Viral Lansia Sakit Diangkut Ekskavator di Bandung Barat, Bupati Jeje Ungkap Fakta Sebenarnya 

- Penulis

Selasa, 16 Desember 2025 - 20:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, saat ditemui di Lembang (foto: Abdul Kholilulloh)

i

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, saat ditemui di Lembang (foto: Abdul Kholilulloh)

SEKITARKITA.id – Pasca viral di media sosial, Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat terkait video seorang lansia sakit yang diangkut menggunakan ekskavator untuk berobat. Peristiwa tersebut memicu keprihatinan publik dan menjadi sorotan luas warganet.

Lansia yang terekam dalam video tersebut diketahui bernama Abah Dalang, atau Anung Asmarawijaya (80), warga Desa Jati, Kecamatan Saguling, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Belakangan diketahui, saat kejadian, Abah Dalang tengah sakit lambung dan hendak dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam video viral itu, Abah Dalang terlihat duduk di dalam bucket ekskavator sambil dipeluk anak perempuannya.

Viral warga asal Kampung Cibangkonol RT 03/RW 04 Desa Jati, Kecamatan Saguling sakit di bawa menggunakan alat berat (foto: istimewa)
Viral warga asal Kampung Cibangkonol RT 03/RW 04 Desa Jati, Kecamatan Saguling sakit di bawa menggunakan alat berat (foto: istimewa)

Penggunaan alat berat tersebut dilakukan karena keterbatasan akses jalan menuju lokasi rumahnya.

Menanggapi hal tersebut, Jeje Ritchie Ismail mengakui adanya keterlambatan penanganan awal di tingkat desa dan kecamatan.

“Saya menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kejadian yang terjadi dan menjadi perhatian publik. Kami mengakui bahwa penanganan awal dari tingkat desa dan kecamatan belum berjalan cepat sehingga menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat,” ujar Jeje dalam keterangannya melalui laman Instagram pribadinya dikutip Sekitarkita.id, Selasa (16/12/2025).

Baca Juga:  Bicara di KTT G20, Prabowo Ungkap Alasan Besarnya Alokasi untuk Pendidikan di APBN

Jeje menjelaskan, rumah Abah Dalang berada di pinggir Waduk Saguling, tepat di area yang sedang dilakukan pembukaan jalur pembangunan jembatan apung.

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, saat ditemui di Lembang (foto: Abdul Kholilulloh)
Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, saat ditemui di Lembang (foto: Abdul Kholilulloh)

Kondisi tersebut menyebabkan akses jalan belum bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

“Ekskavator digunakan karena alat berat tersebut sedang berada di lokasi pekerjaan dan menjadi sarana yang memungkinkan saat itu,” jelas Jeje.

Ia juga menegaskan bahwa penggunaan ekskavator bukan disebabkan oleh jalan rusak, melainkan karena pembangunan akses jalan yang sedang berlangsung.

Terpisah, Kasi Pemerintahan (Tapem) Desa Jati, Iyep Saripudin, membenarkan bahwa lansia dalam video tersebut merupakan warganya.

“Namanya A. Asmara Wijaya, biasa dipanggil Abah Dalang, usianya 80 tahun. Betul itu warga Desa Jati. Kalau ada yang menyebut warga Desa Cibenying, kemungkinan yang membuat video tidak mengetahui batas wilayah,” ujar Iyep saat dikonfirmasi wartawan.

Iyep menjelaskan, jarak rumah Abah Dalang menuju fasilitas kesehatan cukup jauh dengan medan jalan yang terjal dan berisiko.

“Awalnya mau digendong, tapi karena medan jalannya terjal dan berbahaya, teknisi ekskavator yang sedang bekerja berinisiatif membantu evakuasi. Abah Dalang dibawa sampai ke jalan desa, lalu dilanjutkan menggunakan motor menuju Bidan Desa,” jelasnya.

Baca Juga:  Ribuan Pemudik Masuki Wilayah Padalarang, Satlantas Polres Cimahi Siapkan Kontraflow  

Menurut Iyep, langkah tersebut dilakukan murni demi keselamatan dan percepatan penanganan medis. Pascakejadian, pemerintah desa langsung melakukan tindak lanjut.

“Kepala desa bersama unsur Forkopimcam sudah meninjau langsung ke kediaman Abah Dalang. Pemerintah desa juga telah memberikan bantuan kebutuhan dasar. Alhamdulillah, setelah mendapatkan perawatan, kondisinya berangsur membaik,” pungkasnya.

Peristiwa ini menjadi evaluasi bersama bagi pemerintah daerah agar respons cepat terhadap kondisi darurat kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah dengan akses terbatas, dapat terus ditingkatkan.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Instagram @richieismail

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Fakta Baru Sengketa Lahan SDN 2 Kertamulya, Komisi IV DPRD KBB Sebut Pemkab Menang di Pengadilan
Dispernakan KBB Gencarkan Pencegahan Rabies, Warga Diminta Waspadai Gigitan Hewan Penular
Ironi Penataan di Padalarang: Bangli Dibongkar, Minimarket Justru Menjamur
Kemarau Panjang, Yonif TP 938/Pancasona Salurkan Air Bersih untuk Warga KBB 
Rumput Langka, Peternak KBB Mulai Kelimpungan Cari Pakan hingga ke Luar Daerah
Bak Istana Presiden, Jurnalis Masuk Gedung Mewah DPRD KBB Malah Diusir, Alasannya Bikin Geleng Kepala
Warga Sukamulya Padalarang Kekeringan, Wakil Ketua DPRD KBB Pipih Supriati Bangun Sumur Bor 
Aksi Nyata Prajurit Yonif TP 938/Pancasona, Bantu Warga Bandung Barat Buka Lahan Pelebaran Jalan

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:31 WIB

Fakta Baru Sengketa Lahan SDN 2 Kertamulya, Komisi IV DPRD KBB Sebut Pemkab Menang di Pengadilan

Senin, 28 September 2026 - 14:07 WIB

Dispernakan KBB Gencarkan Pencegahan Rabies, Warga Diminta Waspadai Gigitan Hewan Penular

Senin, 28 September 2026 - 10:50 WIB

Ironi Penataan di Padalarang: Bangli Dibongkar, Minimarket Justru Menjamur

Kamis, 24 September 2026 - 22:48 WIB

Kemarau Panjang, Yonif TP 938/Pancasona Salurkan Air Bersih untuk Warga KBB 

Kamis, 24 September 2026 - 19:12 WIB

Rumput Langka, Peternak KBB Mulai Kelimpungan Cari Pakan hingga ke Luar Daerah

Berita Terbaru