[ad_1]
Dalam budaya nutrition saat ini, menurunkan berat badan sepertinya merupakan perjuangan yang berat. Tidak peduli seberapa banyak Anda berdiet, mengurangi kalori, atau pergi ke gymnasium, berat badan tetap tidak berubah bagi sebagian orang.
Jadi, bagaimana kita bisa menurunkan berat badan tanpa membuat diri kita kelaparan? Ahli nutrition terdaftar Abby Sharp memiliki saran bagus untuk dibagikan kepada Anda guna membantu Anda menurunkan berat badan – dan tidak, ini tidak melibatkan mengikuti nutrition ketat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Cara terbaik untuk menurunkan berat badan
Jika Anda ingin menurunkan berat badan, Anda tidak harus mengikuti nutrition yang sangat ketat untuk mencapai tujuan tersebut. Dan saya mengerti, sangat mudah untuk merasa tertekan oleh masyarakat untuk membuat diri kita kelaparan demi mendapatkan tubuh Kardashian. Namun seperti yang dikatakan Sharpe dengan bijak: “Lupakan saja.”
Jika memang ingin menurunkan berat badan, perbanyak saja asupan proteinnya. Menurut Sharp, “Penelitian menunjukkan bahwa meningkatkan persentase kalori dari protein sebesar 15-30% dapat menyebabkan penurunan asupan kalori hingga 400.”
Sharp menyatakan bahwa Anda ingin mencoba mendapatkan 20-35 gram protein setiap kali makan. Ini membantu menurunkan berat badan dan mencegah makan berlebihan, karena mengonsumsi lebih banyak protein membantu kita merasa kenyang lebih lama.
Meskipun ini bagus, memasukkan lebih banyak protein ke dalam makanan Anda mungkin menjadi tantangan bagi sebagian orang. Lantas, apa saja cara paling efektif untuk menambah asupan protein?
Cara sederhana untuk menambahkan protein ke dalam makanan Anda
1. Daging
Cara termudah untuk meningkatkan protein adalah melalui konsumsi daging. Dia menjelaskan Kesehatan Harvard Daging seperti ayam, kalkun, babi dan sapi mengandung banyak protein, zat besi dan seng.
Namun, jika Anda lebih suka, daging seperti tuna, salmon, dan mackerel juga bisa menjadi pilihan bagus.
2. Produk susu
“Selain daging, cobalah menambahkan produk susu ke dalam makanan Anda,” kata Harvard Well being. Produk susu seperti susu, keju, dan yogurt dapat membantu memenuhi goal protein Anda.
Secara pribadi, saya suka makan yogurt dengan buah beri. Ini tidak hanya membantu saya mencapai goal protein saya, tetapi juga sangat lezat, terutama bagi mereka yang menyukai makanan manis.
3. Produk kedelai
Kami tidak melupakan vegetarian dan vegan! Menurut Harvard Well being, “produk kedelai seperti tahu dan tempe mengandung protein tinggi.”
Yang mengejutkan, seperempat cangkir tahu saja sudah bisa memberi Anda tujuh gram protein.
4. Kacang-kacangan dan biji-bijian
Pilihan ramah vegan lainnya adalah kacang-kacangan dan biji-bijian. Kacang-kacangan seperti almond, hazelnut, walnut, dan kacang tanah merupakan sumber protein yang baik.
Untuk tambahan protein, pertimbangkan untuk memasukkan biji chia, biji labu, dan biji bunga matahari ke dalam makanan Anda. Namun waspadai konsumsi kacang Anda!
Harvard Well being menulis bahwa kacang-kacangan tinggi kalori dan lemak. Jadi, pastikan untuk membagi makanan Anda sesuai kebutuhan.
Vitamin ketat itu sulit dan seringkali tidak berkelanjutan. Namun, dengan meningkatkan asupan protein, Anda tidak hanya dapat mencapai tujuan penurunan berat badan, tetapi Anda juga dapat merasa kenyang dan puas sepanjang perjalanan.
[ad_2]
www.asiacue.com








