Serangan Iran terhadap Israel menambah masalah maskapai penerbangan di Timur Tengah Oleh Reuters

- Penulis

Senin, 15 April 2024 - 22:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

Oleh Joe Brock

SINGAPURA (Reuters) – Maskapai penerbangan international menghadapi gangguan penerbangan pada Senin setelah serangan rudal dan drone Iran terhadap Israel semakin mempersempit pilihan bagi pesawat untuk melakukan navigasi antara Eropa dan Asia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Serangan Iran terhadap Israel dengan lebih dari 300 rudal dan drone, yang sebagian besar ditembak jatuh oleh sistem pertahanan rudal Israel yang didukung AS, menyebabkan kekacauan di industri penerbangan.

Setidaknya selusin maskapai penerbangan harus membatalkan atau mengubah rute penerbangan selama dua hari terakhir, termasuk Qantas, Lufthansa Jerman, United Airways, dan Air India.

Ini merupakan gangguan terbesar terhadap perjalanan udara sejak serangan terhadap Global Industry Heart pada 11 September 2001, menurut Mark Zee, pendiri OPSGROUP, yang memantau wilayah udara dan bandara.

“Sejak saat itu, kita belum pernah menghadapi situasi dimana banyak wilayah udara ditutup secara berurutan, dan hal ini menciptakan kekacauan,” kata Zee kepada Reuters, seraya menambahkan bahwa gangguan tersebut kemungkinan akan berlangsung beberapa hari lagi.

Baca Juga:  Paramount berencana mengurangi dewan menjadi tujuh direktur di tengah pembicaraan kesepakatan Skydance Oleh Reuters

Masalah rute terbaru ini merupakan pukulan bagi industri yang sudah menghadapi sejumlah pembatasan akibat konflik antara Israel dan Hamas, serta Rusia dan Ukraina.

Wilayah udara Iran digunakan oleh maskapai penerbangan yang melakukan perjalanan antara Eropa dan Asia dan maskapai tersebut akan dibatasi pada dua rute alternatif yang memungkinkan, baik melalui Turki atau melalui Mesir dan Arab Saudi, kata Zee.

Israel menutup wilayah udaranya pada hari Sabtu, sebelum membukanya kembali pada hari Minggu pagi. Yordania, Irak, dan Lebanon juga melanjutkan penerbangan di wilayah mereka.

Maskapai penerbangan besar Timur Tengah, termasuk Emirates Airways, Qatar Airlines dan Etihad Airlines, mengatakan pada hari Minggu bahwa mereka akan melanjutkan operasi di wilayah tersebut setelah membatalkan atau mengubah rute beberapa penerbangan.

© Reuters.  FOTO FILE: Representasi grafis lalu lintas udara menunjukkan wilayah udara di Iran dan negara tetangga Timur Tengah pada 0000 GMT, 14 April 2024. Flightradar24.Com/Handout via REUTERS/File Photo

Belum jelas apakah kerusuhan terbaru ini akan berdampak pada permintaan penumpang, yang tetap tinggi meskipun terjadi konflik di Ukraina dan Gaza, kata Brendan Sobie, analis penerbangan independen.

“Jika situasi politik dan konflik terus meningkat maka suatu saat masyarakat akan khawatir untuk bepergian, namun sejauh ini hal tersebut belum terjadi,” kata Sobie.

Baca Juga:  Harga minyak jatuh di tengah kegelisahan suku bunga AS dan peningkatan persediaan yang mengejutkan Oleh Making an investment.com



[ad_2]

2024-04-15 22:17:19

www.making an investment.com



Berita Terkait

Harga Emas Antam 2 Juni 2026 Turun, Ukuran 0,5 Gram Dijual Mulai Rp1,437 Juta
Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!
Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar
Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar
Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya
muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan
Cara Menghilangkan Jerawat di Punggung Secara Alami dan Efektif
Soft Opening Master Baker Indonesia: Sekolah Baking Profesional Baru di Surabaya Barat

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:20 WIB

Harga Emas Antam 2 Juni 2026 Turun, Ukuran 0,5 Gram Dijual Mulai Rp1,437 Juta

Senin, 10 November 2025 - 05:15 WIB

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!

Senin, 10 November 2025 - 04:30 WIB

Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar

Senin, 8 September 2025 - 09:20 WIB

Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar

Kamis, 3 Juli 2025 - 19:37 WIB

Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya

Berita Terbaru

Ilustrasi sertifikat tanah (foto: jatimnesia.com)

Bandung Barat

Terungkap! Ini Fakta Dugaan Pungli PTSL di Ngamprah Bandung Barat

Sabtu, 6 Jun 2026 - 19:45 WIB

Komisi I DPRD Buka Peluang ASN KBB Ikut Kontestasi BPD 2026

Bandung Barat

Komisi I DPRD Buka Peluang ASN KBB Ikut Kontestasi BPD 2026

Sabtu, 6 Jun 2026 - 09:01 WIB