Tangis Haru 3 Bocah Yatim Piatu di Padalarang Saat Dapat Bantuan di Momen HUT RI ke-80

- Penulis

Jumat, 29 Agustus 2025 - 11:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Camat Padalarang Agus Achmad Setiawan bersama Kepala Desa Ciburuy Firmansyah memberikan bantuan kepada tiga anak yatim-piatu di Kampung Andir, Desa Ciburuy, Kecamatan Padalarang KBB (foto: istimewa)

i

Camat Padalarang Agus Achmad Setiawan bersama Kepala Desa Ciburuy Firmansyah memberikan bantuan kepada tiga anak yatim-piatu di Kampung Andir, Desa Ciburuy, Kecamatan Padalarang KBB (foto: istimewa)

SEKITARKITA.id – Tangis haru pecah dari tiga bocah yatim piatu warga RT04/RW04, Kampung Andir, Desa Ciburuy, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Di momen HUT Kemerdekaan RI ke-80, mereka mendapatkan bantuan langsung dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat.

Mereka adalah Adnan (16), Akbar (11), dan Chelsi (7), anak pasangan almarhum Dadang Lesmana dan almarhumah Heni Husyaeni.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kehilangan kedua orang tua dalam waktu berdekatan membuat mereka harus bertahan hidup dalam keterbatasan.

Camat Padalarang Agus Achmad Setiawan bersama Kepala Desa Ciburuy Firmansyah memberikan bantuan kepada tiga anak yatim-piatu di Kampung Andir, Desa Ciburuy, Kecamatan Padalarang KBB (foto: istimewa)
Camat Padalarang Agus Achmad Setiawan bersama Kepala Desa Ciburuy Firmansyah memberikan bantuan kepada tiga anak yatim-piatu di Kampung Andir, Desa Ciburuy, Kecamatan Padalarang KBB (foto: istimewa)

Bantuan tersebut disalurkan oleh Camat Padalarang Agus Achmad Setiawan bersama Kepala Desa Ciburuy Firmansyah.

Mereka menyerahkan paket sembako, santunan, sekaligus menanggung biaya kontrakan yang ditempati ketiga bocah tersebut hingga akhir Desember 2025.

“Alhamdulillah saya bersyukur atas bantuan pemerintah. Pak Camat dan Pak Kades datang langsung ke rumah kemarin sore, bawa sembako dan santunan,” ujar Adnan kepada kantor berita Sekitarkita.id, Jumat (29/8/2025).

Selain itu, Pemkab Bandung Barat juga berkomitmen membantu biaya sekolah dua adik Adnan. Akbar saat ini duduk di kelas 6 SD, sementara Chelsi masih kelas 2 SD.

Baca Juga:  Richard Perry, Pembuat Laporan Paling Cerdas, Meninggal di Usia 82

“Pak Camat juga berjanji membiayai sekolah adik-adik saya. Tadinya saya juga mau dibiayai kuliah, tapi saya menolak. Saya minta dicarikan pekerjaan supaya bisa bantu adik-adik. Kata Pak Camat, nanti akan dicarikan kerja. Alhamdulillah banget,” ucap Adnan dengan mata berkaca-kaca.

Hidup Serabutan Demi Adik

Sejak kepergian ayahnya pada 2024 disusul ibunya pada awal Agustus 2025, Adnan menjadi tulang punggung keluarga. Ia bekerja serabutan setiap hari untuk menafkahi kedua adiknya.

“Kerja apa saja, kadang ada orang minta tolong serabutan. Enggak tentu penghasilannya, kadang Rp20 ribu kadang lebih. Ya disyukuri saja,” tutur Adnan dengan suara lirih.

Ia mengaku lega karena warga sekitar dan pemilik kontrakan tempat tinggalnya turut memberi kebaikan. Meski telat membayar sewa, mereka tidak pernah memarahinya.

“Alhamdulillah pak RT/RW dan tetangga disitu pada baik, yang punya kontrakan juga baik meski telat bayar,” ujarnya.

Camat Turun Langsung

Camat Padalarang Agus Achmad Setiawan menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap warganya yang sedang dalam kesulitan.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Pastikan 23 Marinir dan 2 Polisi Gugur di Longsor Cisarua Dapat Santunan Rp25 Juta

“Seperti arahan Pak Bupati sesuai visi Amanah, kami hadir ke rumah tiga bocah yatim piatu ini. Kami membawa sedikit bingkisan dan menanggung biaya kontrakan hingga Desember. Mudah-mudahan bisa meringankan beban mereka,” ucap Agus.

Ia menambahkan, dirinya bersama sang istri juga akan membiayai pendidikan dua adik Adnan, sementara pihaknya akan mencarikan pekerjaan yang layak bagi Adnan agar bisa mandiri.

“Semoga anak-anak ini menjadi anak sholeh, berbakti kepada orang tua dan agama. Kita semua doakan mereka kuat menjalani kehidupan,” pungkasnya.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Berita Terkait

Yayasan Bina Siswa Cisarua Tagih Janji Dapur SPPG Cimahi, Komitmen Administrasi Dipertanyakan
Ditengah Kenaikan Harga BBM, DLH KBB Ajukan Tambahan Anggaran dan Armada Truk Sampah
Mediasi Guru Hamil MTs Citapen Berlanjut Pekan Depan, Nisfa Widia Minta Nama Baik Dipulihkan
Di Tengah Risiko Kehamilan, Guru MTs Citapen Minta Keadilan dan Pemulihan Nama Baik di Hadapan Kemenag KBB
Jeje Ritchie Tegaskan Konsolidasi PAN KBB, Targetkan Infrastruktur Partai Solid Menuju Pemilu 2029
Kisah Gisel Menginspirasi, Siswi Tuna Rungu Tampil Memukau di Pelepasan SLB Ngamprah Raya
Kemenag KBB Pastikan Guru Hamil di MTs Muslimin Citapen Masih Aktif, Tak Ada SK Pemecatan
Polemik Guru MTs Citapen Diduga Dipecat Saat Cuti Hamil, DPRD KBB Turun Tangan

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:04 WIB

Yayasan Bina Siswa Cisarua Tagih Janji Dapur SPPG Cimahi, Komitmen Administrasi Dipertanyakan

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:45 WIB

Ditengah Kenaikan Harga BBM, DLH KBB Ajukan Tambahan Anggaran dan Armada Truk Sampah

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:30 WIB

Mediasi Guru Hamil MTs Citapen Berlanjut Pekan Depan, Nisfa Widia Minta Nama Baik Dipulihkan

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:33 WIB

Di Tengah Risiko Kehamilan, Guru MTs Citapen Minta Keadilan dan Pemulihan Nama Baik di Hadapan Kemenag KBB

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:24 WIB

Jeje Ritchie Tegaskan Konsolidasi PAN KBB, Targetkan Infrastruktur Partai Solid Menuju Pemilu 2029

Berita Terbaru