Tragis, kesaksian Aep warga Bekasi saat Vina Cirebon dibunuh ‘bukan kecelakaan’

- Penulis

Kamis, 23 Mei 2024 - 22:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Bekasi | SekitarKita.id,-Seorang pemuda bernama Aep (30) warga asal Kampung Pilar Barat, Desa Karang Asih, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi mengaku melihat peristiwa kejadian pembunuhan Vina Cirebon. Aep merupakan saksi kunci kejadian tersebut.

Aep menjelaskan, kronologi kasus pembunuhan dan pemerkosaan Vina Cirebon bermula terjadi sekitar pukul 23.00 WIB. Saat peristiwa berlangsung dirinya sedang berada di sebuah warung dekat lokasi kejadian.

Aep merupakan seorang pekerja di salah satu bengkel cuci mobil yang lokasinya tak jauh dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Cirebon. Tragedi pilu yang terjadi 8 tahun lalu tersebut ternyata masih menyisakan misteri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dari 2016 (diperiksa polisi jadi saksi),” kata Aep ketika diwawancarai di Cikarang, pada Kamis (23/05/2024).

Saat itu, kata Aep, dia melihat korban melintas dengan sepeda motor dan tak lama dilempari batu oleh kelompok remaja yang sedang kumpul di dekat lokasi kejadian.

“Kejadian itu kebetulan saya lagi di warung terus ada pengendara motor yang berseragam XTC lewat terus langsung dilempari batu,” jelas Aep.

Baca Juga:  Dukungan Paslon HADE Menguat, ada DPD BAPEKSI Jabar "Siap Tempur"

Dijelaskan Aep setelah itu, ia melihat sekelompok remaja tersebut mengejar korban. Diperkirakan remaja itu berjumlah sekitar 8 orang.

“Terus dikejar-kejar. Di situ juga anak-anak ada sekitaran 8 orang. Cuma yang memepet itu ada 4 motor,” jelasnya kembali.

Takut melihat kondisi itu, Aep pun bergegas meninggalkan lokasi. Setelah itu, kata Aep, dirinya mengaku sudah tidak tahu lagi peristiwa yang terjadi pada Vina dan kekasihnya itu.

Kendati demikian, Aep memastikan bahwa kematian Vina dan kekasihnya bukan karena kecelakaan. “Enggak (bukan kecelakaan) memang itu yang saya lihat,” tegas Aep.

Diakui Aep, dirinya tidak mengenal para pelaku yang mengejar Vina dan kekasihnya pada saat kejadian.

Namun, dia sering melihat para pelaku kumpul di depan tempat tongkrongan yang ada di depan tempat kerjanya.

“Ya cuma mengenal wajah (pelaku) saja cuma nama-nama saya tidak tahu. Gak ada (hubungan) sebatas teman tidak ada. Ini saya tahu aja itu anak-anak sering nongkrong di sana depan bengkel saya,” tandasnya.

Diketahui, tragedi pilu yang terjadi 8 tahun lalu tersebut ternyata masih menyisakan misteri. Kasus Vina Cirebon kembali ramai diperbincangkan setelah viral diangkat ke layar lebar dengan judul film ‘Vina: Sebelum 7 Hari’.

Kasus pembunuhan Vina bersama kekasihnya Eky di Cirebon itu, dinilai banyak kejanggalan meskipun 8 orang pelaku telah ditangkap dan divonis bersalah.

Baca Juga:  Ajang Pembinaan Atlet Voli Putri KBB, DPRD Cup Series 2 Antar Ngamprah Raih Trofi Juara

 

Foto: istimewa



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : laporan tim SekitarKita.id

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK OTT di Kabupaten Bogor, Fahd A Rafiq dan Mantan Bupati Kebumen Diamankan
Soal Liburan ke Pangandaran di Tengah Isu Keracunan, Pemdes Cipeundeuy Padalarang Bongkar Faktanya
Misteri Dugaan Keracunan MBG Belum Terungkap, Kepsek SDN 2 Cipeundeuy Ungkap Kronologinya
SPPG Padalarang Disuspend 20 Hari, BGN Temukan Masalah Pencucian Ompreng
Brigez Indonesia Jalin MoU dengan SKB KBB, Perkuat Pendidikan Kesetaraan 2026
Sidak SPBE Patra Niaga Padalarang, Wamendag Dyah Roro Pastikan LPG 3 Kg Sesuai Timbangan 
Mobil Tabrak Tiang PJU di Depan Pemkab Bandung Barat, Diduga Ban Pecah
Kanaya Whu Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker, Dedi Mulyadi Kenang Karyanya Lewat Lagu

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 08:51 WIB

KPK OTT di Kabupaten Bogor, Fahd A Rafiq dan Mantan Bupati Kebumen Diamankan

Senin, 14 September 2026 - 19:25 WIB

Soal Liburan ke Pangandaran di Tengah Isu Keracunan, Pemdes Cipeundeuy Padalarang Bongkar Faktanya

Senin, 14 September 2026 - 18:58 WIB

Misteri Dugaan Keracunan MBG Belum Terungkap, Kepsek SDN 2 Cipeundeuy Ungkap Kronologinya

Senin, 14 September 2026 - 17:12 WIB

SPPG Padalarang Disuspend 20 Hari, BGN Temukan Masalah Pencucian Ompreng

Senin, 14 September 2026 - 16:45 WIB

Brigez Indonesia Jalin MoU dengan SKB KBB, Perkuat Pendidikan Kesetaraan 2026

Berita Terbaru