Libatkan kaum milenial, KPU Bandung Barat lantik 80 PPK untuk Pilkada 2024

- Penulis

Kamis, 16 Mei 2024 - 22:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung Barat | SekitarKita.id,- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung Barat (KBB) resmi melantik 80 orang Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 mendatang.

Ketua KPU Ripqi Ahmad Sulaeman, mengatakan bahwa jumlah PPK yang dilantik sesuai dengan jumlah kecamatan yang ada dan masing-masing kecamatan ada lima PPK.

“Untuk 80 peserta dari 16 Kecamatan, yang masing-masing 5 orang dari per Kecamatan. Mereka yang hari ini dilantik telah lolos melewati berbagai tahapan sesuai ketentuan, terutama tes CAT dan wawancara yang di lakukan KPU KBB,” kata Ripqi di Hotel Putri Gunung Lembang, pada Kamis, 16 Mei 2024.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mereka akan bertugas selama delapan bulan, terhitung mulai hari ini, dan akan berakhir sampai pada 27 Januari 2025,” sambungnya.

Ketua KPU Ripqi Ahmad Sulaeman (foto: Bangbara group)
Ketua KPU Ripqi Ahmad Sulaeman (foto: Bangbara group)

Pada perekrutan dan calon peserta PPK dan PPS, sambung Ripqi, banyak melibatkan generasi milenial diwilayahnya.

Hal ini tentu menjadi kesempatan buat mereka lebih tahu lagi bagaimana mengelola Pemilu ini.

“Ini membuktikan mereka sudah semakin punya motivasi untuk terlibat menjadi penyelenggara Pemilu,” ucapnya.

Ripqi menjelaskan, setelah pelaksanaan tes CAT atau tertulis, pihaknya langsung mengumumkan 15 besar yang lolos ke tes selanjutnya, yakni wawancara.

Baca Juga:  Kualifikasi Piala Dunia 2026: Wasit Kontroversial Salman Falahi Pimpin Laga Indonesia Vs Australia

“Setelah tes wawancara ini, kita kembali umumkan 10 orang dari ranking pertama sampai kelima untuk selanjutnya kita lantik,” ucapnya.

Sementara itu, kata dia, untuk posisi ranking ke-6 hingga ke 10 akan menjadi calon pengganti apabila dari PPK yang sudah dilantik ini ada yang mengundurkan diri ataupun alasan lainnya.

“Kalau ada yang mundur kita lakukan pergantian antarwaktu (PAW) yang diambil dari ranking 6, 7 dan seterusnya,” paparnya.

Selain itu Ripqi memaparkan, bahwa pihaknya melantik beberapa PPK yang lama ada sekitar 2 hingga 3 orang dari masing-masing Kecamatan. Dengan indikator hasil kinerja pada Pemilu 2024 kemarin.

“Ke depan kita akan lakukan orientasi tugas untuk membangun bagaimana mereka bisa mengetahui tugas dan fungsi, serta wewenang di PPK. Selain itu, kita akan bangun integritas di masing-masing PPK,” sambungnya.

Tak hanya itu, KPU KBB pun bakal memberikan pembekalan kepada seluruh PPK berkaitan dengan tahapan Pilkada yang masih tersisa.

“Karena terus terang saja tahapan ini sebagian sudah berjalan dan setelah itu kita akan sampaikan tahapan mana saja yang harus dilakukan oleh PPK,” ujar Ripqi kembali.

Baca Juga:  Menteri Luar Negeri Iran meremehkan serangan pesawat tak berawak, kata penyelidikan Teheran Oleh Reuters

Kemudian, lanjut dia, banyak tahapan-tahapan yang tentu saja akan melibatkan PPK. Bahkan, saat ini pihaknya tengah dalam proses perekrutan PPS.

“Dalam rekrutmen PPS ini tentu kita membutuhkan bantuan dari PPK, untuk mengawasi tes tertulis atau CAT dan wawancara,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Ngamprah Agnes Virganty yang mewakili kolega mengatakan, pihaknya berharap keberadaan para PPK ini akan dapat terus berkoordinasi secara berkelanjutan.

“Kami berharap ke depan dari PPK ini akan terus dapat berkoordinasi secara berkelanjutan dengan Forkopimcam untuk sinergitas bersama TNI Polri,” papar Agnes.

Agnes juga akan berusaha sekuat tenaga untuk dapat meningkatkan jumlah pemilih di daerahnya seperti harapan dari Ketua KPU yang menyampaikan dalam sambutan.

“Pemilu sebelumnya data pemilih mencapai 83 persen, sehingga tahun ini setidaknya bisa mencapai 85 persen. Dimana pendidikan untuk pemilih saat ini sudah semakin membaik,” katanya.

Dengan begitu, kata Agnes, pihaknya sebagai Camat mewakili PJ Bupati KBB tetap akan berjuang keras untuk dapat meningkatkan jumlah pemilih, seperti yang sudah diamanatkan regulasinya oleh UU No 10 tahun 2016.

Baca Juga:  Lomba TPS terunik di Ngamprah KBB, rebut hadiah jutaan rupiah, simak ketentuannya

“Untuk masyarakat jangan lupa yang belum memiliki KTP agar segera membuat KTP di Kecamatan agar dapat kesempatan memiliki hak suara dalam Pilkada nantinya,” tambah Agnes.

Senada dikatakan, M Taufik Zultaqwa Ketua PPK Batujajar menyampaikan, bahwa pihaknya sangat berharap ke depannya bisa bekerjasama antara TIM dengan PPS untuk Pilkada nanti.

“Harapannya ke depan kami sangat membutuhkan kerjasama TIM dengan para PPS sehingga tanggung jawab yang kami emban saat ini adalah kolektif kolegial yang melibatkan para pihak untuk Pilkada nantinya,” kata Taufik.

Menyinggung terkait adanya perbedaan pilihan untuk pasangan Bupati dan Gubernur nantinya, pihaknya sangat yakin bahwa masyarakat sudah sangat dewasa dengan perbedaan tersebut.

“Melihat pengalaman 2024 pada pileg dan pilpres 2024 kemarin, dan terlihat semua berjalan lancar, begitupun dengan Pilkada yang akan datang, kami yakin masyarakat sudah sangat dewasa, kami berharap semua akan baik-baik saja,” ujar Taufik menandaskan.

Pada pelantikan PPK  kali ini, turut dihadiri TNI/Polri, Forkopimda, perwakilan Forkimipimcam se Bandung Barat, tokoh masyarakat dan tokoh agama serta kolega.

 



Penulis : Abdul Kholilulloh

Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Bangbara group

Berita Terkait

Diduga Lalai, Truk Tangki Hantam Angkot yang Berhenti di Cipatat—11 Orang Terluka
Pemkab Bandung Barat Siapkan Strategi Hadapi Ancaman Kekeringan, Perkuat Sektor Pertanian dari Hulu
Bupati Bandung Barat Prioritaskan Infrastruktur 2026, Perbaikan Jalan dan Jembatan Jadi Fokus Utama
Pelaku Pemerkosaan Balita di KBB Divonis 12 Tahun, Korban Jalani Operasi Kedua di RSHS Bandung
Capaian Pajak KBB 2026 Melejit Rp183 Miliar, PBB Masih Terseok
HUT Kabupaten Bandung ke-385 Jadi Momentum Aksi Nyata: Dadang M Naser Ajak Warga Fokus Rawat Lingkungan
Tak Punya SLF, Satpol PP KBB Siap Matikan Operasional Tower Protelindo di Padalarang
Skandal Pencatutan Nama Prabowo Subianto, DPRD KBB Sebut PT Protelindo Bohongi Publik

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 14:20 WIB

Diduga Lalai, Truk Tangki Hantam Angkot yang Berhenti di Cipatat—11 Orang Terluka

Kamis, 23 April 2026 - 09:02 WIB

Pemkab Bandung Barat Siapkan Strategi Hadapi Ancaman Kekeringan, Perkuat Sektor Pertanian dari Hulu

Rabu, 22 April 2026 - 10:37 WIB

Bupati Bandung Barat Prioritaskan Infrastruktur 2026, Perbaikan Jalan dan Jembatan Jadi Fokus Utama

Rabu, 22 April 2026 - 08:08 WIB

Pelaku Pemerkosaan Balita di KBB Divonis 12 Tahun, Korban Jalani Operasi Kedua di RSHS Bandung

Senin, 20 April 2026 - 20:00 WIB

Capaian Pajak KBB 2026 Melejit Rp183 Miliar, PBB Masih Terseok

Berita Terbaru

Kantor Bapenda KBB (foto: Abdul Kholilulloh)

Bandung Barat

Capaian Pajak KBB 2026 Melejit Rp183 Miliar, PBB Masih Terseok

Senin, 20 Apr 2026 - 20:00 WIB