230 Ribu Benih Ikan Nilem Ditebar di Waduk Cirata, Bupati Jeje: Jaga Ekosistem dan Ekonomi Nelayan

- Penulis

Jumat, 23 Mei 2025 - 17:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail menebar sebanyak 230.000 ekor benih ikan jenis nilem di perairan Waduk Cirata, Kecamatan Cipeundeuy (foto: Instagram @satgascitarum)

i

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail menebar sebanyak 230.000 ekor benih ikan jenis nilem di perairan Waduk Cirata, Kecamatan Cipeundeuy (foto: Instagram @satgascitarum)

SEKITARKITA.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat menunjukkan komitmen seriusnya terhadap kelestarian lingkungan dan peningkatan ekonomi masyarakat nelayan.

Pada Jumat (23/5/2025), Pemkab Bandung Barat sukses menebar sebanyak 230.000 ekor benih ikan jenis nilem di perairan Waduk Cirata, Kecamatan Cipeundeuy.

Kegiatan restocking benih ikan ini merupakan langkah strategis yang bertujuan ganda:l menjaga keseimbangan ekosistem perairan dan mendukung keberlanjutan mata pencaharian nelayan setempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, menegaskan bahwa kegiatan ini jauh melampaui sekadar pelepasan benih.

“Restocking ini bukan hanya soal melepaskan benih ikan ke perairan, tetapi soal menjaga keseimbangan ekosistem, memastikan tersedianya sumber daya ikan di masa depan, dan memberikan harapan baru bagi para nelayan di Waduk Cirata,” ujar Bupati Jeje.

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail menebar sebanyak 230.000 ekor benih ikan jenis nilem di perairan Waduk Cirata, Kecamatan Cipeundeuy (foto: Instagram @satgascitarum)
Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail menebar sebanyak 230.000 ekor benih ikan jenis nilem di perairan Waduk Cirata, Kecamatan Cipeundeuy (foto: Instagram @satgascitarum)

Pemilihan ikan nilem (yang merupakan spesies endemik perairan Jawa Barat) sangatlah tepat. Ikan nilem dikenal memiliki peran penting dalam menjaga kualitas air dan menstabilkan rantai makanan alami di waduk. Selain nilai ekologisnya, Jeje juga menekankan bahwa ikan nilem memiliki nilai ekonomis yang signifikan bagi masyarakat nelayan di sekitar waduk.

Baca Juga:  Lagi Asik Pesta Sabu, Ketua Bawaslu KBB Digerebek Polisi di Cililin

Selain program restocking massal, Pemkab Bandung Barat melalui Dinas Perikanan dan Peternakan juga menyalurkan bantuan 300 kantong benih ikan kepada para pembudidaya ikan skala kecil.

Bantuan ini sangat beragam, mencakup benih ikan yang memiliki nilai jual tinggi seperti nilem, nila, ikan hias, dan gurame. Program ini adalah bagian dari upaya Pemkab untuk memberdayakan ekonomi masyarakat berbasis perikanan.

“Saya berharap, bantuan ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para pembudidaya untuk mengembangkan usaha perikanan yang produktif, ramah lingkungan, dan berkelanjutan,” kata Bupati Jeje.

Program ini merupakan agenda tahunan Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bandung Barat dan direncanakan akan diperluas ke wilayah-wilayah perairan lain di masa depan.

Bupati Jeje menyebut kegiatan ini sebagai bentuk nyata keseriusan pemerintah daerah dalam mengintegrasikan kepentingan ekologi dan ekonomi demi masa depan yang lebih lestari.

“Ini bukan sekedar program rutin, tapi bentuk nyata perhatian pemerintah daerah dalam menjaga lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan dan pembudidaya ikan,” tutupnya, memperkuat posisi Pemkab Bandung Barat sebagai inisiator pembangunan berkelanjutan.

Baca Juga:  Bupati Bandung Barat Hadiri Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Batujajar



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mobil Tabrak Tiang PJU di Depan Pemkab Bandung Barat, Diduga Ban Pecah
Kanaya Whu Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker, Dedi Mulyadi Kenang Karyanya Lewat Lagu
Puluhan Siswa Diduga Keracunan, Pemdes Cipeundeuy Padalarang Malah Asik Berlibur ke Pangandaran
Dinkes KBB Belum Pastikan Dugaan Keracunan MBG, Sampel Makanan Tak Tersedia
Tragis! Pemuda Ditemukan Tak Bernyawa Tergantung di Gudang Warung Sembako Bandung Barat
Belasan Siswa SDN 2 Cipeundeuy Padalarang, Dilarikan ke RS, Diduga Keracunan MBG
Pimpin BKPSDM KBB Era Bupati Jeje, Ini Sosok Dr. Yunita Nur Fadilla
76 Dapur SPPG di KBB Terancam Suspend, Dinkes Pastikan 174 Sudah Kantongi SLHS

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 21:57 WIB

Mobil Tabrak Tiang PJU di Depan Pemkab Bandung Barat, Diduga Ban Pecah

Minggu, 13 September 2026 - 15:54 WIB

Kanaya Whu Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker, Dedi Mulyadi Kenang Karyanya Lewat Lagu

Sabtu, 12 September 2026 - 21:42 WIB

Puluhan Siswa Diduga Keracunan, Pemdes Cipeundeuy Padalarang Malah Asik Berlibur ke Pangandaran

Sabtu, 12 September 2026 - 20:22 WIB

Dinkes KBB Belum Pastikan Dugaan Keracunan MBG, Sampel Makanan Tak Tersedia

Sabtu, 12 September 2026 - 19:53 WIB

Tragis! Pemuda Ditemukan Tak Bernyawa Tergantung di Gudang Warung Sembako Bandung Barat

Berita Terbaru

Sebuah mobil mengalami kecelakaan tunggal di kompleks Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu (13/9/2026) malam. Foto: istimewa

Bandung Barat

Mobil Tabrak Tiang PJU di Depan Pemkab Bandung Barat, Diduga Ban Pecah

Minggu, 13 Sep 2026 - 21:57 WIB