Resmi Jabat Gubernur Lemhanas, Kang Ace: Teknologi Digital Berpengaruh terhadap Geopolitik

- Penulis

Selasa, 22 Oktober 2024 - 15:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

JAKARTA, SekitarKita.id – Tubagus Ace Hasan Syadzily Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar secara resmi dilantik menjadi Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas), Selasa (22/10/2024).

Pria yang akrab dipanggil Kang Ace ini memastikan, bahwa Lemhanas akan terus melakukan kajian dinamis demi ketahanan sebuah bangsa terutama menghadapi pesatnya perkembangan teknologi virtual yang bisa mempengaruhi geopolitik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ungkapan tersebut diungkapkan Kang Ace saat memberikan sambutan di Lemhanas. “Amanat yang berikan negara kepada kami sebagai Gubernur Lemhanas ini dapat sukses kalau bapak ibu sekalian memberikan dukungan,” papar Kang Ace dihadapan para deputi dan juga staf Lemhanas.

Kang Ace menyatakan, bahwa dirinya pernah menempuh pendidikan di Lemhanas. Tetapi, menjadi peserta pendidikan dan pengelola Lemhanas, tentu berbeda.

“Saya mengucapkan terima kasih atas penunjukkan ini. Tentu sangat membahagiakan. Kami mohon dukungan dari bapak dan ibu sekalian, pemimpin militer dan sipil yang masing-masing mempunyai kelebihan dan kemampuan mumpuni. Terima kasih atas penerimaan dan sambutannya,” kata Kang Ace.

Menurut Kang Ace, tugas paling utama Lemhanas adalah tiga hal. Pertama, Lemhanas, harus segera melaksanakan pendidikan bagi calon-calon pemimpin nasional.

Tubagus Ace Hasan Syadzily Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar secara resmi dilantik menjadi Gubernur Lemhanas, Selasa (22/10/2024)

Tugas itu merupakan tugas pokok, sebab andai calon pemimpin nasional tidak mempunyai suatu pandangan sama tentang tantangan global yang dihadapi bangsa, dikhawatirkan pemimpin akan berjalan sendiri-sendiri.

Baca Juga:  Lokaholik: Rumah Minuman 100% Nusantara di Jakarta Selatan

“Kalau itu terjadi, tentu bangsa kita tidak mungkin saja hingga tujuan sama, yaitu, cita-cita proklamasi. Diketahui, tantangan yang dihadapi, antara tahun 1945, 60-an, 70-an, 80-an, terus merasakan dinamika seiring perkembangan zaman,” ujar pria yang juga menjabat Ketua DPD Partai Golkar Jabar itu.

Kedua, ujar Kang Ace, penting sekali bagi Lemhanas terus melakukan kajian mendalam keterkaitan perkembangan global strategic yang selalu merasakan dinamika. Terutama perkembangan teknologi virtual sebab pasti mempengaruhi geopolitik.

“Situasi sementara itu bukan seperti tahun 70-an, 80-an. Tapi telah merasakan proses pergeseran yang harus segera dicarikan solusinya bagi ketahanan nasional,” ucap Kang Ace.

Presiden Prabowo, katanya, dalam pembekalan, salah satu materi utamanya adalah tentang geopolitik dengan dinamika yang terjadi di belahan dunia lain. Sebab itu, pendidikan yang diselenggarakan Lemhanas dalam menyamakan pandangan para calon pemimpin nasional, baik TNI, Polri, ASN, maupun tokoh masyarakat, tidak pernah statis tapi harus segera dinamis. Terus lakukan pembaruan.

“Salah satu hal yang juga diungkapkan Presiden Prabowo, kajian-kajian tentang geopolitik, hubungan internasional, regional, betul-betul memperlihatkan dinamika luar biasa. Diharapkan, Lemhanas dapat melakukan kajian-kajian konstruktif untuk bangsa,” katanya.

Kang Ace menegaskan, padahal dirinya orang politik, tapi tidak akan membawa Lemhanas menjadi lembaga partisan. Kang Ace akan mempertahankan semangat Lemhanas dalam konteks ketahanan bangsa. Ini akan selalu menjadi rujukan utama dalam melaksanakan tugas.

Baca Juga:  Waspadai! Penipuan berkedok QR code Mengatasnamakan Akulaku

Di sidang DPR saat pelantikan, ujar Kang Ace, Presiden Prabowo mengungkapkan tentang sesuatu yang patut direnungkan bersama, keterkaitan ketahanan pangan. Presiden menyebut soal swasembada pangan yang ditarget tercapai pada 2029.

Presiden juga menyinggung soal swasembada dan ketahanan energi. Terakhir, memastikan soal ketahanan ekonomi bangsa. Ini penting sekali menjadi bagian dari pengkajian Lemhanas. Terakhir, penting, soal penguatan nila-nilai kebangsaan.

“Ke depan harus dilakukan proaktif. Organisasi kemasyarakatan, kepemudaan, keagamaan, bisnis, kampus-kampus. Sebab tantangan yang dihadapi, transformasi digital, agar nilai kebangsaan ini terus diperbaharui,” tutur Kang Ace.

Ucapan Selamat MQ Iswara dan Metty Triantika

Sekretaris DPD Partai Golkar Jabar MQ Iswara dan Bendahara Umum DPD Partai Golkar Jawa Barat yang juga Ketua DPRD Kabupaten Cianjur Metty Triantika menyampaikan ucapan selamat kepada Ketua DPD Partai Golkar Jabar Tubagus Ace Hasan Syadzily, yang resmi dilantik sebagai Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) oleh Presiden Prabowo Subianto, Selasa (21/10/2024).

Metty optimistis Kang Ace akan membawa kemajuan bagi lembaga tersebut dengan kapasitasnya sebagai pemimpin yang berpengalaman.

“Selamat kepada Bapak Tubagus Ace Hasan Syadzily atas amanah baru sebagai Gubernur Lemhannas. Saya yakin dengan kepemimpinan beliau, Lemhannas akan semakin berperan penting dalam memperkuat ketahanan nasional kita,” kata Metty Triantika.

Baca Juga:  Bittime Checklist Hamster Kombat, Hadiah Complete Rp50 Juta

Teh Metty, sapaan akrabnya, menyatakan, penunjukan Ace Hasan sebagai Gubernur Lemhannas adalah wujud kepercayaan besar dari Presiden Prabowo Subianto terhadap kemampuan dan dedikasinya.

Metty berharap Ace Hasan dapat menjalankan tugas barunya dengan baik dan membawa manfaat bagi bangsa dan negara. “Semoga Allah SWT selalu memberikan bimbingan dan keberkahan dalam setiap langkah Bapak Ace Hasan Syadzily dalam mengemban amanah besar ini,” ujar Teh Metty.

Sekretaris DPD Partai Golkar Jabar MQ Iswara mengatakan, atas nama seluruh kader Golkar Jabar dan warga Jawa Barat, mengucapkan selamat atas amanat yang diberikan kepada kader terbaik Partai Golkar, Tubagus Ace Hasan Syadzily menjadi Gubernur Lemhanas RI.

Lemhanas, kata Iswara, sebuah institusi yang sangat penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Apalagi mengingat Republik Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk yang sangat besar dan sebaran wilayah yang tersebar di 17.000 pulau. Kemudian, 1.340 lebih suku dan 719 bahasa, serta tingkat pendidikan yang belum merata.

“Ini bukan suatu hal yang mudah untuk memberikan pendidikan dan pemahaman kepada warga negara bagaimana memperkuat ketahanan dan karakter bangsa, terutama bagi mereka-mereka yang saat ini diberikan amanah oleh Presiden,” kata Iswara.***

[ad_2]

Source link



Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Belasan Siswa SDN Garuda Cisarua Tumbang Diduga Usai Makan MBG, SPPG Jambudipa 1 Jadi Sorotan 
Pesan Menohok Ketua Komisi III DPRD Pither Tjuandys: JAGUR Harus Jadi Garda Kondusivitas di KBB
Menteri LH Soroti Waduk Saguling Dipenuhi Eceng Gondok, Pengelola Diminta Ikut Bertanggung Jawab
Pendidikan Jadi Prioritas, Bupati Jeje Siapkan Solusi untuk 16 Warga Terpencil Gunung Solok Pandan Cililin 
Bangli Padalarang Disorot, Komisi I DPRD KBB Sebut RSIA Kartini Kantongi Izin
Banjir Bandang Terjang Jambudipa Bandung Barat, Rumah Warga Rusak dan Tiga KK Mengungsi
Sekolah Ambruk, Siswa MI Terpaksa Belajar Daring, Kemenag KBB: Relokasi Diupayakan
Delapan Fraksi DPRD KBB Desak Bupati Jeje Evaluasi Sekda Ade Zakir

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:32 WIB

Belasan Siswa SDN Garuda Cisarua Tumbang Diduga Usai Makan MBG, SPPG Jambudipa 1 Jadi Sorotan 

Rabu, 30 September 2026 - 17:38 WIB

Pesan Menohok Ketua Komisi III DPRD Pither Tjuandys: JAGUR Harus Jadi Garda Kondusivitas di KBB

Rabu, 30 September 2026 - 07:08 WIB

Menteri LH Soroti Waduk Saguling Dipenuhi Eceng Gondok, Pengelola Diminta Ikut Bertanggung Jawab

Selasa, 29 September 2026 - 20:40 WIB

Bangli Padalarang Disorot, Komisi I DPRD KBB Sebut RSIA Kartini Kantongi Izin

Selasa, 29 September 2026 - 09:21 WIB

Banjir Bandang Terjang Jambudipa Bandung Barat, Rumah Warga Rusak dan Tiga KK Mengungsi

Berita Terbaru