Terkuak! Oknum Kepsek SDN Teluk Pucung 01 Bekasi diduga lakukan pungli, ini faktanya

- Penulis

Selasa, 30 Januari 2024 - 18:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Bekasi | SekitarKita.id,- Diduga pungutan liar (pungli) kembali terjadi di Sekolah Dasar (SD) Negeri Teluk Pucung 01, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, para oknum terduga pelaku raup untung ratusan ribu hingga jutaan rupiah.

Ilham salah satu orang tua murid membeberkan kebobrokan oknum guru yang diduga melakukan pungli, ia mengatakan, pihak sekolah meminta uang iuran tanpa adanya musyawarah dengan wali murid.

Adapun besaran pungutan untuk uang raport yakni Rp.75.000.00,- lalu uang foto raport Rp.35.000.00,- dan iuran seragam untuk siswa Rp 590.000.00,- untuk siswi sebesar Rp.610.000.00,-.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Memang benar pihak sekolah meminta sejumlah uang, mereka bilang buat sampul raport, poto dan seragam, karena anak saya laki-laki total Rp700 ribu rupiah. Pungutan tersebut tidak ada Musyawarah terlebih dahulu antara pihak sekolah, Komite, dan orang tua murid,” kata Ilham kepada wartawan saat ditemui dilokasi, Selasa (30/01/2024).

Merujuk pada Permendikbud, ada 13 komponen yang dibiayai oleh dana BOS yakni:

-Pengembangan perpustakaan

Baca Juga:  Kronologi kebakaran Gudang peluru TNI, Pangdam Jaya: ledakan dari amunisi kadaluarsa

-Kegiatan penerimaan peserta didik baru

-Pembelajaran dan ekstrakurikuler

-Ulangan dan ujian

-Pembelian bahan habis pakai

-Langganan daya dan jasa

-Perawatan/rehab dan sanitasi

-Pembayaran honor bulanan

-Pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan

-Membantu siswa miskin

-Pengelolaan sekolah

-Pembelian dan perawatan komputer

dan biaya lainnya.

Ilham menyebut, berlandaskan Permendikbud itu, kata dia, pihaknya berencana akan melaporkan kepada Aparat Penegak Hukum (APH) ke Kejaksaan Negeri Kota Bekasi dengan laporan dugaan pungli atau praktek jual beli dilingkungan sekolah dasar negeri (SDN).

“Beberapa hari yang lalu Tim Saber Pungli mendatangi SDN tersebut, tapi anehnya Tim Saber Pungli Kota Bekasi tidak ada tindakan sama sekali,” keluhnya.

Menurut Ilham, diduga Tim Saber Pungli seolah tutup mata melihat fenomena yang terjadi di SDN Teluk Pucung 01, dirinya juga berencana akan melaporkan kasus ini ketingkat lebih tinggi sampai akar permasalahannya benar-benar tuntas.

Disisi lain, saat tim SekitarKita.id menyambangi SDN Teluk Pucung 01 tersebut, seorang guru inisial N mengatakan, kepala sekolah dan guru yang diduga kuat terlibat tidak berada ditempat, seolah enggan memberikan komentar lebih jauh soal perkara dugaan pungli itu.

Baca Juga:  SiLPA Rp200,5 Miliar Jadi Alarm Serius, DPRD KBB Desak Percepatan Realisasi Anggaran 2026

“Saya lagi sibuk pak, masih ngurus anak anak murid, ga bisa ga ada waktu,” kata guru inisial N secara singkat.

Hal yang sama juga diutarakan guru Tata Usaha (TU), Yeti, ia mengatakan, bahwa kepala sekolah SDN Teluk Pucung 01 tidak berada ditempat lantaran jadwal kesibukan.

“Tidak ada pak,” cetus Yeti.

Hingga berita ini dilansir, tim masih menelusuri dugaan pungli tersebut, pihak sekolah baik kepala sekolah dan guru SDN Teluk Pucung 01 yang terlibat enggan mengomentari hal ini lebih jauh.

Sebagai informasi, jika melihat dari Hukuman pidana bagi pelaku pungli bisa dijerat dengan Undang-Undang No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Pidana Korupsi, khususnya Pasal 12 E dengan ancaman hukuman penjara minimal empat tahun dan maksimal 20 tahun.

Pelaku pungli juga bisa dijerat dengan Pasal 368 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal sembilan bulan. Pelaku pungli berstatus PNS dengan dijerat dengan Pasal 423 KUHP dengan ancaman maksimal enam tahun penjara.

 

Laporan: Darto Cs

Editor: Abdul Kholilulloh

Baca Juga:  Miris! Jeritan wali murid soal iuran seragam di SDN Teluk Pucung 01 Kota Bekasi



Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gardu Listrik Keluarkan Gas, Bikin Warga Padalarang Bandung Barat Resah
Video Detik-detik Tanggul Sungai Cikalintu Bandung Jebol, Puluhan Rumah Terdampak
Viral ! Lewat Jalan Rusak, Pasien Kangker Otak di Cililin Bandung Barat Ditandu 
Baru Diresmikan Wamendagri Bima Arya, Dua Bangunan KDMP di Padalarang Rusak Diterjang Puting Beliung
520 Rumah Rusak Diterjang Puting Beliung di KBB, Gedung KDMP Turut Terdampak
Apes! Mobil Box Pengangkut MBG Terperosok di Jembatan Gantung Bandung Barat
Pasca Puting Beliung Terjang KBB, Warga Padalarang Evakuasi Pohon Tumbang Tutup Akses Jalan
Kronologi Puting Beliung Terjang Bandung Barat, Rumah Warga Padalarang Rusak hingga Pohon Tumbang

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Gardu Listrik Keluarkan Gas, Bikin Warga Padalarang Bandung Barat Resah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:24 WIB

Video Detik-detik Tanggul Sungai Cikalintu Bandung Jebol, Puluhan Rumah Terdampak

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:55 WIB

Viral ! Lewat Jalan Rusak, Pasien Kangker Otak di Cililin Bandung Barat Ditandu 

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:31 WIB

Baru Diresmikan Wamendagri Bima Arya, Dua Bangunan KDMP di Padalarang Rusak Diterjang Puting Beliung

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:02 WIB

520 Rumah Rusak Diterjang Puting Beliung di KBB, Gedung KDMP Turut Terdampak

Berita Terbaru