Wamentan Sudaryono Optimis Indonesia Mampu Wujudkan Swasembada Susu dan Daging Sapi

- Penulis

Senin, 29 Juli 2024 - 11:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono saat berkunjung ke Kabupaten Bandung Barat (foto: istimewa)

i

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono saat berkunjung ke Kabupaten Bandung Barat (foto: istimewa)

Bandung Barat | SekitarKita.id,- Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menyatakan optimisme bahwa Indonesia akan mampu mewujudkan swasembada susu dan daging sapi dalam waktu yang tidak lama.

Pernyataan ini disampaikan Wamentan saat meninjau Balai Inseminasi Buatan (BIB) Lembang di Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat, Sabtu (27/7/2024).

“Jadi ini sangat menggembirakan secara kemampuan kita mampu (swasembada) karena itu nanti kita akan laporkan kepada Pak Menteri, tentu kita laporkan kepada Presiden Pak Jokowi dan juga kita laporkan kepada Presiden berikutnya bahwa ke depan harus ada keputusan politik agar kita tidak impor,” ujar Sudaryono.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ini, total kemampuan produksi sperma yang dilakukan Kementan mencapai 10,4 juta paket. Semua paket tersebut bahkan sudah siap pakai alias bisa disuntikkan langsung kepada sapi indukan.

“Ini merupakan kabar yang menggembirakan dan juga mohon diberitakan bahwa Kementerian Pertanian melalui Balai Inseminasi Buatan mampu menyediakan 10,4 juta inseminasi buatan,” tambahnya.

Menurut Sudaryono, produksi sperma saat ini didukung dengan teknologi dan kemampuan SDM yang mumpuni di bidang peternakan. Ke depan, langkah yang perlu dilakukan adalah komitmen bersama dan dukungan dari semua pihak terhadap kemampuan produksi dalam negeri agar terus meningkat.

Baca Juga:  AI dan Blockchain Merevolusi Kewirausahaan Sosial di Konferensi TBN Asia 2024

“Secara teknologi dan secara SDM kita mampu membuat inseminasi buatan yang baik. Inseminasi buatan kita mampu, teknologinya mampu, alatnya ada, pengawasan ada, produksi mampu dan semua kita bisa,” tegasnya.

Sudaryono menambahkan bahwa saat ini stok atau cadangan sperma yang tersedia di BIB Lembang mencapai kurang lebih 5,4 juta dan bisa digunakan pada sapi indukan agar cepat bunting atau menambah jumlah ketersediaan yang ada.

“Kita sudah ada cadangan 5,4 juta inseminasi yang bisa dimasukkan ke sapi indukan. Jadi kalau sekarang ini tiba-tiba 5,4 kita distribusikan serentak, maka semua sapi bisa langsung hamil (bunting). Jadi saya kira ini sangat membanggakan dan perlu kita sampaikan pada publik,” jelasnya.

Selain itu, Sudaryono menyebut Kementan sudah memiliki teknologi khusus yang dapat memilah sapi betina dan pejantan hanya dengan sekali sentuh. Teknologi yang dimaksud adalah sexing, yang akan menghasilkan anakan sapi sesuai harapan.

“Kita sudah ada teknologi sexing yang dapat memilah sperma untuk anak laki-laki dan betina. Saya kira ini sangat penting karena kalau untuk produksi susu kan harus betina,” tutupnya.

Baca Juga:  Musisi Ebit Beat A guncang Padalarang, Anniversary Ciburuy Bangkit ke 2 tahun dipadati emak-emak

Dengan berbagai langkah ini, Wamentan Sudaryono optimis Indonesia akan segera mencapai swasembada susu dan daging sapi, mengurangi ketergantungan pada impor, dan meningkatkan kemandirian pangan nasional.



Editor : Abdul Kholilulloh

Berita Terkait

Fenomena Hujan Kapur Viral di Cipatat, DLH KBB Mulai Periksa Perusahaan Penghasil Debu
Fraksi PDIP KBB Semprot Kinerja SKPD, Minta Bupati Jeje Larang Kadis Mangkir Rapat Paripurna
Realisasi APBD Bandung Barat 2025 Tembus 98,58 Persen, Pendapatan Rp3,39 Triliun Berbuah Opini WTP BPK
Eceng Gondok Ancam Pasokan Listrik Jawa-Bali, Bupati Bandung Barat Dukung Aksi PLN Indonesia Power
Yayasan Bina Siswa Cisarua Tagih Janji Dapur SPPG Cimahi, Komitmen Administrasi Dipertanyakan
Ditengah Kenaikan Harga BBM, DLH KBB Ajukan Tambahan Anggaran dan Armada Truk Sampah
Mediasi Guru Hamil MTs Citapen Berlanjut Pekan Depan, Nisfa Widia Minta Nama Baik Dipulihkan
Di Tengah Risiko Kehamilan, Guru MTs Citapen Minta Keadilan dan Pemulihan Nama Baik di Hadapan Kemenag KBB

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 21:22 WIB

Fenomena Hujan Kapur Viral di Cipatat, DLH KBB Mulai Periksa Perusahaan Penghasil Debu

Senin, 29 Juni 2026 - 20:29 WIB

Fraksi PDIP KBB Semprot Kinerja SKPD, Minta Bupati Jeje Larang Kadis Mangkir Rapat Paripurna

Senin, 29 Juni 2026 - 15:12 WIB

Realisasi APBD Bandung Barat 2025 Tembus 98,58 Persen, Pendapatan Rp3,39 Triliun Berbuah Opini WTP BPK

Senin, 29 Juni 2026 - 13:59 WIB

Eceng Gondok Ancam Pasokan Listrik Jawa-Bali, Bupati Bandung Barat Dukung Aksi PLN Indonesia Power

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:04 WIB

Yayasan Bina Siswa Cisarua Tagih Janji Dapur SPPG Cimahi, Komitmen Administrasi Dipertanyakan

Berita Terbaru