[ad_1]
Making an investment.com– Sebagian besar saham Asia bergerak dalam kisaran datar hingga terendah pada hari Rabu di tengah berkurangnya ekspektasi penurunan suku bunga AS, sementara pasar Tiongkok menguat di tengah beberapa tanda pemulihan ekonomi.
Pasar regional mendapat dukungan lemah dari Wall Side road setelah mengatakan financial institution tersebut kurang percaya diri untuk mulai memotong suku bunga, di tengah inflasi yang tinggi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun, indeks saham berjangka AS sedikit naik di perdagangan Asia karena pelemahan di Wall Side road kini tampak berlebihan.
Saham Tiongkok naik setelah PDB positif dan harapan stimulus
Indeks Tiongkok dan indeks termasuk di antara yang berkinerja lebih baik di Asia pada hari Rabu, masing-masing naik 0,4% dan 0,9%.
Kedua indeks tersebut mempertahankan momentumnya setelah rebound dari posisi terendah dalam lima tahun selama dua bulan terakhir.
Sentimen terhadap Tiongkok membaik minggu ini setelah knowledge menunjukkan perekonomian tumbuh lebih dari perkiraan pada kuartal pertama. Namun lebih lemah dan knowledge untuk bulan Maret menunjukkan bahwa momentum ini kini melambat.
Namun knowledge yang beragam juga meningkatkan ekspektasi bahwa Beijing akan terus meluncurkan lebih banyak langkah stimulus untuk membantu mendukung perekonomian. Pemerintah Tiongkok juga terlihat menerapkan lebih banyak langkah untuk mendukung pasar saham dalam beberapa sesi terakhir.
Namun, kenaikan di Tiongkok tidak meluas ke Hong Kong, dengan indeks diperdagangkan turun 0,5%.
Harapan penurunan suku bunga berkurang setelah komentar Powell, dan saham Asia beragam
Komentar Powell semalam membuat pasar mempertanyakan lebih lanjut apakah Federal Reserve akan menurunkan suku bunga pada bulan Juni.
Gagasan ini membebani sebagian besar pasar saham, dan membuat bursa Asia bergerak dalam kisaran datar hingga rendah. Sentimen terhadap Asia juga tertahan oleh knowledge yang menunjukkan penurunan tajam nilai tukar Singapura, yang dipandang sebagai penentu arah perdagangan di wilayah tersebut.
Indeks Jepang turun 0,2%, sedangkan indeks Jepang turun 0,7%. Information pada hari Rabu menunjukkan Jepang tumbuh lebih dari yang diharapkan pada bulan Maret karena melemahnya yen. Namun turun tajam.
Saham Australia naik 0,2% bahkan ketika penambang besar Rio Tinto Ltd (ASX 🙂 dan BHP Crew Ltd (ASX 🙂 melemah karena lemahnya angka produksi dan penjualan Rio Tinto. BHP akan melaporkan angka produksi triwulanannya pada hari Kamis.
Korea Selatan turun 0,3%, sementara pasar India tutup karena hari libur.
Fokus minggu ini adalah pada lebih banyak komentar dari pejabat Fed, serta orang Jepang untuk mengetahui lebih banyak isyarat mengenai negara-negara besar.
[ad_2]
2024-04-17 10:05:55
www.making an investment.com







