SekitarKita.ID – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Cimahi memprediksi ribuan pemudik mulai memasuki wilayah jalur Alteri Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), pada Senin, 24 Maret 2025.
Peningkatan arus kendaraan ini menjadi perhatian utama dalam rangka pengamanan arus mudik 2025.
Kasatlantas Polres Cimahi, AKP Adhi Prasidya Danahiswara, mengungkapkan bahwa sejak dua hari pelaksanaan Operasi Ketupat, jalur wisata Lembang masih terpantau normal tanpa peningkatan signifikan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Hal yang sama terjadi di ruas Tol KM 130 hingga KM 100. Namun, lonjakan arus kendaraan terjadi di jalur Alteri Padalarang.
“Di jalur ini sudah mengalami peningkatan, tetapi masih bisa kita atasi dengan menerapkan sistem kontraflow sepanjang 500 meter dari arah Bandung menuju Cipatat,” ujar AKP Adhi saat ditemui sekitarkita.id di Padalarang.
Satlantas Polres Cimahi memprediksi puncak arus mudik terjadi pada 28–29 Maret 2025, sementara puncak arus balik diperkirakan berlangsung pada 4–6 April 2025.
Ia menyebut, peningkatan arus kendaraan di jalur Alteri Padalarang mencapai 45% dibandingkan hari sebelumnya.
Data menunjukkan sekitar 40.000 kendaraan melintas di jalur ini, sementara di jalur wisata Lembang terdapat 10.000 kendaraan.
“Di gerbang Tol Baros dan Padalarang, volume kendaraan yang melintas berkisar antara 2.000 hingga 5.000 unit,” tambahnya.
Jalur Alternatif untuk Mengurangi Kepadatan
Untuk mengurangi kemacetan, Satlantas Polres Cimahi menyediakan jalur alternatif bagi pemudik dari Cianjur menuju Bandung yang mengalami kepadatan.
“Mereka bisa diarahkan melalui jalur alternatif Cipeundeuy yang akan tembus ke Cikalongwetan,” jelas AKP Adhi.
Antisipasi Jalur Rawan Kecelakaan
Polisi telah memetakan titik rawan kecelakaan atau blackspot di wilayah hukum Polres Cimahi. Dua titik utama yang menjadi perhatian adalah Cipatat dan Cikalongwetan di Bandung Barat.
“Hasil pengecekan menunjukkan beberapa titik jalan bergelombang dan berlubang yang berpotensi membahayakan pemudik, khususnya pengguna sepeda motor,” ungkap AKP Adhi.
Jalur Padalarang–Cikalongwetan–Cipeundeuy–Citatah hingga kembali ke Padalarang merupakan rute yang sering dilalui pemudik dari Jakarta dan Sukabumi menuju Priangan Timur dan Jawa Tengah.
Untuk memastikan keamanan jalur mudik, Satlantas Polres Cimahi telah berkoordinasi dengan dinas terkait agar jalan bergelombang dan berlubang segera diperbaiki dalam waktu seminggu ke depan.
“Kami berharap jalur ini dapat diperbaiki sebelum puncak arus mudik agar perjalanan pemudik lebih aman dan nyaman,” pungkasnya.
Dengan meningkatnya arus kendaraan di jalur Alteri Padalarang, Satlantas Polres Cimahi telah menyiapkan berbagai strategi, termasuk penerapan kontraflow dan penyediaan jalur alternatif.
Selain itu, perbaikan jalan di titik rawan kecelakaan menjadi prioritas agar pemudik dapat melakukan perjalanan dengan aman menuju kampung halaman.
Editor : Abdul Kholilulloh
Sumber Berita : Liputan








