Tokoh Bandung Barat Berharap, Rotasi Mutasi Jabatan Harus Sesuai Keahliannya

- Penulis

Kamis, 1 Desember 2022 - 06:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompleks perkantoran Pemkab Bandung Barat (foto: Abdul Kholilulloh).

i

Kompleks perkantoran Pemkab Bandung Barat (foto: Abdul Kholilulloh).

BANDUNG BARAT| SekitarKita.id – Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan memberi sinyal dalam waktu dekat bakal ada pelantikan pejabat di lingkungan pemerintahan Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Menurutnya, struktur kepegawaian di lingkungan Pemkab Bandung Barat sudah tersusun sekitar 60-70 persen. Persiapan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi ketika jabatan ada yang kosong.

Menanggapi kebijakan Bupati tersebut, Paguyuban Pejuang Peduli Pembangunan Kabupaten Bandung Barat (P4KBB), Jacob Anwar Leuwi menggatakan, pihaknya menyambut baik rotasi mutasi yang segera dilakukan Pemkab Bandung Barat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua P4KBB, Jacob Anwar Leuwi.

“Kalau saya sih menyambut baik ya untuk rotasi mutasi ini, mengingat di KBB terlalu banyaknya jabatan-jabatan kosong dari mulai Seketaris juga Kabid meskipun sebenarnya kalau tidak terpepet,” katanya saat ditemui sekitarKita.id di Ngamprah, Kamis (01/12/2022).

Ia menilai, untuk rotasi mutasi harus dilaksanakan secepatnya, akan tetapi, kata Jacob, melihat dari pada kebutuhan-kebutuhan di KBB ini sangat penting sekali jabatan kosong yang harus segera ter isi.

“Secara otomatis harus segera Pa Hengky ini harus segera melaksanakan rotasi mutasi tersebut dan akibat dari pada mutasi ini tentu saja akan terjadi rotasi sampai ke tingkat bawah karna ini di bawah juga kan harus di isi lagi,” tuturnya.

Baca Juga:  Aksi Cepat Personel Propam Polres Samosir Bantu Korban Kecelakaan di Simanindo

Kendati demikian, pihaknya berharap mudah-mudahan mereka yang akan menempati jabatan itu sesuai dengan keahliannya.

“Jangan sampai mereka itu datang menjabat tetapi terus belajar dan belajar lagi akhirnya terlambat karena, kita melihat pembangunan KBB sekarang di era defisit karena pejabatnya masih belajar,” tuturnya.

“Sekarang ini cukup prihatin juga ya, banyak sekali isu-isu yang beredar baik untuk pemangkasan dari pada honorer ataupun juga dari dinas-dinas yang memang tidak bisa bergerak karena dananya tidak ada,” sambungnya.

Dikatakan Jacob kembali, kalau melihat kebutuhan sekarang, rotasi mutasi jabatan tepat dan tidak terlalu terburu-buru,

“Saya menilai ini tepat harus segera lakukan perbaikan struktur, saya kira juga ga terburu buru malahan ini kan udah lama rencana mutasi ini, saya kira juga harusnya bulan bulan ini laksanakan mutasi tapi entah kenapa mundur terus,” sambungnya.

Hal ini dipermudah, terang Jacob, mengingat sekarang Bupati sudah definitif dan bisa melakukan mutasi, namun kembali ia menegaskan agar di harapkan sesuai dengan di siplin ilmunya.

Baca Juga:  Duka Pemilu 2024, anggota KPPS di Bandung Barat meninggal dunia

“Penempatannya personel sesuai dengan ilmunya. Kalau dia itu orang hukum ya di kabag hukum kalau dia orang pertanian ya insinyur pertanian jangan orang pertanian tapi dia ilmunya di menejement yang lain rasanya kurang tepat akhirnya dia belajar lagi belajar lagi,” sindirnya.

“Banyak sekali tumpang tindih ya insinyur pembangunan tapi akhirnya di pertanian yaitu jadi ga akan sinkron di bawahnya S2 pertanian kepala dinasnya bukan dari pertanian. Disini terjadi satu miskomunikasi ya akhirnya kurang sinkron harus tepat agar pembangunan ini bisa larcar,” bebernya.

Seperti yang diketahui, Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan dalam waktu dekat akan segera melakukan rotasi memutasi jabatan diwilayah Pemda Bandung Barat.

Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan

“Bisa Minggu ini, nanti sore atau besok pagi. Karena sebenarnya, struktur (kepegawaian) sudah tersusun. Ya sekitar 60-70 persen dirombak,” kata Bupati Hengki Kurniawan di Ngamprah, Senin (28/11/2022).

Dilanjutkan Hengky, sudah setahun ini memberikan kepercayaan kepada ASN dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk menyusun anggaran.

“Setahun ini saya sudah memberi kepercayaan, tapi saya melihat ada beberapa hal yang harus dievaluasi. Saya ingin 2023 dampaknya dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga:  Bawaslu KBB buka Posko pengaduan usai data warga dicatut syarat dukungan paslon Bupati independen

Ia berharap, di tengah kondisi keterbasan anggaran harusnya ASN lebih berpikir kreatif. Bagaimana mengoptimalkan potensi yang ada seperti memanfaatkan corporate social responsibility (CSR) perusahaan.

“Di KBB itu banyak perusahaan, kita bisa mengoptimalkan CSR untuk kepentingan masyarakat. Jangan hanya terlalu bergantung pada anggaran pemerintah yang terbatas,” tuturnya.

Apalagi, lanjutnya, 2023 menjadi tahun terakhir mewujudkan visi misi. Untuk itu, ASN harus selalu gerak cepat, memuaskan rakyat, dan harus bisa memahami dengan kondisi lingkungannya.

“Saya selalu mengingatkan hal itu dalam setiap rapat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan apel pagi. ASN itu harus kreatif, tidak begitu-begitu saja,” tandasnya.

Berdasarkan data dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) KBB sejumlah jabatan kosong yaitu untuk Eselon III A untuk posisi Camat ada 3 jabatan kosong, 9 Sekretaris, kemudian Eselon III B terdiri dari 4 jabatan Sekretaris Camat dan 16 jabatan Kepala Bidang.

Selanjutnya, untuk Eselon IV A yang kosong ada 10 jabatan Kepala Seksi/Kepala UPTD, sedangkan Eselon IV B ada 3 jabatan Kasubag Kecamatan yang kosong.



Penulis : Abdul Kholilulloh 

Editor : Abdul Kholilulloh

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemarau Panjang, Yonif TP 938/Pancasona Salurkan Air Bersih untuk Warga KBB 
Rumput Langka, Peternak KBB Mulai Kelimpungan Cari Pakan hingga ke Luar Daerah
Bak Istana Presiden, Jurnalis Masuk Gedung Mewah DPRD KBB Malah Diusir, Alasannya Bikin Geleng Kepala
Warga Sukamulya Padalarang Kekeringan, Wakil Ketua DPRD KBB Pipih Supriati Bangun Sumur Bor 
Aksi Nyata Prajurit Yonif TP 938/Pancasona, Bantu Warga Bandung Barat Buka Lahan Pelebaran Jalan
Website PWI Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah, Grand Launching 1 Oktober 2026
Polemik Lahan SDN 2 Kertamulya Kembali Mencuat, Disdik Klaim Pemda KBB Pernah Menang Sengketa
Sengketa Lahan Memanas, Spanduk Ahli Waris Muncul di SDN 2 Kertamulya Bandung Barat

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 22:48 WIB

Kemarau Panjang, Yonif TP 938/Pancasona Salurkan Air Bersih untuk Warga KBB 

Kamis, 24 September 2026 - 19:12 WIB

Rumput Langka, Peternak KBB Mulai Kelimpungan Cari Pakan hingga ke Luar Daerah

Kamis, 24 September 2026 - 12:42 WIB

Bak Istana Presiden, Jurnalis Masuk Gedung Mewah DPRD KBB Malah Diusir, Alasannya Bikin Geleng Kepala

Rabu, 23 September 2026 - 22:27 WIB

Warga Sukamulya Padalarang Kekeringan, Wakil Ketua DPRD KBB Pipih Supriati Bangun Sumur Bor 

Rabu, 23 September 2026 - 21:29 WIB

Aksi Nyata Prajurit Yonif TP 938/Pancasona, Bantu Warga Bandung Barat Buka Lahan Pelebaran Jalan

Berita Terbaru