[ad_1]
Dengan munculnya kecerdasan buatan dan pembelajaran mesin, mengembangkan mannequin yang bisa digeneralisasi dan digunakan di berbagai tugas dan domain terdengar seperti terobosan besar. Dan salah satu teknik yang telah menjadi terkenal dalam beberapa tahun terakhir adalah pembelajaran switch. Pembelajaran switch memungkinkan mannequin pembelajaran mesin untuk memakai pengetahuan yang diperoleh dari satu tugas untuk meningkatkan kinerja pada tugas baru yang keterkaitan, yang dalam hal apa pun mempercepat seluruh proses pembelajaran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Apa itu Pembelajaran Switch?
Pembelajaran switch merupakan metode dalam pembelajaran mesin di mana mannequin yang telah dilatih sebelumnya pada satu masalah diadaptasi untuk bekerja pada masalah yang berbeda namun keterkaitan. Alih-alih memulai dari awal, mannequin tersebut memakai kembali fitur yang dipelajari dari tugas awal, dengan begitu memungkinkan pelatihan yang lebih cepat dan akurasi yang lebih baik. Misalkan saja, mannequin yang dilatih untuk mengenali objek dalam gambar bisa disempurnakan untuk mendeteksi merchandise tertentu seperti mobil atau hewan. Pendekatan ini sangat ampuh dalam skenario di mana information terbatas, sebab memungkinkan mannequin untuk mentransfer pengetahuan dari information yang telah dilatih sebelumnya.
Cara Kerja Pembelajaran Switch
Inti dari switch finding out dalam gadget finding out adalah proses yang melibatkan pengambilan mannequin yang telah dilatih sebelumnya—seperti jaringan saraf yang digunakan dalam deep finding out—dan menyempurnakannya untuk tugas baru. Biasanya, lapisan yang lebih dekat dengan keluaran mannequin dimodifikasi sementara waktu lapisan sebelumnya, yang menangkap fitur yang lebih umum, dipertahankan. Proses ini berjalan dengan baik sebab lapisan awal mannequin deep finding out tak henti-hentinya mendeteksi pola generik (seperti tepi atau tekstur) yang berguna untuk berbagai tugas.
Misalkan saja, dalam pembelajaran mendalam switch finding out, mannequin yang dilatih pada kumpulan information ImageNet untuk mengenali ribuan objek bisa digunakan kembali untuk mengklasifikasikan gambar medis dengan memperbarui lapisan akhir. Pengetahuan dari pendeteksian objek generik ditransfer untuk mengenali kondisi medis tertentu tanpa melatih ulang seluruh mannequin dari awal.
Mengapa Memakai Pembelajaran Switch?
Ada sejumlah alasan mengapa pembelajaran switch merupakan alat yang berharga dalam pembelajaran mesin dan pembelajaran mendalam:
1. Waktu Pelatihan yang Lebih Singkat: Proses pelatihan menjadi jauh lebih cepat sebab mannequin telah mempelajari pola atau fitur tertentu.
2. Peningkatan Kinerja: Version tak henti-hentinya kali bisa berkinerja lebih baik dengan lebih minim information dengan mendapatkan keuntungan dari informasi yang dipelajari sebelumnya.
3. Efisiensi Information: Pembelajaran switch bisa digunakan secara efektif ketika ada information berlabel terbatas untuk tugas baru, yang diketahui menjadi hambatan dalam pembelajaran mesin tradisional.
Kapan Memakai Pembelajaran Switch
Pembelajaran switch berperan penting dalam skenario berikut:
- Ada information berlabel terbatas untuk tugas sasaran.
- Tugas-tugas tersebut berbagi fitur-fitur standar, seperti mengenali objek-objek serupa di seluruh kumpulan information gambar yang berbeda.
- Melatih mannequin dari awal akan membutuhkan dengan jumlah besar komputasi dan waktu.
- Masalahnya rumit, dan memulai dari mannequin yang telah dilatih sebelumnya akan meningkatkan peluang keberhasilan secara signifikan.
Misalkan saja, dalam pemrosesan bahasa alami (NLP), mannequin seperti BERT atau GPT telah dilatih sebelumnya pada korpus information teks yang cukup besar. Version-model tersebut bisa disesuaikan untuk tugas-tugas seperti analisis sentimen atau peringkasan teks.
Implementasi Pembelajaran Switch
Ada berbagai cara untuk menerapkan pembelajaran switch tergantung pada tugas serta jenis mannequin:
1. Penyempurnaan Version yang Telah Dilatih Sebelumnya: Implementasi yang paling umum melibatkan pemilihan mannequin yang telah dilatih sebelumnya, membekukan beberapa lapisan (biasanya yang paling awal), dan memperbarui lapisan selanjutnya untuk tugas baru.
2. Ekstraksi Fitur: Dalam beberapa kasus, Anda bisa memakai mannequin yang telah dilatih sebelumnya sebagai ekstraktor fitur tetap, menerapkan fitur yang dipelajari ke tugas Anda tanpa modifikasi lebih lanjut pada mannequin itu sendiri.
3. Pembelajaran Multitugas: Ini melibatkan pelatihan mannequin untuk melakukan beberapa tugas keterkaitan secara serentak, yang memungkinkannya mentransfer pengetahuan antartugas.
Keuntungan Pembelajaran Switch
- Peningkatan Efisiensi: Version yang dilatih memakai pembelajaran switch membutuhkan lebih minim information dan sumber daya komputasi, menjadikannya ultimate untuk bisnis dan peneliti yang mempunyai keterbatasan.
- Penerapan Lebih Cepat: Sebab mannequin tidak perlu belajar dari awal, solusi bisa diimplementasikan dan ditingkatkan lebih cepat.
- Akurasi Lebih Tinggi: Version yang telah dilatih sebelumnya menghasilkan kinerja yang lebih baik dengan memulai dengan fitur yang dipelajari dari kumpulan information yang luas.
- Fleksibilitas: Pembelajaran switch bisa diterapkan di berbagai domain, dari klasifikasi gambar dan pemrosesan bahasa alami sampai analysis medis dan perkiraan keuangan.
Kerugian Pembelajaran Switch
- Overfitting: Andai tugas mannequin yang telah dilatih sebelumnya terlalu berbeda dari tugas goal, ada risiko overfitting.
- Bias Information: Version yang telah dilatih sebelumnya mungkin saja mempunyai bias berdasarkan information yang awalnya digunakan untuk melatihnya, yang bisa memengaruhi kinerjanya dalam tugas baru.
- Keterbatasan Transferabilitas: Tidak semua mannequin dan tugas kompatibel. Pembelajaran switch berfungsi paling baik ketika tugas sumber dan goal mempunyai kesamaan yang signifikan.
Kesimpulan
Pembelajaran switch telah merevolusi bidang pembelajaran mesin dengan memungkinkan mannequin mendapatkan keuntungan dari pengetahuan yang telah dipelajari sebelumnya, mengurangi waktu pelatihan, meningkatkan akurasi, dan mempermudah penerapan teknik ML dalam skenario dengan information terbatas. Meski demikian ada sejumlah tantangan, kemampuan metode untuk melakukan generalisasi di seluruh tugas menjadikannya alat yang berharga bagi peneliti dan bisnis yang ingin menerapkan solusi AI secara efisien.
Seiring dengan berkembangnya pembelajaran mesin, pembelajaran switch dalam pembelajaran mendalam dan domain lainnya akan terus memainkan peran penting dalam memperluas cakrawala aplikasi AI. Dan andai Anda ingin menguasai domain AI dan pembelajaran mesin, Anda harus segera mendaftar di Program Pascasarjana kami yang unik dalam bidang AI dan Pembelajaran Mesin dengan Universitas Purdue dan memperoleh semua keterampilan dan alat terbaik dalam waktu 11 bulan!
Alternatifnya, Anda harus segera menjelajahi program-program terbaik kami di GenAI dan menguasai konsep-konsep yang paling diminati seperti Generative AI, urged engineering, GPT, dan dengan jumlah besar lagi. Jelajahi dan daftarkan diri Anda hari ini untuk menang dalam permainan AI Anda!
Tanya Jawab Umum
1. Apa saja aplikasi umum dari pembelajaran switch?
Pembelajaran switch umumnya diterapkan dalam klasifikasi gambar, pemrosesan bahasa alami, pengenalan ucapan, dan analysis medis. Pembelajaran ini membantu saat information untuk tugas tertentu terbatas dengan memakai kembali pengetahuan dari domain keterkaitan, dengan begitu meningkatkan kinerja mannequin.
2. Apa contoh mannequin pembelajaran switch?
Contoh yang terkenal adalah BERT (Bidirectional Encoder Representations from Transformers), mannequin bahasa terlatih yang digunakan untuk tugas-tugas NLP seperti analisis sentimen atau peringkasan teks dengan menyempurnakannya pada kumpulan information tertentu.
3. Apa perbedaan antara pembelajaran switch dan pembelajaran mendalam?
Pembelajaran mendalam melibatkan pelatihan mannequin dari awal memakai kumpulan information besar, sementara waktu pembelajaran switch mengadaptasi mannequin yang telah dilatih sebelumnya ke tugas-tugas baru, mempercepat proses dan meningkatkan efisiensi dengan memakai kembali pengetahuan yang ada.
4. Apa saja tahap switch finding out?
Tahap switch finding out mencakup:
- Pra-pelatihan
- Ekstraksi fitur atau penyempurnaan
- Pelatihan pada tugas goal
[ad_2]
Sumber: simplilearn-com







