[ad_1]
Bandung, SekitarKita.id – Ratusan masyarakat dari berbagai elemen masyarakat lainnya menggelar bimtek dan deklarasi memberi dorongan untuk pasangan calon walikota dan wakil walikota Bandung Haru Suandharu dan Dhani Wirianata, di salah satu resort di Bandung, pada Rabu Malam, (9/10/24).
Ketua relawan dengan nama KAHADEAN (Relawan Kawal Harapan Baru Dengan Persatuan) dalam sambutannya mengungkapkan, terbentuknya relawan ini sebab adanya kegelisahan masyarakat akan persoalan kota bandung hari ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Yaitu mulai dari adanya persoalan transportasi, infrastruktur, lapangan kerja sampai persoalan pinjol, berikut juga dengan adanya Judi On-line serta persoalan ethical lainnya.
“Kami mengalami keresahan bersama tentang problematika di kota Bandung dari mulai transportasi, infrastruktur, pengangguran, ekonomi, pendidikan sosial kemasyarakatan, masalah lingkungan hidup belum lagi masalah ethical yang kian hari kian mengkhawatirkan,” ujar ketua relawan Kahadean Muhamad Naufal Ridwan.
Ridwan selaku ketua relawan percaya pasangan nomor urut 2 ini sanggup menuntaskan persoalan kota Bandung, bahkan membawa kota Bandung sembuh.
“Kami mengatas namakan diri sebagai relawan kehadiran merasa terpanggil untuk bergerak mewujudkan perbaikan kota Bandung kami memberi dorongan untuk pasangan Haru dan Dani sebagai pemimpinnya. Dengan harapan dan keyakinan bahwa pasangan Haru dan Dhani sanggup memimpin kota Bandung menuju arah yang lebih baik,” pungkasnya.
Deklarasi relawan dengan nama Kahadean ini dihadiri langsung oleh Haru Suandharu. Dalam sambutannya Haru mengungkapkan berbagai program yang akan dilakukan ketika terpilih jadi Walikota Bandung.
Harum menyoroti persoalan yang dihadapi oleh masyarakat hari ini adalah persoalan ekonomi, ia pun mengutip pernyataan sahabat imam Ali yang mengungkapkan bahwa ke parkiran dekat dengan kekufuran.
“Sebab masalah kita hari ini adalah masalah ekonomi, ujar imam Ali kefaktiran hal itu akan mendekatkan orang kepada kekufuran, mencapai ada yang menyampaikan sebab susah jangankan cari yang halal cari yang haram pun sulit,” jelas Haru Suandharu saat sambutan.
Haru juga mengharapkan kota bandung menjadi kota yang mempunyai ethical dan agamis sebagaimana yang diharapkan relawan Kahadean ini.***
[ad_2]
Source link








