SEKITARKITA.id- Puluhan bangunan rumah huni dan tempat usaha yang berdiri di kawasan Situ Ciburuy, Desa Ciburuy, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), dipastikan bakal dibongkar.
Langkah ini menyusul adanya rencana pembenahan kawasan Situ Ciburuy oleh Dinas Sumber Daya Air (DSDA) Provinsi Jawa Barat dan Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Sumber Daya Air (UPTD PSDA) wilayah Sungai Citarum terkait tidak boleh ada bangunan liar berdiri di area tersebut.
Kepala Desa Ciburuy, Firmansyah, mengungkapkan pihaknya telah menerima tembusan resmi mengenai program revitalisasi Situ Ciburuy.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, masyarakat sudah mendapatkan sosialisasi awal terkait pembongkaran bangunan yang berdiri di lahan milik negara.
“Kami sudah menerima informasi dari DSDA dan UPTD PSDA terkait rencana pembenahan di kawasan Situ Ciburuy. Regulasi jelas menyatakan tidak boleh ada bangunan liar. Sosialisasi kepada masyarakat juga sudah dilakukan, termasuk mengenai rencana pembangunan kembali Balai Pinton serta pengerukan sedimentasi di area situ,” ujar Firmansyah saat ditemui sekitarkita.id, Senin (16/9/2025).
Firmansyah menyebut, mayoritas bangunan yang bakal terdampak berada di RW 5, RW 6, RW 7, RW 8, RW 14, RW 15, dan RW 16. Bangunan tersebut selama ini digunakan sebagai rumah huni maupun tempat usaha oleh warga sekitar.
“Kalau jumlah pastinya masih menunggu data resmi, tapi yang jelas banyak. Termasuk rumah-rumah warga dan bangunan usaha di fasilitas umum. Sosialisasi sudah dilakukan, sehingga warga diharapkan siap ketika nanti pembongkaran dilakukan,” tambahnya.
Selain rumah huni, kata dia, sejumlah kios dan lapak pedagang di sekitar area juga akan dibongkar. Namun pemerintah desa menegaskan bahwa pedagang akan tetap dialokasikan ke lokasi khusus yang tengah disiapkan.
“Untuk para pedagang, kami sudah komunikasikan dengan dinas terkait agar mereka bisa direlokasi ke tempat khusus. Prinsipnya tidak ada yang dirugikan. Kami mendorong agar solusi tetap berpihak pada masyarakat, terutama keluarga yang kurang mampu,” jelas Firmansyah.
Revitalisasi Situ Ciburuy
Dikatakan Firman, Dalam rencana besar pembenahan Situ Ciburuy, pemerintah akan membangun kembali Balai Pinton yang sempat terbengkalai sejak 2021.
“Melakukan pengerukan sedimentasi guna mencegah banjir di kawasan sekitar. Menata kembali kawasan wisata air, sehingga lebih representatif dan ramah pengunjung,” ujarnya.
Firmansyah menegaskan, pemerintah desa terus berkomunikasi dengan PSDA, UPTD, dan Pemprov Jawa Barat agar pembenahan berjalan lancar tanpa menimbulkan konflik sosial.
“Kami berharap masyarakat memahami bahwa ini untuk kepentingan bersama. Situ Ciburuy adalah aset wisata sekaligus kawasan konservasi yang harus dijaga. Jika ditata dengan baik, manfaatnya akan kembali ke masyarakat,” pungkasnya.
Puluhan rumah huni dan kios pedagang di area Situ Ciburuy, Bandung Barat, akan dibongkar dalam rangka pembenahan kawasan. Pemdes pastikan pedagang akan direlokasi dan Balai Pinton dibangun kembali.
Editor : Abdul Kholilulloh
Sumber Berita : Liputan








