Diduga Usai Makan MBG, SPPG Jambudipa 1 Jadi Sorotan 
Gerak Cepat, Polres Cimahi Ungkap Peredaran Sabu di Batujajar, Buruh Harian Lepas Diringkus
Pesan Menohok Ketua Komisi III DPRD Pither Tjuandys: JAGUR Harus Jadi Garda Kondusivitas di KBB
Geledah Kantor Pengembang Kota Baru Parahyangan, KPK Sita Dokumen HGB
Menteri LH Soroti Waduk Saguling Dipenuhi Eceng Gondok, Pengelola Diminta Ikut Bertanggung Jawab
Pendidikan Jadi Prioritas, Bupati Jeje Siapkan Solusi untuk 16 Warga Terpencil Gunung Solok Pandan Cililin 
Bangli Padalarang Disorot, Komisi I DPRD KBB Sebut RSIA Kartini Kantongi Izin
Banjir Bandang Terjang Jambudipa Bandung Barat, Rumah Warga Rusak dan Tiga KK Mengungsi

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:32 WIB

Belasan Siswa SDN Garuda Cisarua Tumbang Diduga Usai Makan MBG, SPPG Jambudipa 1 Jadi Sorotan 

Rabu, 30 September 2026 - 20:35 WIB

Gerak Cepat, Polres Cimahi Ungkap Peredaran Sabu di Batujajar, Buruh Harian Lepas Diringkus

Rabu, 30 September 2026 - 17:38 WIB

Pesan Menohok Ketua Komisi III DPRD Pither Tjuandys: JAGUR Harus Jadi Garda Kondusivitas di KBB

Rabu, 30 September 2026 - 15:44 WIB

Geledah Kantor Pengembang Kota Baru Parahyangan, KPK Sita Dokumen HGB

Rabu, 30 September 2026 - 07:08 WIB

Menteri LH Soroti Waduk Saguling Dipenuhi Eceng Gondok, Pengelola Diminta Ikut Bertanggung Jawab

Berita Terbaru