Bandung Barat | SekitarKita.id,- Cerita mistis salah seorang warga ditengah evakuasi pohon raksasa tumbang dibilangan Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), pada Kamis (30/11/2023) malam.
Peristiwa itu terjadi saat hujan deras disertai angin dan petir pada pukul 14.34 WIB siang tadi, pohon nangka berukuran besar tumbang dan menimpa warung milik warga di perumahan Baloper RT05/RW20, Desa Padalarang, Kecamatan Padalarang.
Petugas gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB beserta Babinsa Padalarang serta aparatur desa dibantu warga sekitar berjibaku melakukan evakuasi pohon tumbang tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pantauan dilokasi, ditengah hujan deras, tepat pada malam Jumat, petugas mengalami kesulitan dalam melakukan evakuasi, selain dari pada hujan deras yang tak kurun henti, juga ada kejanggalan saat memotong tangkal pohon yang melintang menggunakan mesin potong.
“Beberapa kali mesin potong mati tadi saat evakuasi, mungkin faktor lengket karena pohon nangka,” kata petugas BPBD KBB, Rudi Wibaksana saat ditemui pewarta sekitarkita.id dilokasi.
Ia menyebut, beberapa kejanggalan juga terlihat saat mesin potong mengeluarkan percikan api, seolah terjadi benturan mesin potong dengan besi didalam tubuh pohon tersebut.
“Sempet keluar percikan api tadi,” ungkap Rudi dengan singkat.
Desas desus kabar bahwa pohon tersebut sakral dan berpenghuni mahkluk ghoib, dirinya hanya melontarkan senyum dan meyakini bahwa kuasa Tuhan itu ada.
“Saya sih percaya sama sang pencipta (Allah SWT), sudah biasa mengadepin hal hal kaya gitu,” ujarnya.
Terlepas hal itu, ia mengatakan, pohon nangka berukuran besar itu kisaran umurnya mencapai 30 tahun, wajar saja, kata dia, jika hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang mampu mengakibatkan pohon tersebut ambruk.
“Faktor usia, pohon itu lapuk ditambah sebagian besar pohon tersebut keropos. Peristiwa menimpa belakang warung milik warga alhamdulillah enggak ada korban jiwa,” bebernya.
“Di musim penghujan ini warga diharapkan lebih berhati-hati, hindari pohon tinggi dan bangunan tua saat angin kencang datang, tidak usah panik, hubungi petugas setempat sesegera mungkin,” sambungnya.
Disisi lain, cerita mistis pada pohon nangka tersebut juga diamini warga sekitar, salah satu dari mereka juga sesekali pernah melihat sosok bayangan putih terbang di pusaran pohon tersebut.
“Pernah warga liat nampak bayangan putih diatas pohon, serem kang, beruntung pohon ini sudah hilang cuma ada satu lagi pohon yang berukuran paling besar diseberang sana,” kata tetangga Ida Rohani pemilik warung.
Sebelumnya, peristiwa ambruknya pohon tersebut nyaris menimpa Ida Rohani ditengah hujan deras. Kala itu dirinya tengah istirahat sejenak menunggu hujan reda.
“Awalnya bunyi kretek-kretek, kirain bunyi motor pas berdiri pohon terbelah menjadi dua sebagian menimpa warung saya dan sebagian ke arah lapangan voli,” kata Ida.
Beruntung, kata dia, tidak ada korban jiwa atas musibah pohon tumbang itu, pihaknya bisa menyelamatkan diri, kendati itu, ia mengalami kerugian materil.
“Alhamdulillah enggak ada korban, palingan rusak atap dapur warung, enggak tau sih berapa kerugian belum di hitung yang penting sudah dievakuasi,” ujarnya.
Pihaknya mewakili RT05 turut mengucapkan terimakasih kepada BPBD KBB, Babinsa Padalarang, aparatur Desa Padalarang dan warga sekitar yang turut membantu evakuasi pohon tersebut.
“Terimakasih semuanya sudah membantu, semoga ini tidak terjadi lagi,” tandasnya.








