Terkuak, Identitas Pria Ditemukan Tewas Ternyata Warga Ngamprah Bandung Barat

- Penulis

Sabtu, 10 Agustus 2024 - 08:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEKITARKITA.id- Terkuak sosok jenazah pria yang ditemukan warga diduga melompat dari jembatan Kampung Sasakbesi, RW 04, Desa Gadobangkong, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jumat (9/8/2024).

Belakangan diketahui, jenazah Asep Maulana warga Kampung Caringin, RT04/RW01, Desa Margajaya, Kecamatan Ngamprah itu ditemukan tergeletak di pinggir rel kereta api.

Camat Ngamprah, Agnes Virganty mengatakan, mungkin membenarkan kejadian tersebut. Ia mendapatkan kabar duka tersebut sekitar pukul 13.20 WIB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ini, kata Agnes, penghentian tengah berkoordinasi dengan keluarga korban, terkait kematian korban menyerahkan sepenuhnya kepada aparat kepolisian.

Seorang pria ditemukan tewas di bawah jembatan rel kereta desa Gadobangkong, Kecamatan Ngamprah KBB (foto: istimewa)
Seorang pria ditemukan tewas di bawah jembatan rel kereta desa Gadobangkong, Kecamatan Ngamprah KBB (foto: istimewa)

“Kami pastikan dengan pak Kapolsek Padalarang bahwa korban ini memang benar warga Caringin, Desa Margajaya ditemukannya atau TKP di Desa Gadobangkong. Dan pemerintah desa sedang berkoordinasi dengan keluarganya,” jelasnya.

“Terkait kematian korban, kalau melihat di TKP ditemukan sudah meninggal dunia (jenasah), apakah ini memang meninggal kenapa terkait kronologi dan motifnya kita serahkan kepada pihak kepolisian yang berwenang. Yang pasti hari ini kami tengah berikhtiar tentang pemakamannya,” sambungnya.

Baca Juga:  Anton Sukartono Kembali Diusung, Demokrat KBB Bidik 7 Kursi DPRD pada Pemilu 2029

Sementara itu, Kapolsek Padalarang, AKP Kusmawan yang datang ke lokasi kejadian mengungkapkan, hingga kini masih mengumpulkan bukti-bukti dan keterangan terkait kejadian tersebut.

Related Posts

Dirinya pun belum bisa memberikan keterangan lebih rinci mengenai latar belakang korban melakukan aksi nekatnya tersebut.

“Kami masih melakukan pulbaket dan klarifikasi ke alamat yang ada di identitas. Korban berjenis kelamin laki-laki dan berasal dari Desa Margajaya, Ngamprah,” tandasnya.

Sementara itu tim inafis dari Polres Cimahi yang datang ke lokasi langsung melakukan penyelamatan jenazah korban.

Sebelumnya, seorang pria diduga bunuh diri dengan cara melompat dari jembatan Kampung Sasakbesi, RW 04, Desa Gadobangkong, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jumat (9/8/2024).

Baca Juga:  Obat Terlarang Marak Dijual Bebas Di Tengah Masyarakat Diwilayah Cikarang Barat

Berdasarkan penuturan saksi mata dilokasi, Juariah (54) menyebut, aksi nekat tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 WIB.

Awalnya, Juariah hanya melihat korban berjalan di atas jembatan seperti yang kebingungan.

Namun tiba-tiba dia berdiri di tengah-tengah jembatan dan melangkahi pagar pembatas jembatan setinggi kurang lebih setengah meter dengan posisi tubuh menghadap ke arah rel kereta.

Dia kemudian meletakan dompet dan botol minuman kemasan di pinggirnya dengan santai, sambil kedua tangannya memegang besi pembatas jembatan.

Sesaat ketika melihat akan ada kereta yang melintas dia seperti yang siap-siap akan meloncat. Ketika posisi kereta sudah dekat, dia lalu loncat dari atas jembatan.

“Jembatan itu tingginya kurang lebih 10 meter. Dari identitas yang ditemukan di lokasi, korban berjenis kelamin laki-laki itu diketahui bernama Agus Mulyna (57) warga Desa Margajaya, Kecamatan Ngamprah,” ungkapnya saat ditemui di lokasi.

“Lompatnya pas ada kereta warna ijo (feeder) mau lewat. Tapi kayanya enggak ketabrak kereta, keliatan ada darah dari kepala dan mulut,” tambahnya.

Baca Juga:  Pimpin Apel Siaga Bencana dan Jamnas Relawan LPBINU di Situ Cisanti Bandung, Kang Ace Persiapkan Penanggulangan Bencana

Kontak Bantuan

Bunuh Diri bisa terjadi pada saat seseorang mengalami depresi dan tidak ada orang yang membantu.

Jika Anda memiliki permasalahan yang sama, jangan menyerah dan memutuskan mengakhiri hidup.

Layanan konseling bisa menjadi pilihan Anda untuk meringankan keresahan yang ada.

Untuk mendapatkan layanan kesehatan jiwa atau untuk mendapatkan berbagai alternatif layanan konseling.

Anda bisa simak website Into the Light Indonesia di bawah ini:

https://www.intothelightid.org/tentang-bunuh-diri/hotline-dan-konseling

Kementerian Kesehatan RI juga telah menyiapkan lima rujukan RS Jiwa yang telah dilengkapi dengan layanan telepon konseling kesehatan jiwa dan pencegahan bunuh diri:

RSJ Amino Gondohutomo Semarang | (024) 6722565RSJ Marzoeki Mahdi Bogor | (0251) 8324024, 8324025, 8320467RSJ Soeharto Heerdjan Jakarta | (021) 5682841RSJ Prof Dr Soerojo Magelang | (0293) 363601RSJ Radjiman Wediodiningrat Malang | (0341) 423444

 



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Laporan: Yudha

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perang Lawan Penyakit Masyarakat, Polres Cimahi Musnahkan 15 Ribu Botol Miras Ilegal
Bupati Jeje Tinjau Siswa Naik Rakit di Waduk Saguling, Siapkan Transportasi Antar Jemput
PWI Jabar Kecam Oknum Wartawan Ngamuk di SDN Sukabumi, Tegaskan Wartawan Bukan Preman
Kondisi Pasca 16 Bangunan Liar Dibongkar, Pedagang di Padalarang Belum Dapat Relokasi
Ngeri! Pelajar SMP Tewas Terlindas Truk di Padalarang Bandung Barat
Pembongkaran Bangli di Sukamulya Padalarang, Warga RW 25 Pertanyakan Keadilan
Tahap Pertama, 16 Bangunan Liar di Padalarang Akhirnya Dibongkar Paksa!
Misteri Kematian Pria di Kontrakan Padalarang, Diduga Meninggal karena Sakit

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 18:02 WIB

Perang Lawan Penyakit Masyarakat, Polres Cimahi Musnahkan 15 Ribu Botol Miras Ilegal

Rabu, 2 September 2026 - 09:46 WIB

Bupati Jeje Tinjau Siswa Naik Rakit di Waduk Saguling, Siapkan Transportasi Antar Jemput

Rabu, 2 September 2026 - 08:32 WIB

PWI Jabar Kecam Oknum Wartawan Ngamuk di SDN Sukabumi, Tegaskan Wartawan Bukan Preman

Selasa, 1 September 2026 - 14:23 WIB

Kondisi Pasca 16 Bangunan Liar Dibongkar, Pedagang di Padalarang Belum Dapat Relokasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:50 WIB

Pembongkaran Bangli di Sukamulya Padalarang, Warga RW 25 Pertanyakan Keadilan

Berita Terbaru