Dinkes Bandung Barat sebut 25 petugas KPPS tumbang akibat kelelahan

- Penulis

Kamis, 15 Februari 2024 - 17:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Antusias masyarakat saat melakukan pencoblosan di TPS 68 Baloper, Desa Padalarang, Kecamatan Padalarang KBB, pada 14 Februari 2024 (foto: Abdul Kholilulloh/ dok.SekitarKita.id)

i

Antusias masyarakat saat melakukan pencoblosan di TPS 68 Baloper, Desa Padalarang, Kecamatan Padalarang KBB, pada 14 Februari 2024 (foto: Abdul Kholilulloh/ dok.SekitarKita.id)

Bandung Barat | SekitarKita.id,- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung Barat (KBB) merinci ada sekitar 25 orang jatuh sakit saat pencoblosan Pemilu 2024, Rabu 14 Januari 2024.

Kepala Dinkes Bandung Barat, Hernawan Widjayanto mengatakan, mereka terpaksa harus mendapatkan perawatan medis di sejumlah Puskesmas di KBB.

25 orang tersebut terdiri dari Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) sebanyak 9 orang, linmas 1 orang dan masyarakat pemilih sebanyak 2 orang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lalu kemudian, untuk petugas Panitia Pemungutan Suara (PPS) 3 orang, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) 5 orang dan sisanya sebanyak 5 orang adalah petugas.

“Kesehatan 25 orang itu terganggu karena kelelahan, dan langsung ditangani oleh petugas medis yang sudah kita siapkan,” kata Hernawan kepada wartawan, Kamis 15 Februari 2024.

suasana saat melakukan pencoblosan di TPS 68 Baloper, Desa Padalarang, Kecamatan Padalarang KBB, pada 14 Februari 2024 (foto: Abdul Kholilulloh/ dok.SekitarKita.id)
suasana saat melakukan pencoblosan di TPS 68 Baloper, Desa Padalarang, Kecamatan Padalarang KBB, pada 14 Februari 2024 (foto: Abdul Kholilulloh/ dok.SekitarKita.id)

Sebelumnya, kata dia, jauh-jauh hari, pihaknya mengintruksikan petugas melalui media agar memprioritaskan penanganan bagi anggota KPPS dan masyarakat saat hari pencoblosan.

“Berkaca pada Pemilu 2019, ada anggota KPPS yang meninggal karena kelelahan. Karena itu kita mengantisipasi agar hal tersebut tak terulang kembali,” jelasnya.

Baca Juga:  Oscar 2025 Akan Mengalir Live to tell the tale Hulu Selain Tayang Live to tell the tale ABC – Information Loader
Related Posts

Dijelaskannya kembali, pada pelaksanaan pemilu 2024 ini pihaknya mengoptimalkan para petugas tenaga medis hingga tingkat wilayah dengan membagi 2 tim yakni tim medis statis dan juga mobile.

“Selain yang standby di Puskesmas kita juga menyiapkan tenaga medis yang mobile dengan bergerak ke setiap TPS di seluruh wilayah KBB, kami pun menyiagakan seluruh sebanyak 32 Puskesmas ditambah 3 RSUD dan jejaring RS swasta,” ujar Hernawan.

Warga menunggu antrean saat melakukan pencoblosan di TPS 68 Baloper, Desa Padalarang, Kecamatan Padalarang KBB, pada 14 Februari 2024 (foto: Abdul Kholilulloh/ dok.SekitarKita.id)
Warga menunggu antrean saat melakukan pencoblosan di TPS 68 Baloper, Desa Padalarang, Kecamatan Padalarang KBB, pada 14 Februari 2024 (foto: Abdul Kholilulloh/ dok.SekitarKita.id)

Mayoritas, kata dia, puluhan orang yang mengalami gangguan kesehatan pada saat pelaksanaan pemilu tersebut akibat kelelahan selama bertugas.

“Semua menjalani pemeriksaan dan dikasih obat. Semuanya rawat jalan tidak ada yang dirujuk ke rumah sakit untuk menjalani perawatan lanjutan,” imbuhnya

Ia menegaskan, hingga saat ini pihaknya masih menyiagakan petugas hingga empat hari pasca pencoblosan. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Baca Juga:  Tata Ruang di Bandung Barat Amburadul, Dadang M. Naser: Perumahan di Atas Gunung Salah

“Kita bakal terus bersiaga 24 jam sampai H+4 sesuai dengan surat edaran. Mudah-mudahan semuanya berjalan lancar,” bebernya.

Sementara itu, sebelumnya, Penjabat (Pj) Bupati Bandung Barat, Arsan Latif mengatakan, pihaknya telah menyiapkan pelayanan tenaga medis di seluruh Kecamatan untuk stanby hingga menjelang malam.

Hal ini upaya mengantisipasi kesehatan petugas yang menderita sakit akibat kelelahan saat bertugas dilapangan.

“Kami meminta petugas Puskesmas stanby 1×24 jam paling tidak sampai jam 12 malam, untuk mengantisipasi masalah kesehatan bagi para petugas dilapangan,” kata Arsan saat ditemui di Desa Tani Mulya, Kecamatan Ngamprah usai memantau Pemilu 2024, Rabu (14/02/2024) malam.

Laporan: SekitarKita.id

Editor: Abdul Kholilulloh



Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Carnival Day 2026 Parongpong Meriah, Tujuh Desa dan 70 Grup RW Semarakkan HUT ke-81 RI
Masa Sewa Habis, Politisi Golkar Dadan Minta Kepastian Lahan Sekolah Rakyat Bandung Barat
Anton Sukartono Kembali Diusung, Demokrat KBB Bidik 7 Kursi DPRD pada Pemilu 2029
Sekwan DPRD KBB Gelar Donor Darah Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Pidato Kenegaraan, Presiden Prabowo Ungkap 6 Fokus Pemerintah Selama 21 Bulan Memimpin
Golkar Tebar 350 Ribu Benih Ikan, Panggah Susanto Dorong Budidaya untuk Tingkatkan Pendapatan Keluarga
Kompak, Dua Politisi Golkar Salurkan Ratusan Ribu Benih Ikan di Bandung Barat Jelang HUT RI ke-81
Raih 444 Suara, Tantan Sulthon Terpilih Jadi Ketua PWI Jabar 2026-2031 

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 18:30 WIB

Carnival Day 2026 Parongpong Meriah, Tujuh Desa dan 70 Grup RW Semarakkan HUT ke-81 RI

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:12 WIB

Masa Sewa Habis, Politisi Golkar Dadan Minta Kepastian Lahan Sekolah Rakyat Bandung Barat

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:52 WIB

Anton Sukartono Kembali Diusung, Demokrat KBB Bidik 7 Kursi DPRD pada Pemilu 2029

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:48 WIB

Sekwan DPRD KBB Gelar Donor Darah Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:22 WIB

Pidato Kenegaraan, Presiden Prabowo Ungkap 6 Fokus Pemerintah Selama 21 Bulan Memimpin

Berita Terbaru

Bandung Barat

Sekwan DPRD KBB Gelar Donor Darah Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Jumat, 14 Agu 2026 - 14:48 WIB