Sekolah Rusak di KBB Direnovasi 2026, Bupati Jeje: Semua Dilengkapi Guiding Block Ramah Disabilitas

- Penulis

Jumat, 16 Januari 2026 - 09:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail (foto: Abdul Kholilulloh/ilustrasi)

i

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail (foto: Abdul Kholilulloh/ilustrasi)

SEKITARKITA.id – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, akan melakukan perombakan perbaikan bangunan sekolah rusak pada 2026 dengan mengusung konsep infrastruktur ramah disabilitas.

Konsep ini diwujudkan melalui penyediaan sarana dan prasarana yang inklusif, salah satunya dengan pemasangan guiding block (jalur ubin berpola khusus) di lorong-lorong sekolah hingga menuju ruang kelas.

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, mengatakan bahwa perbaikan sekolah rusak tahun 2026 tidak hanya berfokus pada pembenahan fisik bangunan, tetapi juga memperhatikan kebutuhan siswa dan guru berkebutuhan khusus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sarana ramah disabilitas akan kami terapkan di semua sekolah di Bandung Barat. Kita sediakan fasilitas seperti guiding block agar sekolah lebih inklusif,” ujar Jeje kepada wartawan, Kamis (15/1/2026).

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail (foto: Abdul Kholilulloh/ilustrasi)
Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail (foto: Abdul Kholilulloh/ilustrasi)

Jeje menjelaskan, penerapan fasilitas ramah disabilitas sejatinya sudah mulai dilakukan sejak 2025. Beberapa sekolah bahkan telah memiliki guiding block di akses utama menuju ruang kelas.

“Seperti di SMP Negeri 1 Cisarua, jalan-jalan menuju ruang kelas sudah dipasang guiding block. Tahun ini akan kita lanjutkan dan kalau bisa diterapkan di semua sekolah di Bandung Barat,” jelasnya.

Baca Juga:  "Kedengarannya Seperti Switch Drake" – Data Pemuat

Sepanjang tahun 2025, Pemkab Bandung Barat telah menyelesaikan perbaikan 98 ruang kelas tingkat SD dan SMP yang mengalami kerusakan berat, sedang, hingga ringan. Rinciannya, sebanyak 82 ruang kelas SD dan 16 ruang kelas SMP telah rampung diperbaiki.

“Alokasi anggaran untuk perbaikan sekolah mencapai Rp25 miliar. Untuk jumlah ruang kelas di 2026 masih kami hitung, karena jarak dan kondisi sekolah juga mempengaruhi. Kemarin yang diperbaiki rata-rata mengalami rusak berat,” papar Jeje.

Ia menegaskan, pendidikan masih menjadi prioritas utama pemerintah daerah, mengingat berdasarkan data masih banyak sekolah di Bandung Barat yang membutuhkan perbaikan ruang kelas demi kenyamanan kegiatan belajar mengajar (KBM).

“Ini komitmen pemerintah untuk memberikan kenyamanan bagi siswa dan menghadirkan ruang kelas yang layak agar KBM berjalan optimal,” tegasnya.

Jeje juga berharap pihak sekolah dan siswa dapat menjaga fasilitas yang telah diperbaiki, agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.

“Saya berharap fasilitas yang sudah diperbaiki bisa dijaga. Saya lihat di SMPN 1 Cisarua saja sudah ada yang rusak lagi. Ke depan ini harus menjadi perhatian bersama,” ujarnya.

Baca Juga:  KPU Kabupaten Bekasi Gelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Pilkada 2024

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Bandung Barat, Asep Dendih, menambahkan bahwa pembangunan sarana dan prasarana berbasis ramah disabilitas akan menjadi standar dalam perbaikan sekolah ke depan.

“Pada perbaikan sekolah tahun ini juga akan menerapkan hal yang sama, yakni pemasangan guiding block di sekolah-sekolah yang akan diperbaiki,” kata Asep.

Saat ini, Disdik Bandung Barat masih melakukan pendataan jumlah sekolah rusak yang akan menjadi prioritas perbaikan pada tahun anggaran 2026.

“Anggaran Rp25 miliar itu tidak hanya untuk infrastruktur, tapi juga bangku sekolah dan kebutuhan mendesak lainnya,” tandasnya.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : liputan

Berita Terkait

Polisi Bongkar Video Pocong Viral di Bandung Barat, 5 Pemuda Diamankan
Serap Tenaga Kerja, Disnakertrans KBB Gandeng HIPKI Perkuat Pelatihan Vokasi dan Wirausaha
BPVP Bandung Barat Perkuat Pelatihan Vokasi dan Wirausaha Lewat Program HIPKI 2026
Bupati Jeje Komitmen Bersama Polres Cimahi Telusuri Teror Pocong di Bandung Barat
Teror Pocong di Bandung Barat Bikin Warga Resah, Polisi Tingkatkan Patroli dan Siskamling
KADIN KBB Dukung Program PKW dan PKK 2026 HIPKI, Cetak SDM Unggul dan Wirausaha Baru
Bupati Jeje Apresiasi HIPKI Bandung Barat, Program PKW dan PKK 2026 Jadi Terobosan Peningkatan SDM
Bupati Jeje Maknai Hari Buruh dengan Kegiatan Edukatif dan Positif Bahaya Narkoba bagi Buruh

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:59 WIB

Polisi Bongkar Video Pocong Viral di Bandung Barat, 5 Pemuda Diamankan

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:40 WIB

Serap Tenaga Kerja, Disnakertrans KBB Gandeng HIPKI Perkuat Pelatihan Vokasi dan Wirausaha

Selasa, 26 Mei 2026 - 08:25 WIB

BPVP Bandung Barat Perkuat Pelatihan Vokasi dan Wirausaha Lewat Program HIPKI 2026

Senin, 25 Mei 2026 - 20:58 WIB

Bupati Jeje Komitmen Bersama Polres Cimahi Telusuri Teror Pocong di Bandung Barat

Senin, 25 Mei 2026 - 19:10 WIB

KADIN KBB Dukung Program PKW dan PKK 2026 HIPKI, Cetak SDM Unggul dan Wirausaha Baru

Berita Terbaru

Proses penyembelihan dilaksanakan langsung di Rumah Potong Hewan (RPH) Cikamuning, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Rabu (27/5/2026). foto: Abdul Kholilulloh

Tak Berkategori

Jeje Ritchie Kurban Sapi Jumbo 1 Ton di RPH Dispernakan Bandung Barat

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:28 WIB

Ilustrasi pengamen cosplay pocong (foto: Abdul Kholilulloh)

Bandung Barat

Polisi Bongkar Video Pocong Viral di Bandung Barat, 5 Pemuda Diamankan

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:59 WIB