Gegara Pelantikan Kepsek, Jam Belajar Siswa SD di Ngamprah Dipangkas, Disiplin Guru Disorot

- Penulis

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi kegiatan belajar mengajar siswa (foto: desain Abdul Kholilulloh)

i

Ilustrasi kegiatan belajar mengajar siswa (foto: desain Abdul Kholilulloh)

KBB | SEKITARKITA.id — Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di salah satu Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB), menuai sorotan dari sejumlah orang tua murid.

Siswa kelas 6 disebut dipulangkan lebih awal pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 09.30 WIB. Padahal, berdasarkan kebiasaan jadwal sekolah, siswa biasanya menyelesaikan kegiatan belajar hingga sekitar pukul 12.00 WIB.

Pemulangan siswa lebih awal tersebut diduga berkaitan dengan adanya guru mata pelajaran yang hendak mengantarkan rekan sejawatnya yang mendapat promosi atau tugas baru sebagai kepala sekolah di SD lain.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi itu kemudian memicu kebingungan dan keluhan dari sejumlah orang tua murid. Informasi mengenai pemulangan lebih awal bahkan menjadi pembahasan di grup percakapan WhatsApp orang tua siswa hingga media sosial.

Salah seorang orang tua murid, Titin (bukan nama sebenarnya), mengaku kaget ketika mengetahui anaknya yang duduk di kelas 6 sudah berada di rumah saat dirinya pulang dari pasar.

Ilustrasi kegiatan belajar mengajar siswa (foto: desain Abdul Kholilulloh)
Ilustrasi kegiatan belajar mengajar siswa (foto: desain Abdul Kholilulloh)

“Informasi dari anak saya bilang guru mata pelajaran memulangkan mereka lebih awal karena mau mengantar temannya yang jadi kepala sekolah di SD lain, atau guru itu yang dilantik ini juga belum jelas informasinya. Padahal baru jam 09.30 pagi dan hari ini ada jadwal mata pelajaran,” ujar Titin kepada sekitarkita.id, Kamis.

Baca Juga:  Dinkes Bandung Barat sebut 25 petugas KPPS tumbang akibat kelelahan

Menurut Titin, orang tua murid berharap sekolah dapat memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung sesuai jadwal.

Terlebih, siswa kelas 6 membutuhkan waktu belajar yang cukup untuk mengikuti pembelajaran dan mempersiapkan diri menghadapi berbagai kebutuhan akademik di akhir jenjang sekolah dasar.

Keluhan mengenai pemulangan siswa lebih awal disebut turut bermunculan dalam grup WhatsApp orang tua murid.

Sejumlah orang tua mempertanyakan alasan siswa dipulangkan ketika jam belajar masih berlangsung. Mereka juga menyoroti skala prioritas dalam pelaksanaan kegiatan sekolah.

“Harusnya ada guru pengganti ketika ada kegiatan mendadak,” jelasnya.

Menurut mereka, agenda mengantarkan guru yang mendapat tugas baru seharusnya tidak mengurangi hak belajar siswa apabila masih terdapat pilihan lain yang dapat dilakukan tanpa mengganggu kegiatan belajar mengajar.

Persoalan tersebut dinilai bukan hanya menyangkut pemulangan siswa lebih awal, tetapi juga berkaitan dengan kedisiplinan guru, tanggung jawab tenaga pendidik, serta pemenuhan hak belajar peserta didik.

“Kedisiplinan guru jadi pertanyaan orang tua wali murid,” ujarnya.

Kegiatan belajar mengajar semestinya menjadi salah satu prioritas utama dalam penyelenggaraan pendidikan di sekolah.

Baca Juga:  Peringatan Hari Pramuka ke-63: Bupati Karawang Kukuhkan 424 Pramuka Garuda

Apabila seorang guru berhalangan menjalankan tugas karena adanya agenda tertentu, pihak sekolah idealnya memiliki mekanisme pengganti sehingga proses pembelajaran siswa tetap berjalan.

Hal ini menjadi semakin penting bagi siswa kelas 6 yang berada di tahap akhir pendidikan dasar dan membutuhkan pendampingan belajar secara konsisten.

Selain itu, komunikasi antara pihak sekolah dan orang tua juga dinilai penting apabila terdapat perubahan jadwal atau kebijakan pemulangan siswa.

Jika pemulangan lebih awal merupakan keputusan resmi sekolah, penjelasan kepada orang tua diperlukan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Namun, apabila keputusan tersebut dilakukan secara individual tanpa koordinasi dengan pihak sekolah, maka evaluasi internal terhadap kedisiplinan dan tanggung jawab tenaga pendidik juga perlu dilakukan.

Dinas Pendidikan KBB Diminta Evaluasi

Peristiwa ini diharapkan menjadi perhatian Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat, khususnya dalam memastikan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di sekolah dasar berjalan sesuai ketentuan.

Orang tua murid berharap terdapat evaluasi agar kejadian serupa tidak kembali terjadi dan waktu belajar siswa tetap menjadi prioritas.

Baca Juga:  Danny Setiawan Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Kenang Jasa Mantan Gubernur Jabar

“Ketika jam pelajaran dipulangkan lebih awal, dampaknya anak langsung bermain handphone ketika jam sekolah dipangkas, dengan adanya kegiatan belajar mengajar di sekolah diharapkan menjadi jeda waktu anak bermain HP, peran ini yang harus disadari orang tua maupun guru,” sambungnya.

Redaksi masih berupaya meminta konfirmasi kepada pihak sekolah, pengawas satuan pendidikan, serta Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat terkait kronologi pemulangan siswa kelas 6 pada Kamis pagi tersebut.

 



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Angkot Terguling Usai Diarahkan Google Maps Via Jalur Ekstrem Sekecengek Batujajar KBB
CV Deannova dan PUTR KBB Disorot, Proyek Jalan H Gofur-Cibatu Dinilai Asal-asalan 
Tak Lagi Gunakan Rakit, Bupati Jeje Hadirkan Mobil Antar-Jemput untuk 16 Siswa SDN Budiharja KBB
Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Lewat Adu Penalti 4-2
Stunting Bandung Barat Masih Tinggi, P4KBB Tawarkan Skema Kolaborasi Pentahelix
Timnas Indonesia Menang Telak 9-2 atas Bangladesh, Garuda Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup 2026
Resmi Disepakati! DPRD KBB dan Bupati Tetapkan Arah R-APBD Perubahan 2026, Infrastruktur Digenjot
Reshuffle Kabinet Merah Putih ke-7! Prabowo Lantik 16 Pejabat, Bahlil Rangkap Dua Jabatan 

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:06 WIB

Angkot Terguling Usai Diarahkan Google Maps Via Jalur Ekstrem Sekecengek Batujajar KBB

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:47 WIB

CV Deannova dan PUTR KBB Disorot, Proyek Jalan H Gofur-Cibatu Dinilai Asal-asalan 

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:15 WIB

Tak Lagi Gunakan Rakit, Bupati Jeje Hadirkan Mobil Antar-Jemput untuk 16 Siswa SDN Budiharja KBB

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:07 WIB

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Lewat Adu Penalti 4-2

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:52 WIB

Stunting Bandung Barat Masih Tinggi, P4KBB Tawarkan Skema Kolaborasi Pentahelix

Berita Terbaru