Meski Polemik Berlanjut, DPRD KBB Pastikan TK Negeri Ngamprah Tetap Gelar KBM

- Penulis

Selasa, 14 Juli 2026 - 22:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB) Nur Djulaeha (foto: Abdul Kholilulloh)

i

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB) Nur Djulaeha (foto: Abdul Kholilulloh)

SEKITARKITA.id – Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB) Nur Djulaeha memastikan kegiatan belajar mengajar (KBM) di TK Negeri Ngamprah tetap berlangsung meski polemik terkait sekolah tersebut masih bergulir.

Penegasan itu disampaikan Nur Djulaeha usai memimpin rapat tindak lanjut penyelesaian persoalan TK Negeri Ngamprah yang digelar di Ruang Komisi IV DPRD KBB, Kecamatan Ngamprah, Selasa (14/7/2026).

Menurut Nur, kepentingan peserta didik harus menjadi prioritas utama sehingga proses pembelajaran tidak boleh terganggu oleh persoalan yang saat ini tengah diselesaikan antara Pemerintah Kabupaten Bandung Barat dan warga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“KBM di TK Negeri Ngamprah harus tetap berjalan. Jangan sampai anak-anak menjadi korban dan mengalami hambatan dalam proses pembelajaran,” ujar Nur.

TK Negeri Ngamprah, Kecamatan Ngamprah Kabupaten Bandung Barat tuai polemik (foto: istimewa)
TK Negeri Ngamprah, Kecamatan Ngamprah Kabupaten Bandung Barat tuai polemik (foto: istimewa)

Rapat tersebut dihadiri Asisten Ekonomi dan Pembangunan KBB Fauzan Azima, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan KBB Edy Syafrudin, Kepala Bagian Hukum Setda KBB Retno Handayani, perwakilan Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim), Pemerintah Kecamatan Ngamprah, Kepala Desa Cilame Aas Moch Asor, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.

Baca Juga:  Forum KBB Sehat Siap Berkolaborasi, Syahnaz: 'Saatnya Bersinergi dengan Program Nasional'

Nur menjelaskan, pertemuan tersebut bertujuan mempertemukan seluruh instansi yang berkaitan dengan polemik TK Negeri Ngamprah agar diperoleh penjelasan yang utuh sekaligus merumuskan langkah penyelesaian yang dapat diterima semua pihak.

Ia mengungkapkan, sebagian besar persoalan yang sebelumnya menjadi keberatan warga sebenarnya telah mendapatkan penjelasan. Namun, dalam perkembangannya muncul beberapa persoalan baru yang memerlukan komunikasi lanjutan.

Related Posts

Meski demikian, Komisi IV DPRD KBB menilai hasil rapat kali ini telah menunjukkan perkembangan positif. Seluruh pihak mulai memiliki pemahaman yang sama terkait langkah penyelesaian yang akan ditempuh.

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB) Nur Djulaeha (foto: Abdul Kholilulloh)
Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB) Nur Djulaeha (foto: Abdul Kholilulloh)

Selanjutnya, penyelesaian persoalan akan difokuskan melalui komunikasi langsung antara Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat dengan warga. Langkah tersebut diharapkan mampu menyelesaikan berbagai keberatan masyarakat sesuai kewenangan masing-masing instansi.

Baca Juga:  Bangga Jadi Alumni, Yayat T.Soemitra Abdikan Diri Jadi Komut PT. UPI Edun, Berikut Kariernya

Sementara itu, Disperkim Kabupaten Bandung Barat akan menangani persoalan yang berkaitan dengan fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum) sesuai tugas pokok dan fungsinya. Adapun Dinas Pendidikan bertanggung jawab menyelesaikan persoalan yang berkaitan dengan penyelenggaraan pendidikan di TK Negeri Ngamprah.

Dalam kesempatan tersebut, Nur juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bandung Barat hingga saat ini belum pernah mengalokasikan anggaran untuk pembangunan gedung TK Negeri Ngamprah.

“Pada prinsipnya, hasil pertemuan hari ini sudah mengerucut. Selanjutnya Dinas Pendidikan akan berkomunikasi langsung dengan warga untuk menyelesaikan persoalan yang masih ada. Yang terpenting, kegiatan belajar mengajar tetap berjalan mulai besok dan kami berharap tidak ada lagi konflik di lapangan,” pungkas politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pembongkaran Bangli di Sukamulya Padalarang, Warga RW 25 Pertanyakan Keadilan
Tahap Pertama, 16 Bangunan Liar di Padalarang Akhirnya Dibongkar Paksa!
Misteri Kematian Pria di Kontrakan Padalarang, Diduga Meninggal karena Sakit
Viral, Kisah Siswa Naik Rakit di Cililin, Dedi Mulyadi Turunkan Tim PU Bangun Jembatan
Dari Lereng Lembang ke Timur Tengah, Kopi Arabika KBB Raup Transaksi Rp800 Juta
Di Ujung Tanduk! Nasib 16 Bangunan Liar di Sudimampir Padalarang Terancam Dibongkar Paksa
Kisah Pilu Pelajar di Cililin Bandung Barat, Berangkat Sekolah Harus Naik Rakit Bambu
Pimpinan DPR Siap Mundur Jika RUU Perampasan Aset Tak Disahkan 15 Desember 

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:50 WIB

Pembongkaran Bangli di Sukamulya Padalarang, Warga RW 25 Pertanyakan Keadilan

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:32 WIB

Tahap Pertama, 16 Bangunan Liar di Padalarang Akhirnya Dibongkar Paksa!

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:10 WIB

Misteri Kematian Pria di Kontrakan Padalarang, Diduga Meninggal karena Sakit

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:07 WIB

Viral, Kisah Siswa Naik Rakit di Cililin, Dedi Mulyadi Turunkan Tim PU Bangun Jembatan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:14 WIB

Dari Lereng Lembang ke Timur Tengah, Kopi Arabika KBB Raup Transaksi Rp800 Juta

Berita Terbaru