Sengaja diputus, jembatan apung Jembalas Bandung Barat sementara ditutup

- Penulis

Sabtu, 15 Juni 2024 - 13:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung Barat | SekitarKita.id,- Baru-baru ini tumpukan sampah dan eceng gondok menyumbat aliran sungai Citarum ramai menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat Kabupaten Bandung Barat (KBB). Dimana sampah itu membentuk pulau di bawah jembatan BBS Kecamatan Batujajar.

Bersamaan itu, eceng gondok juga menutup jembatan Alfian atau yang dulu dikenal dengan nama Jembalas, tepatnya di Desa Batujajar Barat, Kecamatan Batujajar KBB. Konon kabarnya jembatan itu putus.

Dari penglihatan foto yang beredar di media sosial (medsos) dengan narasi ‘Jembatan Jembalas Putus Lagi’ itu terputus di bagian tengah, membentuk cekungan diiringi tumpukan sampah dan eceng gondok.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Alhasil, jembatan Alfian yang menghubungkan dua Kecamatan yakni Cihampelas dan Batujajar itu tidak bisa dilintasi kendaraan sepeda motor. Warga bersama pengelola ramai-ramai membersihkan sampah dan eceng gondok agar jembatan itu bisa dilalui.

Jembatan Jembalas Batujajar Bandung Barat dikabarkan putus dan viral di medsos (foto: istimewa)
Jembatan Jembalas Batujajar Bandung Barat dikabarkan putus dan viral di medsos (foto: istimewa)

Kendati itu, pengakuan dari pengelola Jembatan Alfian, Gaston Barus mengatakan, bahwa jembatan tersebut bukan terputus melainkan sengaja diputus untuk memberikan ruang pada pulau sampah dan eceng gondok yang mengambang di badan sungai.

Baca Juga:  Kiiikiii - Bagian 2: Marie Claire Korea X Chanel Attractiveness (mungkin saja 2025 Issue Digital Duvet) - Kpoppie

“Sengaja dilepas dulu fleksibelnya. Bukan (terputus), soalnya di sungai banyak sampah terbawa arus ke hilir, jadi biar bisa lewat (sampah dan eceng gondoknya),” kata Gaston saat dikonfirmasi wartawan, pada Kamis (13/6/2024).

Dikatakan Gaston kembali, pemutusan fleksibel jembatan itu tak menentu, menyesuaikan pada kondisi arus sungai dan sampah yang mengambang.

“Melihat sikon berapa lamanya, bisa seminggu atau lebih. Cuma yang pasti ditutup dulu, tidak bisa dilalui sementara waktu,” imbuh Gaston.

Pengelola jembatan Jembalas Batujajar KBB sengaja memutus flexibel lantaran debit sampah yang menumpuk (foto: warga/istimewa)
Pengelola jembatan Jembalas Batujajar KBB sengaja memutus flexibel lantaran debit sampah yang menumpuk (foto: warga/istimewa)

Gaston menyebut pemutusan konstruksi atau fleksibel jembatan sepanjang 50 meter itu sudah sering dilakukan. Sebab setiap musim hujan tiba, maka pulau sampah dan eceng gondol akan terbentuk.

Pengelola jembatan Jembalas Batujajar KBB sengaja memutus flexibel lantaran debit sampah yang menumpuk (foto: warga/istimewa)
Pengelola jembatan Jembalas Batujajar KBB sengaja memutus flexibel lantaran debit sampah yang menumpuk (foto: warga/istimewa)

“Setiap musim hujan pasti begini. Kalau enggak dilepas fleksibelnya, nanti malah membahayakan konstruksi (jembatan) terdorong sampah,” kata Gaston menandaskan.



Penulis : Abdul Kholilulloh

Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : laporan tim SekitarKita.id

Berita Terkait

Realisasi APBD Bandung Barat 2025 Tembus 98,58 Persen, Pendapatan Rp3,39 Triliun Berbuah Opini WTP BPK
Eceng Gondok Ancam Pasokan Listrik Jawa-Bali, Bupati Bandung Barat Dukung Aksi PLN Indonesia Power
Yayasan Bina Siswa Cisarua Tagih Janji Dapur SPPG Cimahi, Komitmen Administrasi Dipertanyakan
Ditengah Kenaikan Harga BBM, DLH KBB Ajukan Tambahan Anggaran dan Armada Truk Sampah
Mediasi Guru Hamil MTs Citapen Berlanjut Pekan Depan, Nisfa Widia Minta Nama Baik Dipulihkan
Di Tengah Risiko Kehamilan, Guru MTs Citapen Minta Keadilan dan Pemulihan Nama Baik di Hadapan Kemenag KBB
Jeje Ritchie Tegaskan Konsolidasi PAN KBB, Targetkan Infrastruktur Partai Solid Menuju Pemilu 2029
Kisah Gisel Menginspirasi, Siswi Tuna Rungu Tampil Memukau di Pelepasan SLB Ngamprah Raya

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 15:12 WIB

Realisasi APBD Bandung Barat 2025 Tembus 98,58 Persen, Pendapatan Rp3,39 Triliun Berbuah Opini WTP BPK

Senin, 29 Juni 2026 - 13:59 WIB

Eceng Gondok Ancam Pasokan Listrik Jawa-Bali, Bupati Bandung Barat Dukung Aksi PLN Indonesia Power

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:04 WIB

Yayasan Bina Siswa Cisarua Tagih Janji Dapur SPPG Cimahi, Komitmen Administrasi Dipertanyakan

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:45 WIB

Ditengah Kenaikan Harga BBM, DLH KBB Ajukan Tambahan Anggaran dan Armada Truk Sampah

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:30 WIB

Mediasi Guru Hamil MTs Citapen Berlanjut Pekan Depan, Nisfa Widia Minta Nama Baik Dipulihkan

Berita Terbaru