Tesla memangkas harga di China, Jerman, dan seluruh dunia setelah pemotongan di AS Oleh Reuters

- Penulis

Senin, 22 April 2024 - 03:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

Oleh Hyunjoo Jin, Ethan Wang dan Christoph Steitz

BEIJING/FRANKFURT (Reuters) – Tesla telah memangkas harga di sejumlah pasar utamanya – termasuk di Tiongkok dan Jerman – setelah pemotongan harga di Amerika Serikat – karena Tesla bergulat dengan penurunan penjualan dan semakin intensifnya perang harga untuk kendaraan listrik (EV) , terutama terhadap kendaraan listrik Tiongkok yang lebih murah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemotongan harga terjadi setelah pembuat kendaraan listrik milik Elon Musk melaporkan bulan ini bahwa pengiriman kendaraan world pada kuartal pertama turun untuk pertama kalinya dalam hampir empat tahun.

Tesla (NASDAQ:) memangkas harga awal Style 3 yang diperbarui di Tiongkok sebesar 14.000 yuan ($1.930) menjadi 231.900 yuan ($32.000), situs resminya menunjukkan pada hari Minggu.

Di Jerman, produsen mobil tersebut memangkas harga penggerak roda belakang Style 3 menjadi 40.990 euro ($43.670,75) dari 42.990 euro, harga tersebut sejak bulan Februari.

Ada juga pemotongan harga di banyak negara lain di Eropa, Timur Tengah dan Afrika, kata juru bicara Tesla.

Baca Juga:  Yulhee berbagi kehidupan sehari-hari dan rumah barunya setelah perceraiannya

Produsen mobil tersebut memangkas harga kendaraan Style Y, Style X dan Style S di AS sebesar $2.000 pada hari Jumat. Pada hari Sabtu, perusahaan tersebut memangkas harga perangkat lunak asisten pengemudi Complete Self-Using menjadi $8.000 dari $12.000 di Amerika Serikat.

Produsen mobil listrik ini lamban memperbarui model-model lamanya karena suku bunga yang tinggi telah melemahkan selera konsumen terhadap barang-barang mahal, sementara para pesaingnya di Tiongkok, pasar mobil terbesar di dunia, meluncurkan model-model yang lebih murah.

Akhir pekan ini, Musk menunda rencana perjalanannya ke India, di mana ia akan bertemu Perdana Menteri Narendra Modi, dengan alasan kewajibannya di Tesla. Kunjungan tersebut termasuk pengumuman rencana Tesla untuk memasuki pasar Asia Selatan, menurut laporan Reuters pada hari Sabtu.

Musk mengatakan Senin lalu bahwa Tesla akan memberhentikan lebih dari 10% tenaga kerja globalnya karena pembuat mobil tersebut bersiap menghadapi penurunan pengiriman tahunan pertamanya.

Pengumuman tersebut muncul setelah Reuters melaporkan pada tanggal 5 April bahwa Tesla telah membatalkan rencananya untuk mengembangkan kendaraan listrik terjangkau yang telah lama ditunggu-tunggu dan mendukung robotaxis. Musk menulis bahwa “Reuters berbohong” setelah laporan tersebut, tanpa menyebutkan ketidakakuratan apa pun. Dia belum berbicara lebih jauh tentang mannequin tersebut, sehingga membuat investor menuntut kejelasan.

Baca Juga:  Rahasia Bola Ajaib: Memandu Bintang di Dunia Ramalan

Saham Tesla telah jatuh 40,8% sepanjang tahun ini.

© Reuters.  FOTO FILE: Logo Tesla terlihat melalui stasiun pengisian daya di luar toko pembuat kendaraan listrik (EV) di Beijing, Cina 4 Januari 2024. REUTERS/Florence Lo/File foto

($1 = 7,2403 renminbi)

($1 = 0,9386 euro)



[ad_2]

2024-04-22 03:25:52

www.making an investment.com



Berita Terkait

Harga Emas Antam 2 Juni 2026 Turun, Ukuran 0,5 Gram Dijual Mulai Rp1,437 Juta
Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!
Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar
Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar
Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya
muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan
Cara Menghilangkan Jerawat di Punggung Secara Alami dan Efektif
Soft Opening Master Baker Indonesia: Sekolah Baking Profesional Baru di Surabaya Barat

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:20 WIB

Harga Emas Antam 2 Juni 2026 Turun, Ukuran 0,5 Gram Dijual Mulai Rp1,437 Juta

Senin, 10 November 2025 - 05:15 WIB

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!

Senin, 10 November 2025 - 04:30 WIB

Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar

Senin, 8 September 2025 - 09:20 WIB

Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar

Kamis, 3 Juli 2025 - 19:37 WIB

Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya

Berita Terbaru