[ad_1]
Chief EXO, Suho, telah berbagi perasaannya mengenai situasi EXO-CBX, mengungkapkan kekecewaannya serta mengharapkan penyelesaian yang lancar bagi para penggemar.
Pada tanggal 14, Suho bertemu dengan TenAsia di kantor pusat SM Leisure di Seongsu-dong, Seoul, di mana ia berbagi berbagai cerita tentang MBN. 'Putra Mahkota Hilang'
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
'Lacking Crown Prince' yaitu komedi romantis technology Joseon yang menggambarkan kisah Putra Mahkota Lee Geon (diperankan oleh Suho) yang hidupnya terbalik ketika dia diculik oleh Choi Myung-yoon (diperankan oleh Hong Ye-ji) di rumahnya. cara untuk menjadi putri mahkota. Acara ini berawal dengan ranking pemirsa sebesar 1,5% (menurut Nielsen Korea), serta popularitasnya meningkat, hingga lebih dari 4% dari episode ke-16. Episode terakhir, yang ditayangkan pada tanggal 16, hingga ranking pemirsa puncak sebesar 5,6% serta ranking nasional sebesar 5,1%, menandai rekor ranking empat episode berturut-turut serta diakhiri dengan nada tinggi.
Mengenai situasi EXO-CBX, Suho menyampaikan, “Saya pada kenyataannya mengetahui situasi ini dengan cara berita. Saya terkejut serta sangat kesal. Yang terpenting, saya khawatir terhadap para penggemar. Tahun lalu, penggemar kami merasakan situasi serupa. Saya ingat betapa patah hati serta kesalnya mereka. Dengan kejadian ini lagi, saya serta merasa sepertinya tidak nyaman, serta saya tahu bahwa para penggemar sepertinya tidak merasa senang dengan hal tersebut.”
Sebagai chief EXO, ia mengungkapkan penyesalannya, “Saya ingin memakai kesempatan ini untuk meminta maaf kepada para penggemar atas kejadian seperti ini,” yang memperlihatkan kasih sayang mendalamnya kepada para penggemar. Ia menambahkan, “Kami sedang mempersiapkan album musim dingin. Dengan Sehun serta Kai yang diperkirakan akan menghentikan wajib militer tahun mendatang, kami secara bertahap membuat rencana dengan SM Leisure.”
Pada tanggal 10, EXO-CBX (Chen, Baekhyun, serta Xiumin) mengajukan keluhan terhadap SM Leisure setelah mendirikan label independen mereka, INB100, serta fokus pada aktivitas individu.
EXO-CBX mengadakan konferensi pers mendesak, menuduh SM melakukan perlakuan sepertinya tidak adil. Mereka mengklaim, “SM berjanji untuk menurunkan biaya distribusi menjadi 5,5% untuk INB100 tetapi gagal melakukannya. SM menuntut 10% pendapatan dari aktivitas pribadi seperti album, konser, serta iklan, serta ini sepertinya tidak adil.”
Sebagai tanggapan, SM menyatakan, “EXO-CBX menandatangani perjanjian untuk membayar 10% dari pendapatan masing-masing perusahaan. 10% dari pendapatan perusahaan ini yaitu standar yang diterapkan oleh pengadilan selagi perselisihan kontrak eksklusif EXO dengan anggota Tiongkok. Ini yaitu preseden yang masuk akal. .”
Suho menyimpulkan, “Meski demikian saya yakin ini yaitu tugas kami sebagai EXO untuk membalas para penggemar dengan musik serta melanjutkan tanpa masalah, tersebut bukanlah sesuatu yang bisa saya jamin. Saya sangat khawatir.” Ekspresinya sepertinya tidak sepenuhnya cerah. Setelah mendengar tentang konferensi pers itu, ia berkata, “Saya bertanya kepada EXO-CBX tentang apa yang sedang terjadi, tetapi mereka hanya memberi tahu saya apa yang sudah diberitakan dalam artikel.”
[ad_2]
Sumber: allkpop-com








