SEKITARKITA.ID – Setelah beberapa hari melakukan audiensi dengan KPU dan Bawaslu terkait dugaan pelanggaran Pilkada, Laskar NKRI kini mengancam akan menggelar aksi demonstrasi besar-besaran di kantor KPU dan Bawaslu Karawang.
Aksi ini terkait dugaan keterlibatan oknum penyelenggara Pilkada, ASN, serta Lurah/Kades yang dinilai mendukung salah satu pasangan calon.
Sekjen DPP LSM Laskar NKRI, H. Nana Taruna, menegaskan bahwa viralnya foto Ketua KPU Karawang yang makan bersama dengan calon petahana hanya puncak kecil dari gunung es masalah netralitas penyelenggara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Foto yang pertama kali diposting oleh Anggota DPRD dari PKS, Mumun Maemunah, di media sosial, menjadi sorotan publik.
“Kasus foto ini hanya bagian kecil. Fokus utama kami adalah memastikan KPU dan Bawaslu tetap netral, tidak berpihak pada salah satu paslon. Jika ada bukti penyelenggara memihak, kami tidak hanya akan geruduk, tapi ribuan anggota Laskar NKRI akan mengepung kantor KPU dan Bawaslu,” ujar Nana pada Senin (7/10/2024).
Selain itu, Nana mendesak Bawaslu agar bertindak cepat menindaklanjuti setiap laporan keterlibatan ASN dan Lurah/Kades dalam kampanye.
Menurutnya, semakin hari keterlibatan mereka semakin terang-terangan tanpa rasa takut.
“Keterlibatan ASN dan Lurah/Kades dalam kampanye Pilkada makin terbuka karena kurangnya tindakan tegas dari Bawaslu. Ini yang harus segera ditindak,” tambah Nana.
Laskar NKRI juga berencana melaporkan dugaan pelanggaran tersebut ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) untuk menjaga integritas Pilkada 2024.
“Kami ingin Pilkada 2024 berjalan jujur, adil, dan berintegritas. Jika penyelenggara terbukti tidak netral, kami siap melakukan aksi besar-besaran,” tutupnya.
Dengan ancaman demonstrasi ini, situasi politik di Karawang jelang Pilkada semakin memanas. Bawaslu dan KPU pun diharapkan segera merespons laporan dugaan pelanggaran untuk menjaga marwah demokrasi.
Editor : Abdul Kholilulloh
Sumber Berita : Laporan: Andyka Nugroho








