Tiongkok membeli banyak emas. UBS menjelaskan alasannya Oleh Making an investment.com

- Penulis

Sabtu, 11 Mei 2024 - 23:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

Selera Tiongkok terhadap emas tetap kuat, analis UBS menganalisis sentimen dan tren yang mendorong dinamika pasar emas negara tersebut. Meskipun ada beberapa keraguan, sentimen terhadap emas di Tiongkok sebagian besar bersifat bullish, mencerminkan pandangan positif yang diimbangi oleh kehati-hatian.

Kunjungan UBS ke Tiongkok baru-baru ini mengungkapkan optimisme terhadap emas, meskipun ada kekhawatiran mengenai kenaikan harga emas yang cepat dan rusaknya korelasi makro. Pelaku pasar di Tiongkok, seperti halnya pelaku pasar international, penasaran dengan asal muasal lonjakan aktivitas pembelian emas baru-baru ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam jangka pendek, terdapat konsensus di kalangan investor Tiongkok bahwa penurunan harga emas harus dilihat sebagai peluang pembelian. Meskipun ekspektasi terhadap harga emas tetap optimis dalam jangka menengah dan panjang, banyak yang mengantisipasi periode konsolidasi dalam waktu dekat. Jeda ini dapat menghidupkan kembali permintaan fisik, yang baru-baru ini mengalami kemunduran, dan memberikan peluang bagi minat spekulatif untuk melakukan kalibrasi ulang.

Menariknya, UBS mengamati ekspektasi kenaikan harga yang relatif terbatas di kalangan pelaku pasar Tiongkok dibandingkan dengan wilayah lain. Pendekatan hati-hati ini sebagian disebabkan oleh keraguan terhadap potensi penurunan suku bunga oleh Federal Reserve, mengingat ketahanan information ekonomi AS.

Baca Juga:  Saham melemah, emas mencapai puncak baru karena pasar mempertimbangkan waktu pemotongan Fed Oleh Reuters

Meskipun ada sentimen hati-hati, impor emas Tiongkok pada kuartal pertama tetap kuat, menentang kenaikan 10% pada harga emas dalam mata uang Yuan Tiongkok. Namun, pembelian emas oleh financial institution sentral mengalami penurunan yang signifikan, dengan pembelian emas resmi Tiongkok pada kuartal pertama turun secara signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Tren ini berlanjut hingga bulan April, menunjukkan potensi pelonggaran pembelian emas sektor resmi secara keseluruhan.

Iklan pihak ketiga. Bukan tawaran atau rekomendasi dari Making an investment.com. Lihat pengungkapan Di Sini atau
Hilangkan iklan
.



[ad_2]

2024-05-11 23:49:28

www.making an investment.com



Berita Terkait

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!
Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar
Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar
Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya
muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan
Cara Menghilangkan Jerawat di Punggung Secara Alami dan Efektif
Soft Opening Master Baker Indonesia: Sekolah Baking Profesional Baru di Surabaya Barat
Kolaborasi Pentahelik, Hamaren Corporation Sukses Gelar Annual Meeting 2025 di Bekasi

Berita Terkait

Senin, 10 November 2025 - 05:15 WIB

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!

Senin, 10 November 2025 - 04:30 WIB

Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar

Senin, 8 September 2025 - 09:20 WIB

Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar

Kamis, 3 Juli 2025 - 19:37 WIB

Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya

Rabu, 18 Juni 2025 - 12:37 WIB

muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan

Berita Terbaru

Kantor Bapenda KBB (foto: Abdul Kholilulloh)

Bandung Barat

Capaian Pajak KBB 2026 Melejit Rp183 Miliar, PBB Masih Terseok

Senin, 20 Apr 2026 - 20:00 WIB