Soal Dana Bos, SMPN 2 Ngamprah Disorot, Sejumlah Fasilitas Rusak hingga 29 Ruang Kelas Diusulkan Direvitalisasi

- Penulis

Kamis, 20 Agustus 2026 - 08:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi sarana dan prasarana (sapras) SMP Negeri 2 Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB) memprihatinkan (foto: Abdul Kholilulloh)

i

Kondisi sarana dan prasarana (sapras) SMP Negeri 2 Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB) memprihatinkan (foto: Abdul Kholilulloh)

KBB | SEKITARKITA.id — Kondisi sarana dan prasarana (sapras) SMP Negeri 2 Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, menjadi sorotan.

Sejumlah fasilitas sekolah ditemukan mengalami kerusakan dan dinilai perlu segera mendapatkan penanganan agar tidak mengganggu kenyamanan siswa serta kegiatan belajar mengajar.

Berdasarkan pemantauan di lokasi, beberapa bagian bangunan SMPN 2 Ngamprah terlihat membutuhkan perbaikan. Kerusakan antara lain ditemukan pada kaca jendela yang pecah, dinding dan pintu yang rusak, sejumlah bagian tembok serta atap.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi toilet sekolah juga menjadi perhatian. Beberapa kamar mandi diketahui belum dilengkapi pintu sehingga dinilai perlu segera dibenahi.

Menanggapi kondisi tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat, Edy Syafrudin, mengatakan pihaknya kembali melakukan monitoring ke SMPN 2 Ngamprah atas arahan Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail.

Kondisi sarana dan prasarana (sapras) SMP Negeri 2 Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB) memprihatinkan (foto: Abdul Kholilulloh)
Kondisi sarana dan prasarana (sapras) SMP Negeri 2 Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB) memprihatinkan (foto: Abdul Kholilulloh)

Menurut Edy, sejumlah persoalan yang sebelumnya disampaikan pihak sekolah mulai ditindaklanjuti. Salah satunya terkait papan tulis yang sebelumnya mengalami kerusakan.

“Yang pertama tadi terkait dengan papan tulis. Kemarin kepala sekolah menyampaikan papan tulis akan segera diganti. Hari ini alhamdulillah sudah diganti,” ujar Edy saat berkunjung ke SMPN 2 Ngamprah, Rabu (19/8/2026).

Selain papan tulis, persoalan fasilitas kamar mandi juga mulai ditangani. Pihak sekolah telah melakukan pengukuran terhadap sejumlah toilet untuk pemasangan pintu.

Baca Juga:  Viral! Jalan Rusak di Bandung Barat, Warga Ngamprah Ngadu ke Dedi Mulyadi "Tah Pak Dedi"

“Untuk MCK atau kamar mandi, kemarin kepala sekolah menyampaikan akan membuat atau mengganti pintu kamar mandi. Hari ini sudah diukur beberapa toilet dan MCK. Ini mungkin membutuhkan proses beberapa hari sampai pemasangan pintu selesai,” katanya.

Namun, Edy menilai persoalan kebersihan lingkungan sekolah masih membutuhkan perhatian serius. Saat monitoring berlangsung, sejumlah area sekolah masih terlihat kotor.

Kondisi sarana dan prasarana (sapras) SMP Negeri 2 Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB) memprihatinkan (foto: Abdul Kholilulloh)
Kondisi sarana dan prasarana (sapras) SMP Negeri 2 Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB) memprihatinkan (foto: Abdul Kholilulloh)

Ia meminta pihak sekolah segera melakukan pembersihan dan memastikan lingkungan sekolah kembali bersih dalam waktu tiga hari.

Menurutnya, kondisi tersebut cukup memprihatinkan mengingat SMPN 2 Ngamprah sebelumnya pernah meraih penghargaan sebagai sekolah Adiwiyata tingkat nasional.

“Saya minta dalam tiga hari, lingkungan sekolah sudah bersih kembali. Sekolah ini pernah meraih penghargaan sebagai sekolah Adiwiyata tingkat nasional, masa sekolahnya kotor seperti ini,” tegasnya.

Selain kebersihan dan fasilitas toilet, Disdik Bandung Barat juga menemukan sejumlah kerusakan bangunan yang membutuhkan penanganan.

Edy mengatakan sekolah dapat memanfaatkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk pemeliharaan sarana dan prasarana sesuai ketentuan penggunaan anggaran.

“Contohnya tadi ada tembok yang sudah rusak, itu bisa menggunakan anggaran pemeliharaan dari BOS,” jelasnya.

Menurut Edy, pihak sekolah sebelumnya juga telah menggunakan dana BOS untuk sejumlah perbaikan, mulai dari dinding, tempat duduk hingga penggantian kabel listrik.

Baca Juga:  Reaksi Billie Eilish terhadap Rihanna yang Kurang Berkolaborasi – Information Loader

Meski demikian, ia menilai kerusakan bangunan dengan kategori sedang tidak cukup jika hanya mengandalkan dana BOS. Kondisi tersebut membutuhkan intervensi Pemerintah Kabupaten Bandung Barat melalui Dinas Pendidikan.

“Intinya, untuk kerusakan bangunan dengan kategori sedang, anggaran BOS dinilai tidak akan mencukupi sehingga membutuhkan intervensi dari pemerintah daerah dan tentunya ini tanggung jawab Disdik,” tuturnya.

Berdasarkan arahan Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail, Disdik KBB akan memprioritaskan rehabilitasi tiga ruang kelas di SMPN 2 Ngamprah.

Rehabilitasi tersebut direncanakan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun ini. Disdik juga tengah mengkaji kemungkinan penggunaan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

“Pak Bupati Bandung Barat juga menyarankan atau memerintahkan kepada kami untuk merehabilitasi tiga ruang kelas yang ada di SMP ini,” katanya.

Edy menambahkan, apabila penggunaan BTT memungkinkan, pihaknya terlebih dahulu akan meminta persetujuan pimpinan. Jika tidak memungkinkan, rehabilitasi akan diupayakan melalui anggaran perubahan.

“Kalau bisa menggunakan BTT, mungkin kita akan gunakan anggaran BTT. Tetapi kita akan meminta izin terlebih dahulu kepada pimpinan. Kalau tidak, ada anggaran perubahan yang akan kita anggarkan untuk rehabilitasi ruang kelas di SMPN 2 Ngamprah,” ujarnya.

Baca Juga:  Lima Dinas di KBB Masih Dipimpin Plt, Bupati Jeje Umumkan Open Bidding Akhir Januari 2026

Secara keseluruhan, Edy menyebut kondisi sarana dan prasarana SMPN 2 Ngamprah berada dalam kategori rusak sedang.

Kerusakan ditemukan di sejumlah bagian bangunan, termasuk plafon, lantai dan tembok sekolah.

Disdik Bandung Barat sebenarnya telah mengusulkan revitalisasi SMPN 2 Ngamprah sejak akhir tahun lalu. Bahkan, terdapat usulan revitalisasi terhadap 29 ruang kelas.

Usulan tersebut telah diverifikasi oleh Kementerian Pendidikan. Saat ini, Disdik KBB masih menunggu keputusan terkait persetujuan program revitalisasi tersebut.

“Kami di akhir tahun kemarin sudah mengusulkan revitalisasi untuk SMPN 2 Ngamprah, bahkan ada 29 ruang kelas yang kita usulkan. Oleh Kementerian Pendidikan sudah diverifikasi. Saat ini kami tinggal menunggu apakah disetujui atau tidak,” ucapnya.

Edy berharap usulan revitalisasi tersebut mendapat persetujuan sehingga perbaikan SMPN 2 Ngamprah dapat dilakukan secara menyeluruh dan tidak hanya mengandalkan perbaikan kecil melalui dana BOS.

“Perlu diketahui, kami di Disdik Bandung Barat tidak tinggal diam melihat kondisi SMPN 2 Ngamprah. Perbaikan akan dilakukan secara bertahap dengan memprioritaskan kerusakan yang paling mendesak demi memastikan kegiatan belajar mengajar siswa tetap berjalan dengan aman dan nyaman,” pungkasnya.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Angkot Terguling Usai Diarahkan Google Maps Via Jalur Ekstrem Sekecengek Batujajar KBB
CV Deannova dan PUTR KBB Disorot, Proyek Jalan H Gofur-Cibatu Dinilai Asal-asalan 
Tak Lagi Gunakan Rakit, Bupati Jeje Hadirkan Mobil Antar-Jemput untuk 16 Siswa SDN Budiharja KBB
Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Lewat Adu Penalti 4-2
Stunting Bandung Barat Masih Tinggi, P4KBB Tawarkan Skema Kolaborasi Pentahelix
Timnas Indonesia Menang Telak 9-2 atas Bangladesh, Garuda Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup 2026
Resmi Disepakati! DPRD KBB dan Bupati Tetapkan Arah R-APBD Perubahan 2026, Infrastruktur Digenjot
Reshuffle Kabinet Merah Putih ke-7! Prabowo Lantik 16 Pejabat, Bahlil Rangkap Dua Jabatan 

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:06 WIB

Angkot Terguling Usai Diarahkan Google Maps Via Jalur Ekstrem Sekecengek Batujajar KBB

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:47 WIB

CV Deannova dan PUTR KBB Disorot, Proyek Jalan H Gofur-Cibatu Dinilai Asal-asalan 

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:15 WIB

Tak Lagi Gunakan Rakit, Bupati Jeje Hadirkan Mobil Antar-Jemput untuk 16 Siswa SDN Budiharja KBB

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:07 WIB

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Lewat Adu Penalti 4-2

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:52 WIB

Stunting Bandung Barat Masih Tinggi, P4KBB Tawarkan Skema Kolaborasi Pentahelix

Berita Terbaru