Usai bertemu Surya Paloh, Prabowo beberkan syarat negara makmur dan maju

- Penulis

Sabtu, 23 Maret 2024 - 21:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta | SekitarKita.id,- Presiden terpilih 2024-2029 Prabowo Subianto mengatakan, syarat Indonesia akan menjadi negara kuat dan makmur yakni dengan bersatunya para elit atau unsur-unsur pimpinan untuk bekerjasama.

Hal ini dikatakan, Prabowo Subianto usai bertemu Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh di kantor DPP NasDem, Gondangdia, Jakarta Pusat, Jumat, (22/3/2024) kemarin .

“Saya berkeyakinan bahwa faktor kerja sama diantara pimpinan itu sangat penting dan ini yang dituntut rakyat kita. Saya keliling selama masa kampanye, saya merasakan getaran, sorot mata rakyat, mereka menginginkan para pemimpin-pemimpinya rukun,” kata Prabowo dikutip SekitarKita.id, Sabtu (23/03).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Prabowo menyebut, pandangan bahwa pertandingan itu baik, persaingan itu bagus, harus dimiliki. Kompetisi dibutuhkan, namun rakyat perlu pilihan.

“Tetapi sesudah pertandingan saatnya kita kerja sama, bahu membahu untuk bangun bangsa kita, ini yang saya kira paling penting. Mari demokrasi kita jaga, Bhinneka Tunggal Ika adalah realita yang harus kita bela dan pertahankan,” sebut Prabowo.

Ke depan, lanjut Prabowo, pihaknya harus optimistis. Nantinya akan dicari putra-putri terbaik bangsa dari semua kalangan untuk bersama membangun Indonesia.

Baca Juga:  P4KBB Dorong Percepatan Flyover Cimareme, Siap Kawal Langsung ke Kementerian PUPR

“Intinya adalah saya sangat berterimakasih sangat menghargai sikap NasDem, sesudah bertanding dan bersaing, kita tetap sahabat dan kita tetap satu keluarga, kita tetap cinta tanah air dan kita bersatu untuk membangun bangsa Indonesia,” ujar Prabowo menandaskan.



Penulis : Abdul Kholilulloh

Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : TKN Prabowo-Gibran

Berita Terkait

PT Royal Buka Suara soal Aksi Unras di Padalarang, Sebut Bukan Akibat Pergantian Vendor
Terkuak, Disnaker KBB Bongkar Peran PT Aira Jadi Pemicu Aksi Unras di PT Royal Padalarang
PHK Diduga Sepihak Picu Kemarahan Warga, PT Royal di Padalarang Diblokade Massa
Berobat Sepulang Kerja Kini Bisa, Pemkot Cimahi Resmikan Klinik Sore di Padasuka
Harganas ke-33, Walkot Cimahi Adhitia Ingatkan Peran Keluarga Tak Boleh Luntur di Tengah Gempuran Era Digital
Fenomena Hujan Kapur Viral di Cipatat, DLH KBB Mulai Periksa Perusahaan Penghasil Debu
Fraksi PDIP KBB Semprot Kinerja SKPD, Minta Bupati Jeje Larang Kadis Mangkir Rapat Paripurna
Realisasi APBD Bandung Barat 2025 Tembus 98,58 Persen, Pendapatan Rp3,39 Triliun Berbuah Opini WTP BPK

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 22:41 WIB

PT Royal Buka Suara soal Aksi Unras di Padalarang, Sebut Bukan Akibat Pergantian Vendor

Selasa, 30 Juni 2026 - 17:29 WIB

Terkuak, Disnaker KBB Bongkar Peran PT Aira Jadi Pemicu Aksi Unras di PT Royal Padalarang

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:43 WIB

PHK Diduga Sepihak Picu Kemarahan Warga, PT Royal di Padalarang Diblokade Massa

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:38 WIB

Berobat Sepulang Kerja Kini Bisa, Pemkot Cimahi Resmikan Klinik Sore di Padasuka

Senin, 29 Juni 2026 - 21:22 WIB

Fenomena Hujan Kapur Viral di Cipatat, DLH KBB Mulai Periksa Perusahaan Penghasil Debu

Berita Terbaru