Viral, pria di Bandung gantung diri di Flyover Cimindi, petugas temukan surat wasiat

- Penulis

Jumat, 28 Juni 2024 - 15:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Damkar melakukan evakuasi jasad pria gantung diri di Flyover Cimindi perbatasan kota Cimahi dan Kota Bandung, pada Jumat (28/06/2024). Foto: istimewa)

i

Petugas Damkar melakukan evakuasi jasad pria gantung diri di Flyover Cimindi perbatasan kota Cimahi dan Kota Bandung, pada Jumat (28/06/2024). Foto: istimewa)

Cimahi | SekitarKita.id,- Viral seorang pria ditemukan tewas gantung diri di Flyover Cimindi, perbatasan Kota Cimahi-Kota Bandung, pada Jumat, 28 Juni 2024.

Belakangan diketahui, jasad baru ditemukan oleh warga dalam posisi sedang menggantung sekitar pukul 06.20 WIB pagi tadi.

Penemuan jasad korban sempat membuat geger warga sekitar dan menyebabkan kemacetan di lokasi kejadian. Petugas dari Diskar PB Kota Bandung dan Inafis Polrestabes Bandung tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi dan olah TKP.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam video yang beredar, seorang pria menggunakan pakaian serba hitam, jaket hoodie hitam, celana dan sepatu hitam terlihat tergantung oleh sebuat tali yang terikat pada pagar pembatas flyover Cimindi.

Disusul video berikutnya, seorang petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) menggunakan alat berat (crane) berhasil mengevakuasi jasad korban.

Ia turun menggunakan tali untuk melakukan evakuasi kemudian ia juga seperti mengikat jasad ke badannya untuk diangakat ke atas bersamanya.

Namun yang menjadi perhatian, dalam video pria yang tergantung itu seperti menggunakan topeng, setelah diamati jasad tersebut nampak dari mata dan mulut tertutup lakban hitam.

Baca Juga:  Tangis Haru 3 Bocah Yatim Piatu di Padalarang Saat Dapat Bantuan di Momen HUT RI ke-80

“Menurut saksi warga betul (mata dan mulutnya tertutup lakban hitam),” kata anggota Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Cimahi Fajar, dikutip dari infocimahi.

Sementara itu, berdasarkan hasil pemeriksaan awal dari kepolisian, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Kendati itu, untuk memastikan penyebab kematian, Polsek Andir Polrestabes Bandung akan melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Melansir dari Sindonews.com, Iptu Ano Somarno, Pawas Polsek Andir, mengatakan, identitas korban masih dalam proses penyelidikan.

“Identitas didalami oleh Inafis Polrestabes Bandung,” ujarnya.

Petugas menemukan surat wasiat di dekat lokasi kejadian bersama dengan lakban hitam. Adapun isi surat wasiat tersebut yakni berisi pesan kepada kedua orang tuanya.

Dalam isi surat tersebut, korban meminta untuk diantarkan ke sebuah Rumah Sakit (RS) yang dituju bertemu ayah dan ibu korban.

“Tolong anterin ke RS IXXXXXXXX. Orang tua saya kerja di sana. AN Bpk XXXXX XXXXX & Ibu XXXXX XXXXXXX”

Usai dievakuasi, jenazah korban dilarikan ke RS Bhayangkara Sartika Asih Bandung untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Baca Juga:  Viral! Tarif parkir patok Rp20 ribu, pengunjung kapok datang ke Cirata Bandung Barat

 

Kontak Bantuan
Bunuh diri bisa terjadi di saat seseorang mengalami depresi dan tak ada orang yang membantu.

Jika Anda memiliki permasalahan yang sama, jangan menyerah dan memutuskan mengakhiri hidup.

Layanan konseling bisa menjadi pilihan Anda untuk meringankan keresahan yang ada.

Untuk mendapatkan layanan kesehatan jiwa atau untuk mendapatkan berbagai alternatif layanan konseling.

Anda bisa simak website Into the Light Indonesia di bawah ini:

https://www.intothelightid.org/tentang-bunuh-diri/hotline-dan-konseling

Kementerian Kesehatan RI juga telah menyiagakan lima RS Jiwa rujukan yang telah dilengkapi dengan layanan telepon konseling kesehatan jiwa dan pencegahan bunuh diri:

RSJ Amino Gondohutomo Semarang | (024) 6722565
RSJ Marzoeki Mahdi Bogor | (0251) 8324024, 8324025, 8320467
RSJ Soeharto Heerdjan Jakarta | (021) 5682841
RSJ Prof Dr Soerojo Magelang | (0293) 363601
RSJ Radjiman Wediodiningrat Malang | (0341) 423444

 



Berita Terkait

Cegah SILPA Membengkak, Komisi II DPRD KBB Desak OPD Percepat Realisasi Program dan Pembangunan
Golkar Jabar Mulai Panaskan Mesin Politik Menuju Pemilu 2029, Konsolidasi Digelar di Bandung Barat
Harlah ke-28, DPC PKB KBB Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Masyarakat
Aksi Sadis Gagal! Pelaku Percobaan Curas Sopir Lalamove di KBB Diciduk, Terancam 8 Tahun Penjara
PKL Kepung Underpass Padalarang, Satpol PP Jabar Janji Segera Tertibkan Usai Koordinasi
Geng Motor dan Aksi Begal di Bandung Raya Jadi Sorotan, Pemprov Jabar Minta Warga Aktif Cegah Kejahatan
Warga Ragukan Kesiapan E-Voting Pilkades 2027, DPMD KBB Pilih Irit Bicara
Usai Sidak KDM, Pemprov Jabar Mulai Data Nasib Pekerja Pabrik Kapur di Cipatat

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:15 WIB

Cegah SILPA Membengkak, Komisi II DPRD KBB Desak OPD Percepat Realisasi Program dan Pembangunan

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:34 WIB

Golkar Jabar Mulai Panaskan Mesin Politik Menuju Pemilu 2029, Konsolidasi Digelar di Bandung Barat

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:36 WIB

Harlah ke-28, DPC PKB KBB Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Masyarakat

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:05 WIB

Aksi Sadis Gagal! Pelaku Percobaan Curas Sopir Lalamove di KBB Diciduk, Terancam 8 Tahun Penjara

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:57 WIB

PKL Kepung Underpass Padalarang, Satpol PP Jabar Janji Segera Tertibkan Usai Koordinasi

Berita Terbaru