Saham berjangka AS datar karena Wall St melemah sebelum inflasi, pendapatan Oleh Making an investment.com

- Penulis

Selasa, 9 April 2024 - 06:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

Making an investment.com– Indeks saham berjangka AS sedikit bergerak pada transaksi sore hari Senin, mengikuti penutupan yang tenang di Wall Boulevard karena antisipasi information inflasi utama dan awal musim pendapatan kuartalan menghalangi perdagangan besar.

Pasar saham masih belum pulih dari laporan besar pada hari Jumat, yang membuat para pedagang semakin mengurangi spekulasi bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga pada bulan Juni.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lonjakan imbal hasil Treasury – yang mencapai degree tertinggi dalam empat bulan – juga menekan saham-saham, di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap suku bunga yang lebih tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama.

naik 0,08% menjadi 5,257.50 poin, sementara naik 0,1% menjadi 18,314.00 poin pada 19:12 ET (23:12 GMT). naik 0,05% menjadi 39.239,0 poin.

Inflasi CPI dan risalah rapat Fed menunggu isyarat suku bunga lebih lanjut

Kontrak berjangka sedikit bergerak setelah sesi yang sepi di Wall Boulevard, karena investor menunggu lebih banyak isyarat mengenai jalur suku bunga AS.

Baca Juga:  Libur Panjang, Transera Waterpark Bekasi Dipadati Pengunjung, Wahana Baru Jadi Daya Tarik 

Ditutup pada 5,202.39 poin pada hari Senin, sedangkan berakhir hampir tidak berubah pada 16,253.95 poin. Selesai pada 38.892,80 poin.

information inflasi bulan Maret adalah titik fokus terbesar Wall Boulevard minggu ini. Information tersebut akan dirilis pada hari Rabu dan diperkirakan menunjukkan potensi kenaikan inflasi dan tetap berada di atas goal tahunan The Fed sebesar 2%.

Inflasi yang kaku telah menjadi perdebatan utama bagi The Fed dalam kemungkinan menurunkan suku bunga. Sejumlah pejabat memperingatkan bahwa inflasi yang tinggi akan menunda penurunan suku bunga tahun ini.

Komentar lebih lanjut dari The Fed juga akan dirilis minggu ini, yang akan dirilis pada hari Kamis. Financial institution sentral sejauh ini hanya memberikan sedikit petunjuk mengenai waktu dan ruang lingkup penurunan suku bunga tahun ini.

Sebagian besar pedagang terlihat mengabaikan ekspektasi bahwa The Fed akan menurunkan suku bunga secepatnya pada bulan Juni. Ini menunjukkan peluang 54% untuk pemotongan 25 foundation poin di bulan Juni.

Financial institution-bank Wall St akan memulai musim pendapatan Q1

Antisipasi musim laporan laba kuartal pertama juga membuat Wall Boulevard gelisah.

Baca Juga:  Nvidia, Deckers, Lucid Workforce naik ke pasar awal; Intuit, Hari Kerja Musim Gugur Oleh Making an investment.com

Financial institution-bank besar AS akan memulai musim pendapatan kuartal pertama minggu ini, dengan JPMorgan Chase & Co (NYSE :), Grup Citi Inc (NYSE 🙂 dan Sumur Fargo & Corporate (NYSE 🙂 akan melaporkan pendapatan pada hari Jumat.

Delta Air Strains Inc (NYSE 🙂 dan BlackRock Inc (NYSE 🙂 juga akan memberikan laporan triwulanan minggu ini.

Investor akan mengamati apakah perusahaan-perusahaan besar di Wall Boulevard dapat membenarkan kenaikan besar-besaran dalam valuasi yang terlihat selama tiga bulan terakhir.



[ad_2]

2024-04-09 06:59:01

www.making an investment.com



Berita Terkait

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!
Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar
Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar
Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya
muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan
Cara Menghilangkan Jerawat di Punggung Secara Alami dan Efektif
Soft Opening Master Baker Indonesia: Sekolah Baking Profesional Baru di Surabaya Barat
Kolaborasi Pentahelik, Hamaren Corporation Sukses Gelar Annual Meeting 2025 di Bekasi

Berita Terkait

Senin, 10 November 2025 - 05:15 WIB

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!

Senin, 10 November 2025 - 04:30 WIB

Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar

Senin, 8 September 2025 - 09:20 WIB

Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar

Kamis, 3 Juli 2025 - 19:37 WIB

Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya

Rabu, 18 Juni 2025 - 12:37 WIB

muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan

Berita Terbaru