HUT Kabupaten Bandung ke-385 Jadi Momentum Aksi Nyata: Dadang M Naser Ajak Warga Fokus Rawat Lingkungan

- Penulis

Senin, 20 April 2026 - 14:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IV DPR RI, Dadang M Naser melakukan penanaman pohon (Anggota Komisi IV DPR RI, Dadang M Naser (foto: istimewa)

i

Anggota Komisi IV DPR RI, Dadang M Naser melakukan penanaman pohon (Anggota Komisi IV DPR RI, Dadang M Naser (foto: istimewa)

SEKITARKITA.id – Peringatan Hari Jadi ke-385 Kabupaten Bandung tahun 2026 tak lagi sekadar seremoni. Di tengah bencana banjir yang masih terjadi, momentum ini mulai diarahkan menjadi gerakan nyata untuk membangun kesadaran lingkungan masyarakat.

Sorotan utama datang dari Dadang M Naser yang menekankan bahwa peringatan hari jadi harus menjadi titik balik dalam memperkuat aksi ekologis, bukan hanya kegiatan simbolis tahunan.

Menurutnya, kondisi banjir yang terus berulang menunjukkan adanya persoalan serius dalam tata kelola lingkungan, terutama terkait berkurangnya kawasan resapan air dan masifnya alih fungsi lahan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Banjir ini bukan sekadar bencana, tapi sinyal kuat bahwa kita harus berubah. Peringatan hari jadi harus dimaknai sebagai gerakan bersama untuk memperbaiki lingkungan,” ujarnya, Senin 20 April 2026.

Anggota Komisi IV DPR RI, Dadang M Naser melakukan penanaman pohon (foto: istimewa)
Anggota Komisi IV DPR RI, Dadang M Naser melakukan penanaman pohon (foto: istimewa)

Dalam momentum tersebut, Dadang juga mendorong masyarakat untuk lebih aktif dalam kegiatan penghijauan, termasuk menanam dan merawat pohon secara berkelanjutan.

Ia menilai, selama ini banyak program lingkungan yang berhenti pada tahap penanaman tanpa perawatan yang optimal.

Baca Juga:  Nestapa, cerita pilu keluarga korban kecelakaan bus PO Bhineka di Tol Jakarta-Cirebon 

“Sering kali kita berhenti di seremoni. Padahal yang terpenting adalah memastikan pohon itu hidup dan tumbuh. Itu yang akan memberikan dampak nyata bagi lingkungan,” katanya.

Sebagai anggota Komisi IV DPR RI, ia menegaskan bahwa upaya menjaga lingkungan membutuhkan pendekatan jangka panjang yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah hingga masyarakat di tingkat akar rumput.

Anggota Komisi IV DPR RI, Dadang M Naser melakukan penanaman pohon (Anggota Komisi IV DPR RI, Dadang M Naser (foto: istimewa)
Anggota Komisi IV DPR RI, Dadang M Naser melakukan penanaman pohon (Anggota Komisi IV DPR RI, Dadang M Naser (foto: istimewa)

Dadang juga menyoroti pentingnya membangun kesadaran kolektif tentang fungsi ekologis pohon, tidak hanya sebagai penghijauan, tetapi juga sebagai solusi dalam mengurangi risiko banjir dan menjaga keseimbangan alam.

“Kita harus ubah cara pandang. Bukan soal berapa banyak yang ditanam, tapi berapa yang berhasil tumbuh dan memberi manfaat. Itu yang harus menjadi ukuran keberhasilan,” tegasnya.

Selain itu, ia mendorong lahirnya kader-kader lingkungan di masyarakat yang memiliki pemahaman dan komitmen dalam menjaga keberlanjutan program penghijauan.

“Kader lingkungan ini penting sebagai ujung tombak. Mereka yang akan memastikan pohon-pohon yang ditanam benar-benar dirawat dan tidak terbengkalai,” ungkapnya.

Dadang optimistis, jika gerakan lingkungan dijalankan secara konsisten dan terukur, maka dampaknya akan signifikan dalam jangka panjang, termasuk dalam menekan potensi banjir di Kabupaten Bandung.

Baca Juga:  Capaian Pajak KBB 2026 Melejit Rp183 Miliar, PBB Masih Terseok

“Kalau kita serius menjaga hulu, memperbaiki resapan air, dan menanam pohon secara berkelanjutan, maka risiko banjir bisa berkurang. Ini investasi untuk masa depan,” tuturnya.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan HUT Kabupaten Bandung ke-385 sebagai awal perubahan nyata menuju lingkungan yang lebih sehat dan berkelanjutan.***

 



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Angkot Terguling Usai Diarahkan Google Maps Via Jalur Ekstrem Sekecengek Batujajar KBB
CV Deannova dan PUTR KBB Disorot, Proyek Jalan H Gofur-Cibatu Dinilai Asal-asalan 
Tak Lagi Gunakan Rakit, Bupati Jeje Hadirkan Mobil Antar-Jemput untuk 16 Siswa SDN Budiharja KBB
Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Lewat Adu Penalti 4-2
Stunting Bandung Barat Masih Tinggi, P4KBB Tawarkan Skema Kolaborasi Pentahelix
Timnas Indonesia Menang Telak 9-2 atas Bangladesh, Garuda Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup 2026
Resmi Disepakati! DPRD KBB dan Bupati Tetapkan Arah R-APBD Perubahan 2026, Infrastruktur Digenjot
Reshuffle Kabinet Merah Putih ke-7! Prabowo Lantik 16 Pejabat, Bahlil Rangkap Dua Jabatan 

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:06 WIB

Angkot Terguling Usai Diarahkan Google Maps Via Jalur Ekstrem Sekecengek Batujajar KBB

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:47 WIB

CV Deannova dan PUTR KBB Disorot, Proyek Jalan H Gofur-Cibatu Dinilai Asal-asalan 

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:15 WIB

Tak Lagi Gunakan Rakit, Bupati Jeje Hadirkan Mobil Antar-Jemput untuk 16 Siswa SDN Budiharja KBB

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:07 WIB

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Lewat Adu Penalti 4-2

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:52 WIB

Stunting Bandung Barat Masih Tinggi, P4KBB Tawarkan Skema Kolaborasi Pentahelix

Berita Terbaru