Prank, Fakta Lain Menyoal KONI Bandung Barat dan Janji Manis Bupati Hengki

- Penulis

Minggu, 15 Januari 2023 - 17:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Related Posts
Bupati Bandung Barat, Hengki Kurniawan (foto: Abdul Kholilulloh)

BANDUNG BARAT |sekitarkita.NET-

Fakta lain menyebut diera kepemimpinan Bupati Kabupaten Bandung Barat, Hengki Kurniawan banyak ketimpangan, janji manis yang digembar-gemborkan tidak terealisasi dengan baik, baru-baru ini kabar buruk datang dari para atlet diwilayahnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Teranyar, para atlet peraih medali pada ajang Porprov Jabar IV asal Kabupaten Bandung Barat tengah resah. Pasalnya, nominal bonus yang dijanjikan Pemkab Bandung Barat tidak sesuai harapan (prank).

Hal ini ditegaskan, Ketua Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) KBB, Dedi Suprapto mengatakan, sebagai Cabor pihaknya tidak ingin masuk pada ranah persoalan-persoalan kebijakan politik.

“Karena kita ini tugasnya adalah membina atlet secara langsung. Jadi tentang masalah politik anggaran dan sebagainya itu adalah wilayah kerjanya KONI. Kita bergabung di KONI sebagai holding,” katanya Minggu (15/01/2023).

Baca Juga:  Rocker veteran Inggris The Comfort Boys mengadakan pertunjukan reuni dadakan

Pihaknya juga mengutarakan kekecewaan terhadap persoalan dan segala permasalahan yang menyangkut nasib para atlet di Kabupaten Bandung Barat.

Tak hanya itu, Dedi menilai, banyak sekali permasalahan didalam kepengurusan KONI KBB (eksternal) dan uang bonus.

“Ini benar-benar membuat saya kecewa, dan ternyata permasalahan ini banyak sekali. Ada beberapa terkait masalah apa yang disampaikan oleh KONI Bandung Barat terkait eksternal atau uang kadeudeuh terhadap atlet,” tegasnya dengan nada kecewa.

Ia tak menampik dengan beredarnya informasi miring terkait kurangnya uang bonus bagi peraih medali emas. Catatan buruk salah satunya para peraih medali emas dijanjikan bonus sebesar Rp 50 juta rupiah

“Kalau isu itu benar dengan nilai seperti itu saya pikir ini bukan hanya tidak konsisten tapi tidak rasional dalam berpikir memberikan anggaran dari Rp 50 juta menjadi Rp 25 juta untuk kadeudeh itu keterlaluan,” katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan, jika pengurangan bonus tersebut terjadi, hal tersebut menunjukkan bahwa Pemkab Bandung Barat tidak konsisten dengan ketetapan nominal yang dijanjikan kepada atlet berprestasi.

Baca Juga:  Buntut cabuli anak kandung, ibu muda di Tangerang terancam 12 tahun penjara

“Pertama mereka sudah melanggar dari pada nonmelaktur yang sudah dibuat sendiri dalam ketetapan yang sudah dibuat oleh pemerintah daerah,” katanya.

“Kedua, tidak melihat dari aspek psikologisnya, Kota Bandung, Kab Bandung, Kota Cimahi bahkan yang daerah kecil itu naik kadeudeuhnya. Ini ada apa?,” sambungnya.

Ia menegaskan, jika landasan pengurangan bonus yang dilakukan oleh Pemkab Bandung Barat tersebut adalah defisit anggaran maka alasan ini tidak dapat diterima. Pasalnya, kondisi ekonomi yang sama dialami daerah lain.

“Makanya saya melihat dengan politik anggaran seperti ini saya berharap pemimpin ke depan minimal mereka kembali bergerak kepada prinsip nurani politik yang benar. Karena ini sudah tidak bernurani,” tandasnya.***

Penulis: Abdul Kholilulloh 

copyright by Sekitar Kita



Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Babak Baru, Sejumlah Kios Terima Surat Pembongkaran Satpol PP KBB, Nasib Pedagang Terancam
Sungai Cihaur Padalarang Jadi Lautan Sampah, Warga Desak UPT Kebersihan KBB Bertindak
Bangli Rancabali Segera Dibongkar, Warga Sentil Dugaan Satpol PP KBB Tebang Pilih
Keributan Warnai Karnaval HUT RI ke-81 di Tagog Apu, Panitia Bantah Isu Pembacokan
HUT ke-81 RI, Bupati Jeje: Kemerdekaan Harus Terasa dalam Kehidupan Masyarakat Bandung Barat
Carnival Day 2026 Parongpong Meriah, Tujuh Desa dan 70 Grup RW Semarakkan HUT ke-81 RI
Masa Sewa Habis, Politisi Golkar Dadan Minta Kepastian Lahan Sekolah Rakyat Bandung Barat
Anton Sukartono Kembali Diusung, Demokrat KBB Bidik 7 Kursi DPRD pada Pemilu 2029

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:19 WIB

Babak Baru, Sejumlah Kios Terima Surat Pembongkaran Satpol PP KBB, Nasib Pedagang Terancam

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:45 WIB

Sungai Cihaur Padalarang Jadi Lautan Sampah, Warga Desak UPT Kebersihan KBB Bertindak

Rabu, 19 Agustus 2026 - 13:47 WIB

Bangli Rancabali Segera Dibongkar, Warga Sentil Dugaan Satpol PP KBB Tebang Pilih

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:04 WIB

Keributan Warnai Karnaval HUT RI ke-81 di Tagog Apu, Panitia Bantah Isu Pembacokan

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:04 WIB

HUT ke-81 RI, Bupati Jeje: Kemerdekaan Harus Terasa dalam Kehidupan Masyarakat Bandung Barat

Berita Terbaru