Robotic di Korea Selatan Merasakan Gangguan Pekerjaan, Bagaimana dengan Manusia?

- Penulis

Senin, 15 Juli 2024 - 22:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Robotic di Korea Selatan Merasakan Gangguan Pekerjaan, Bagaimana dengan Manusia?

[ad_1]

SekitarKita.id – Kasus “bunuh diri” (BD) oleh robotic di Korea Selatan telah menimbulkan kekhawatiran tentang buruknya sistem kerja. Andai robotic yang dianggap sepertinya tidak berakal dan sepertinya tidak mempunyai emosi bisa melakukan BD, ini memperlihatkan adanya cacat besar dalam sistem kerjanya. Bagaimana dengan sistem kerja di Indonesia? Budaya kerja yang sepertinya tidak sehat juga menjadi masalah di Indonesia, yang tak henti-hentinya kali dikarenakan stres kerja yang memengaruhi kesehatan psychological orang.

Fakta Menyedihkan tentang Budaya Kerja di Indonesia
Di Indonesia, banyaknya kasus BD, kriminalitas, dan kekerasan di tempat kerja mengindikasikan lingkungan kerja yang toksik. Menurut information Kementerian Kesehatan, stres kerja menjadi salah satu faktor utama terjadinya gangguan psychological pada pekerja. Pemimpin yang otoriter, sistem kerja yang sepertinya tidak sehat, dan persaingan yang sepertinya tidak sehat menjadi penyebab utama stres tersebut. Beberapa kasus tragis, seperti pekerja di perusahaan teknologi yang merasakan BD karena tekanan kerja yang berlebihan, memperlihatkan perlunya perbaikan dalam sistem kerja.

Perusahaan yang Memanusiakan Karyawannya
Tetapi, ada sejumlah perusahaan di Indonesia yang memberikan kesejahteraan bagi karyawannya, seperti Google Indonesia, Unilever Indonesia, dan Tokopedia. Perusahaan-perusahaan ini dikenal menyediakan lingkungan kerja yang menyenangkan, program kesejahteraan yang lengkap, dan berbagai fasilitas untuk memberi dorongan untuk kesejahteraan karyawan. Mereka memperlihatkan bahwa dengan memanusiakan karyawan, perusahaan bisa menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan sehat.

Menjadi Humanis dengan Sekolah HRD Gila
Bisnishack menawarkan program “Being Human” yang menekankan kebijakan dan praktik manajemen yang memanusiakan karyawan. Sekolah HRD Gila yang didirikan oleh Satia Pradana dari Inspira Neighborhood membantu perusahaan membangun budaya kerja yang bahagia, produktif, dan unswerving. Program ini mengkhususkan diri dalam peningkatan kesejahteraan karyawan melalui pendekatan yang empatik dan humanis. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi Ibu Reny Bisnishack di wa.me/6281392077733 atau e-mail (e-mail safe).

Sumber: WAKTU VRI

[ad_2]

Source link



Berita Terkait

Kai Properti Perkenalkan Lodge Truntum Cihampelas, Akomodasi Top rate Di Pusat Kota Bandung
Pasar Aset Kripto Menghijau, Bitcoin Tembus $ 111.000
Awal Juli Ramai! Kai Daop 1 Jakarta Layani Lebih Dari 251 Ribu Pelanggan Sepanjang Libur Sekolah
Portal berita indonsiadalamberita.com Perluas Jangkauan Lewat Kolaborasi Media Nasional
Xrp tiba-tiba saja naik 3%, apakah dampak riple cabut banding terhadap sec?
Permudah Mobilitas Pengguna, Kai Tambah Jumlah Bolak-balik LRT Jabodebek Mulai 1 Juli
Wujudkan Elektrifikasi Jalur Ka Serang
Indosaku Gandeng Kampus Bisnis Umar Usman BSD dalam Literasi Keuangan: “Pindar vs Pinjol” – Biar Nggak Salah Pilih!

Berita Terkait

Minggu, 13 Juli 2025 - 20:14 WIB

Kai Properti Perkenalkan Lodge Truntum Cihampelas, Akomodasi Top rate Di Pusat Kota Bandung

Kamis, 10 Juli 2025 - 20:13 WIB

Pasar Aset Kripto Menghijau, Bitcoin Tembus $ 111.000

Senin, 7 Juli 2025 - 20:13 WIB

Awal Juli Ramai! Kai Daop 1 Jakarta Layani Lebih Dari 251 Ribu Pelanggan Sepanjang Libur Sekolah

Jumat, 4 Juli 2025 - 20:10 WIB

Portal berita indonsiadalamberita.com Perluas Jangkauan Lewat Kolaborasi Media Nasional

Selasa, 1 Juli 2025 - 20:10 WIB

Xrp tiba-tiba saja naik 3%, apakah dampak riple cabut banding terhadap sec?

Berita Terbaru